Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
67:67 Rindu Alin Dan Bunda Neska


__ADS_3

Kembali ke kota A seorang gadis cantik yang saat ini berada di kamar nya, sudah sibuk mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk kebutuhan nya, pada saat berangkan ke kota B.


Karena tinggal berapa hari lagi ai akan terbang ke kota B, Tujuan nya hanya satu untuk menemui seorang laki-laki yang di cintai nya.


Walaupun gadis itu tahu kalau laki-laki itu sekarang sudah menjadi calon suami orang, namun karena dasar keras kepala jadi ia gak peduli, dengan semua itu asal ia datang dan temua laki-laki itu.


Ya oliv, gak mau mendegar nasehat orang tua nya sedikit pun, ia tetap nekat berangkat ke kota B, karena oliv percaya kalau devan juga mencantai nya.


"Tunggu aja kamu devan, berani sekali kamu bertunangan dengan perempuan lain, aku gak akan biarkan sampai kalian menikah, aku akan menghamcurkan acara kalian, kalau berani macam-macam aku gak segan membuat perhitungan sama perempuan itu,"


"Ah dari pada bosan di rumah mendingan ke mall aja deh biar menghilangkan kejenuhan ini, dari pada dirumah juga pusing mikirin devan, ini lagi sih james kenapa juga main telpon terus paling malas." mengerutu oliv karena mantan pacar nya telpon terus


" mih, oliv pergi sebentar ya mau ke mall dulu, bosan di rumah mih, okiv nanti mau ketemu sama teman oliv di mall mih nanti setelah itu gak tahu deh, kalau di ajak teman oliv jalan". Ujar oliv


" Ok sayang tapi hati-hati ya jalan sama teman nya, atau mau mamih temanin agar gak bosar", ujar sang mamih menawarkan diri untuk menemani oliv namun oliv menolak.


"Gapapa mih, oliv bisa sendirian lagian mamih juga oliv kan udah dewasa masa mamih haris temani". Ujar oliv heran sama sang mamih.


" cepat kok gak lama juga sudah pulang cuman mau belih sesuatu aja untuk nambah keperluan oliv di kota B nanti mih terus ketemu teman gitu aja".


"Nak, apa sebaik nya dengarin mamih sama papih kamu, gak usa nyusul devan kesana mamih takut, nanti kamu sakit hati melihat devan gak peduli sama kamu, apa lagi kamu juga gak tahu devan tinggal di mana kan bisa jadi devan sekarang tinggal satu rumah sama calon nya".ujar mamih oliv menjelaskan agar sang anak urungkan niat nya.


"Udah mih, oliv bisa mengatasi itu semua kalau soal cari tempat devan itu gampang mih, lagian oliv tahu kok letak kantor devan di mana, jadi oliv bisa langsung ke kantor nya", ujar oliv

__ADS_1


"Memang nya kamu sudah hubungi nak devan belum nak? Kalau kamu akan datang kesana takutnya tiba-tiba kamu datang nanti nak devan marah"


" belum mih oliv sengaja gak kabarin devan kalau oliv datang biar jadi kejutan, lagian biar oliv hubungk juga palingan gak di angkat mih, mala di matiin telpon dari oliv, jadi jalan satu-satu nya ya oliv aja yang kesana tanpa memberitahu devan."


mamih oliv hanya gelengkan kepala melihat tingkah anak nya, yang keras kepala gak mau dengar orang tua.


"Terserah kamu sekarang, nak tapi ingat, kalau kamu berani macam-macam disana, terus terjadi sesuatu sama kamu mamih dengan papih gak mau urus, biar kamu aja yang urus diri kamu sendiri" ujar sang mamih berikan peringatan.


" mamih tenang aja oliv gak macam-macam kok niat oliv hanya mau ketemu devan aja.Yaudah mih oliv jalan dulu ya,"


Oliv mencium punggung tangan sang mamih dan pergi ia, ia malas lama-lama sama sang mamih karena nanti di ceramain, biarpun oliv terlihat keras kepala tapi ia tetap sopan sama orang tua.


Oliv keluar dari rumah nya dan masuk kedalan mobil nya ia keluar dari pekarangan rumah nya dan melajukan mobil nya memecahkan jalan raya di kota A.


bu Neska lantas ambil hp nya yang terletak di atas nakas, ia mengapai nya untuk telpon alin, namun belum sempat bum neska telpon, tiba-tiba hp bu Neska sudah berbunyi.


Bu neska melihat dari nama panggil ternyata nomor baru, "Nomor siapa ya, kok belum ada nama" guman nya.


Lantas bu Neska langsung mengangkat nya, ternyata suara cowok dari seberang seperti gak asing. "Hallo siapa ini".ujar bu neska bertanya kepada sang penelpon.


"Hallo tante saya leo maaf mengganggu tante".ujar leo


" bu neska mikir leo siapa ya, seperti nya perna dengar nama itu tapi dimana ya? Oh saya baru ingat leo kak angkat alin".

__ADS_1


" Oh Ia nak leo ada apa, telpon bunda tumben? oya jangan panggil tante dong, nak leo kan kak nya alin jadi panggil tante bunda aja ya."


"Oh Iya tan eh bunda, maaf bunda, leo bisa minta tolong gak". Ujar leo merasa gak enak sama bunda neska tapi leo juga gak bisa diam melihat alin sedih.


"minta tolong apa nak bilang aja, kalau bunda bisa bantu pasti bunda bantu".ujar bu neska


"Jadi begini bunda tadi pagi pas saya dan devan datang ke apertement alin untuk menjemput alin dengan yora dan antar ke kantor, ternyata kami mendapati yora dan alin menangis sambil berpelukan bunda."


"Loh kok bisa begitu nak apa yang terjadi sama anak bunda, siapa yang berani menyakitinya, pantasan dari tadi perasaan bunda gak enak".


"Hahaha gak ada yang menyakiti mereka bunda, justru bunda yang jadi penyebab nya alin menangis".


"Ha, kenapa bunda yang jadi penyebab nya sedangkan bunda gak perna berbuat salah sama anak saya".


"Naj itu dia bunda, jadi kami tanya kenapa mereka berdua menangis di pagi hari, ternyata pas kami tanya, kata nya alin sangat merindukan bunda karena bunda satu-satu nya yang sekarang alin sayangi, leo kasian lihat alin bunda leo pengen dia bahagia, kalau bunda rinduh juga sama alin, boleh leo minta bunda kesini tapi jangan bilang-bilang sama alin bunda biar kasih kejutan".


"Bagaimana bunda, bisa gak"


bunda neska diam seketika ia memikirkan alin juga tadi ternyata perasaan mereka itu sama, padahal bukan anak kandung tapi saling merasakan "Ia nak bunda pasti datang besok tolong nak leo jemput bunda di bandara ya malam ini bunda berangkat, sesuai kesepatakan kita jangan kasih tahu alin kalau bunda datang "


"baik bunda makasih."


Akhirnya bunda neska dan leo sepakat agar jangan beritahu alin, biar sebagai kejutan.

__ADS_1


__ADS_2