Back To You

Back To You
23


__ADS_3

aku menerima pemberian Rex dengan menahan senyum geli melihat sikapnya yang sedikit lucu.


" lain kali kalau beli jangan merek ini "


" hah? " Rex melihatku dengan linglung bola matanya berusaha tak menatap ku.


manis sekali


tanpa sadar tanganku mencubit gemas pipi Rex sambil menggoyang goyangkan wajah nya karena tak tahan melihat wajah imutnya.


" aku tidak suka "


" apanya "


" pembalutnya lah " mendengar itu Rex salah tingkah sambil berusaha melepaskan diri dari cubitan ku. karena tau dia akan membalas perbuatanku aku berusaha kabur darinya. aku berlari kencang menghindarinya walau aku yakin aku pasti tertangkap oleh nya.

__ADS_1


" ini yang terakhir gue beli buat Lo, lain kali beli sendiri "


" ngak mau ah, gue suka kog Lo kasih gue ini " yah apapun pemberian Rex pasti gue suka. aku suka apapun yang ada dalam diri Rex. sesuka itu.....


......................


aku tidur dalam kalas karena aku sudah paham apa yang di jelas kan guru di depan sana. di sampingku ada Rex yang duduk dengan anteng mendengar penjelasan guru. meski begitu aku yakin Rex sebenarnya hanya pura pura mendengar kan penjelasan tersebut.


aku dan Rex termasuk siswa pintar dalam periode angkatan kami. Rex selalu masuk dalam peringkat pertama sedangkan aku, tentu saja masuk dalam peringkat empat dalam satu angkatan. meski nilai ku tidak sebanding dengan Rex aku tidak masalah kok, aku suka Rex di depanku...


aku merasakan ada yang menyelimuti ku dengan jaket, aku yakin itu pasti Rex. aku tersenyum melihat sikap hangatnya yang slalu diberikan hanya padaku.


aku suka kamu Rex


aku suka kamu Rex

__ADS_1


ucapku dalam hati yang untuk kesekian kalinya . menyadari tatapan ku Rex menarik tinggi satu alis nya, seolah olah bertanya ada apa denganku. karena ketahuan aksiku menatap nya aku mengedipkan mataku beberapa kali mencoba menghilangkan pikiran kotor dari otakku sambil tanganku memukul mukul kecil kepalaku agar hawa panas dalam diriku hilang.


aku menegakkan tubuhku menghadap Rex. lalu mengambil buku dan menunjukkan bahwa saat ini aku mau mendengarkan penjelasan guru didepan sana. lalu aku menghadap depan dan menutupi wajahku dari samping agar Rex tidak dapat melihat bahwa saat ini aku benar benar malu atas aksiku yang ketahuan menatapnya secara memuja.


" Lo lagi ngak mikir kotor kan? " Rex membisikkan kata tersebut dengan di akhiri tiupan mesra tepat disamping telinga ku. aku pun menoleh kepadanya sambil menggaruk ngaruk telinga bekas tiupannya yang aku yakin itu tidak gatal.


" a..apaan sih... ngak lah.." aku sedikit salah tingkah menatapnya.


" pipi Lo merah, pingin gue cium ya ! "


" ngak tuh " aku menatap Rex jumawa seolah olah aku tak menginginkan nya, padahal aku ingin sekali. aku menepuk menepuk pipi ku menghilangkan rona merah di wajah ku.


" yakin... ngak mau..." Rex menghentikan tanganku, lalu ia genggam tanganku di taruh dibawah bangku. aku tau saat ini Rex pasti sedang mengoda ku, berusaha tak tertipu tipu muslihatnya aku memalingkan wajahku darinya.


" serius... " ujar Rex sekali lagi meyakinkan ku bahwa aku mau menerima penawaran nya atau tidak.

__ADS_1


karena kesal aku menoleh kan kepalaku menghadapnya dan saat itu aku merasaka ciuman Rex tepat di ujung bibirku, ia mencium dengan singkat dan cepat.


oh dan jangan lupakan kami masih didalam kelas


__ADS_2