
Sedangkan di tempat lain Alin dan Devan sudah sampai di apertemen karena sudah malam dan juga meraka sudah makan saat mereka pulang.
Alin langsung masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan diri, karena Alin merasa tubuhnya sangat lelah seharian kerja sampai berantam dengan Oliv, menguras banyak energi setelah selesai mandi Alin langsung ganti pakian tidur dan naik ke atas ranjang, tidak lama kemudian Alin langsung tertidur nyenyak, sedangkan Yora yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya terkekeh melihat Alin sudah nyenyak.
"Astaga sangking capenya sampai langsung pules memang, tapi bagus juga biar besok cepat bangun" Yora juga langsung ganti pakian dan tidak lupa mengolesi wajah cantiknya dengan cream agar kulitnya tetap lembut.
"Hummm cape juga ternyata lebih baik aku juga ikut Alin istirahat deh." Yora membaringkan tubuhnya di samping Alin tidak lama langsung tertidur.
******
Keesokan hari Alin sadar dan langsung bangkit dari tidurnya, Alin berencana pagi ini Alin masak yang agak simple saja yaitu buat steak karena kebetulan ada danging di kulkas jadi tinggal di olah saja.
Alin masak untuk beberapa orang mereka berempat di tambah Boby dan Dimas, tidak mungkin mereka berempat makan sedangkan kedua orang itu tidak di kasih. Sebenarnya apertement itu bukannya tidak ada tempat makan disitu, ada sebenarnya hanya saja Alin dengan Yora yang pengen masak sendiri lebih higenis dan enak.
"Mbak Yora beli daging ini dimana ya sengar banget Oh ya, lupa kalau mama dengan bunda mau datang kesini, nanti saja Alin suruh bibi belanjar sebelum pulang biar menyiapkan semua ke kulkas nanti tinggal masak saja, wah...wangi dangingnya enak sekali jadi lapar deh"
Alin yang asyik memasak jasi tidak melihat Yora sudah bangun dan terdiri di belakangnya, Alin di kangetkan dengan kedatangan Yora membuat Alin terkejut.
"Lin kamu masak apa sih wangi banget sampai di sana" tanya Yora.
"Hari ini aku pengen makan steak mbak jadi aku buat steak deh tidak apa-apakan?"
__ADS_1
"Tidak masalah apapun itu yang penting bisa masuk ke perut dan membuat perut ini kenyang, lagian pria-pria sejati itu mereka tinggal menerimah apa yang dihidangkan itu yang di makan tidak ada complen sama sekali"
"Iya juga sih mereka mah mana perna komplain palingan di kasih ya makan" ujar Yora.
Akhirnya Yora bantuin Alin untuk bersihkan kentang dan bahan lainnya, setap hari sebelum berangkat kerja memang masak adalah aktifitas Yora dan Alin, karena mereka berdua sudah terbiasa dari dulu mereka tinggal sendiri, sehingga sampai sekarang sudah tidak bisa diragunakan lagi kalau soal masakan yang enak Yora dan Alin jagonya.
Setelah makanan semua sudah siap Alin membersihkan dapur mininya sedangkan Yora yang menyiapkan makanan di atas meja.
"Mbak, Alin duluan mandi atau mbak yang duluan"? Tanya Alin.
"Kamu duluan saja Lin biar mbak rapikan ini dulu nanti batu mbak mandi
Alin lsngsung merampas kimono yang bertenger di centolan dan langsung masik kedalam kamar mandi, Alin mulai membuka satu persatu pakian yang ada di tubuhnya dan setelah tidak tinggal sehelai benang pun Alin masuk kedalam bathtub dan mulai merendam diri didalamnya..
Alin merilekskan tubuh dan pikiran ini dengan sabun kemo terapi bauhnya semerbak wangi menusuk disetiap pori-pori ini, badan Alin sudah terasa sangat ringan dan segar.
"Badanku enak banget, hari ini ada jadwal meeting tidak soalnya Lisa belum kasih kabar jadi mungkin hari ini kosong jadwal meeting, baguslah biar di kantor saja dulu semoga hari ini tidak ada yang datang menganggu, nanti aku hubungi bibi nanyain kabar papa Donal dan rumah sudah di bersihkan belum, rumah tidak terurus kayak tinggal di hutan saja dulu taman itu sangat terawat, aduh aku lupa cek kolam kemarin lagian sudah lama jadi aku lupa nanti tanya bibi saja kalau kotor biar langsung bersihkan juga biar bisa mandi disana."
Setelah merasa badannya sudah segar Alin segerah keluar dari bathtub dan memakai komono, tidak lupa Alin menganti air baru untuk Yora, karena mereka berdua sering begitu kalau Yora yang duluan mandi setelah selesai Yora ganti air mandinya untuk Alin.
Setelah Alin merasa cukup akhirnya dia keluar dari kamar mandi dan langsung duduk didepan meja rias, untuk rias wajah cantiknya sebelum make up seperti biasa Alin pake cream dulu untuk menghaluskan kulit wajahnya.
__ADS_1
"Mbak mandi lah sana nanti dingin airnya, biar selesai bersiap untuk memanggil pria-pria sejati itu untuk makan, makanannya nanti dinging tidak enak lagi"
Yora hanya nurut saja dan masuk kedalam kamar mandi untuk mandi, Yora langsung masukan tubunya kedalam bathtub dan merendam tubunya didalam. Hampir tiga puluh menit akhirnya Yora keluar dari kamar mandi sedangkan Ali sudah selesai siap dan tinggal menunggu Yora.
Yora cepat-cepat bersiap akhirnya selesai juga dan langsung memanggil pria sejatih untuk makan, tidak lama kemudian mereka datang dan langsung sarapan.
"Enak banget loh steaknya empuk banget siapa yang masak steaknya" Tanya Leo.
"Adik kesayangan mu mas dia yang buat steak ini tapi memang enak san empuk"
Acara sarapan pagi telah usai dan sekarang mereka bersiap mau ke kantor masing-masing Leo antar Yora sedangkan Devan Antar calon istrinya kekantornya.
"Sayang hari ini kamu ada meeting tidak" tanya Leo.
"Ada mas kebetulan ada investor dari luar negeri datang ke perusahaan jadi Yora sepertinya agak sibuk, karena harus menyambut kedatangan mereka mas, memangnya ada apa mas." tanya Yora.
"Sayang apa sebaiknya kamu resign aja dari perusahaan itu karena sangking sibuknya kamu bekerja sampai lupa sama mas, pergi pagi pulang malam kita bertemu juga hanya sebentar saja, padahal mas rencana malam mas ajak kamu makan diluar tapi ya sudah. Tidak apa-apa nanti pulang mas jemput."
"Tidak masalah mas kalau nanti malam mas ngajak Yora makan diluar, Yora usahakan lagian investor itu datang siang juga dan hanya sebentar saja tidak sampai sore di kantor, maafin Yora ya mas karena Yora sibuk jadi mas merasa kesepian Yora janji nanti setelah kita menikah Yora resign dari perusahaam itu, memang sih gaji sangat tinggi tapi kalau seperti ini juga tidak ada waktu sama mas"
"Memangnya sayang tidak masalah gitu kalau sayang cepat pulang nanti kalau di marahin bos bagainana sayang"? Tanya Leo.
__ADS_1
"Mas tenang saja tidak bakal di marahin kok, asal minta ijin saja mas, nanti mas datang jemput saja biar langsung pergi saja"