Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.

Aku Kembali Untuk Membalaskan Sakit Hatiku.
118


__ADS_3

Sedangkan di kota A seorang perempuan yang sudah berumur tapi masi terlihat cantik dan awet muda ada duduk santai disofa ruang tengah, bersama dengan sang suami sepertinya lagi membicarakan sesuatu hal yang sangat penting.


"Pah,...sebentar lagi Devan akan menikah menurut mama sih Devan, kembali kesini saja pah biar pamannya kembali mengurus perusahaan itu begitu juga Alin lagian disana juga hanya perusahaan cabang, mama pengen Devan memimpin perusahaan ini biar gak jauh dari kita pah, papa tahu sendiri anak kita hanya satu jadi kalau sudah jauh dari kira ya begini....kaya sepih banget gak ada kehidupan, kalau Alin sudah hamil dan punya anak, enak bisa kita bawa cucu kesini biar rumah ini rameh kembali seperti dulu lagi"


"Mah,...kita sebagai orang tua jangan hanya mengikuti keinginan kita karena anak kita juga harus memilih kehidupannya sendiri memang kita yang melahirkan, merawat dan membesarkan, namun jika dia sudah besar dia juga bisa milih jalan sendiri kita sebagai orang tua jangan egois, sebelum mama membicarakan itu papa sudah memikirkan terlebih dulu tapi kita harus tanya sama mereka apakah mereka mau gak. Apalagi Tuan Donal masih hidup biarpun dulu dia jahat sama Alin tapi mau bagaimana pun dia ayah kandung Alin"


"Mama hanya ingin tinggal sama mereka pah, lagian Tuan Donal bisa kesini kalau mau. Pah, mama punya ide...bagaimana kalau kita jodohkan mbak Neska dengan Tuan Donal saja biar lengkap Alin punya bunda dan ayahnya apalagi mbak Neska sangat menyayngi Alin sebagai anak kandung"


Tuan Davin terkekeh mendengar usulan dari sang istri rasanya lucu mana mungkin nyonya Neska mau sama Tuan Donal pikirnya.


"Mah, kalau berikan ide itu yang agak sedikit masuk akal, apa mama yakin Neska mau? Neska itu tidak mau menikah lagi kali mah, kalau dia mau menikah tidak mungkin dia menunggu selama ini semenjak suaminya meninggal, mama jangan salah banyak sekali pria kaya mendekati Neska tapi dia tidak mau, tapi gak tahu ya, mah siapa tahu saja demi Alin Neska mau menikah dengan Tuan Donal."


"Ya, kita cobak dulu kali pah siapa tahu berhasil, apalagi istri dan putry tirinya Tuan Donal sudah masuk penjara. Kalau mereka jadi menikah bisa jadi Tuan Donal pinda kesini ikut mbak Neska untuk urus bisnisnya, kalau itu terjadi mama yakin Alin juga akan pindah kesini nanti sekalih-sekali saja mereka kembali kesana untuk cek bisnis disana."

__ADS_1


Kadang nyonya Asta unik berikan ide tidak masuk akal tapi ada benarnya juga, kalau nyonya Neska jadi menikah dengan Tuan Donal apalagi yang mau Alin pikirkan, tidak perlu karena nyonya Neska dan Tuan Donal sudah bersama jadi pastinya Alin hanya fokus untuk urus suami dan bisnisnya.


"Sabar aja mah, tunggu sampai mereka selesai menikah nanti baru kita bicarakan itu karena kalau menurut papa Alin susa pindah karena memikirkan Yora dan Leo, mama tahu sendiri seperti apa kelembutan hati calon mantu kita, selama ini Yora dan Leo berperan penting dalam hidupnya jadi mana mau dia tinggalkan mereka disana. Kecuwali mereka berdua mau ikut kesini pasti kemungkinan Alin mau"


"Ya sudah kalau Leo dan Yora pindah kesini biarkan mereka mengurus anak cabang yang satunya lagi, kalau Yora mau biar dia memengang butik ibu satu atau restoran masih banyak bisnis kita pah disini. Sedangkan sana bisnis hanya perusahaan itu dan apertemen Devan itu bisa biarkan orang lain yang nguru."


Nyonya Asta, tidak mau mengalah dari sang suami karena nyonya Asta sudah nekat pengen Alin tinggal di rumah utama, karena memang itu rumahnya Devan jadi nyonya Asta berusaha akan membujuk Alin untuk mau tinggal di kota A saja. Kalau mereka kangen ke kota B tinggal kesana yang penting sementara waktu Alin tinggal bersama kota A.


"Mah, tidak sengampang itu mereka mau pindah....semua harus di pikirkan dengan matang karena dari dulu mereka sudah tinggal di kota B, jadi bisa saja mereka sudah merasa nyaman disana, papa yakin mereka belum siap pindah tapi kita gak tahu ya, mah lihat saja nanti siapa tahu mereka mau dan hal ini kita juga harus bicarakan dengan Neska apakah Neska mau atau gak jangan sampai karena hal sepeleh jadi salah paham papa gak mau kayak gitu."


"Atau begini aja mah, papa punya ide, bagaimana kalau kita buat ade saja untuk Devan, agar kita jangan rebutan Devan lagi dia sudah dewasa dan memiliki istri masa kita harus merebutkan dia, bagaimana mah msu gak"


Hahaha....Tuan Davin bisa saja membuat nyonya Asta menatap tajam ke arah Tuan Davin. Membuat Tuan Davin terkekeh karena melihat Istrinya menatapnya dengan tajam.

__ADS_1


"Enak saja mau bikin lagi sudah bau tanah juga mana ada Devan punya ade lagi gak mungkin"


"Siapa tahu saja mah, jangan meremekan kekuatan papa buktinya papa selalu buat mama puas sampai sekarang ya, gak mah, jujur saja tidak perlu sungkan sama suami sendiri yang tanpam dan sejati ini."


Nyonya Asta hanya mengelengkan kepala mendengar perkataan Tuan Davin, menurut nyonya Asta Tuan Davin agak sedikit konyol.


"Memangnya papa masih mau pengen punya anak Devan sudah tua begitu baru kasih dia adiknya dia gak murka, jangan asal deh pah kalau Devan gak mau lagi papa yang bertanggung jawab lagi kita juga sudah tua mana bisa lagi"


"Mah, coba dulu, kita saja belun mencoba dari mana kita bisa tahu kalau Devan tidak mau, apalagi kalau kasinya cewek cantik seperti mama aduh pasti dia sangat bahagia.


Astaga Tuan Davin kadang lucu sudah tua seperti yang di bilang nyonya Asta bau tanah juga masih mau punya anak, bagaimana bisa sedangkan mereka berdua sudah tua.


nyonya Asta sampai heran dengan pola pikir suaminya kadang-kadang eror, memang Tuan Davin masih terlihat awet muda dan masih sangat tanpan sekali karena dirinya sangat terawat Tuan Davin juga tubuhnya tinggi dan putih sama parsis kayak Devan.

__ADS_1


Padahal dari lubuk hati Tuan Davin tidak serius untuk meminta anak lagi, itu hanya jailin sang istri saja biar nyonya Asta tidak memikirkan Devan terus, Tuan Davin juga tidak terlalu pusing soal anak karena menurutnya anak itu titipan dari Allah, jadi kalau Allah masih mempercayakan mereka dalam masa tua itu tapi memiki anak lagi tidak masalah yang penting semus sehat dan tidak kurang satu apapnun"


__ADS_2