
aku duduk dikelas dengan gelisah, merasakan suasana yang mencengkram dalam kelas. dimana didepan sana ada guru killer yang sedang memeriksa hasil pekerjaan rumah siswa siswi.
buku tugasku hilang ! yang artinya aku tidak mengumpulkan tugas sekarang. aku menoleh kanan kiri barang kali ada teman lain yang memiliki nasib yang sama dengan ku. bagaimanapun akan lebih enak jika dihukum bersama dari pada hanya dihukum sendirian.
sedangkan Rex duduk di sampingku dengan anteng tak ku hiraukan. untuk kali ini aku benar benar marah padanya.
" baik hari ini yang tidak mengumpulkan tugas ada dua anak " mendengar itu aku bersyukur bahwa aku akan ada teman saat mendapatkan hukuman.
mencoba menghilangkan raut tegang aku merapikan pakaian sekolah ku dan bersiap siap bahwa saat ini aku akan dipanggil maju ke depan.
" Rex dan Farhan silakan maju kedepan " aku seketika langsung menoleh ke Rex dengan heran. bukankah dia tadi sudah mengumpulkan tugasnya. dan aku melihat sendiri saat ia mengumpulkan tugasnya.
jangan bilang ?
__ADS_1
aku menggeleng gelengkan pikiran aneh ku berusaha menepis ke GR an ku yang mulai menaik. aku menatap Farhan yang juga maju ke depan. apa dia sahabat ini memang sengaja kompak tidak mengerjakan tugasnya?
" dan untuk kamu Sasya, kenapa kamu mengumpulkan dua jawaban yang sama dengan tulisan berbeda? " aku menegang setelah mendengar itu. aku benar benar tidak mengumpulkan tugas hari ini. dan bagaimana bisa aku mengumpulkan jawaban tugas dua kali sekaligus.
aku menatap Rex dan Farhan yang saat ini kelihatan kaget juga. mereka berdua bisik bisik didepan sana entah apa yang mereka perdebatkan.
apa jawaban mereka berdua sengaja ditulis kan atas namaku.
" karena bapak yakin bahwa dua jawaban atas nama kamu adalah jawaban milik Farhan dan Rex jadi bapak memutuskan kamu juga dihukum "
aku menyenggol lengan Farhan berbisik memberi isyarat bahwa aku tidak menyuruhnya melakukan itu. Rex dan Farhan melakukan itu tanpa persetujuan ku.
" silakan kalian hormat ke bendera merah putih " aku melotot mendengar itu. ini masuki jam satu siang yang mana matahari sudah terik teriknya. dan lambang Indonesia itu juga terletak di tengah tengah lapangan.
__ADS_1
" sampai mata pelajaran saya habis kalian boleh pergi " lanjut guru killer ini yang tak segan segan memberi hukuman.
...................
kurang sepuluh menit lagi hukuman ini sudah selesai, tapi entah kenapa tenagaku sudah terkuras habis hanya berdiri dibawah teriknya matahari. aku menatap matahari diatas sana dengan selau, disana ia seolah menertawakan penderitaan ku hari ini.
hari ini benar benar sial
" Lo ngak papa Sya? " aku hanya menggeleng menjawab pertanyaan Farhan. aku benar benar sudah mulai kehilangan fokus ku, makan siang tadi hanya meminum jus dan sarapan sedikit karena... kalian Taukan penyebabnya ada disamping ku ini
kakiku sudah mulai gemeteran tak sanggup menahan bobot tubuhku sendiri, sedikit lagi aku mengucapkan kata kata itu berulang kali dalam hatiku
bel berbunyi yang menandakan waktu pergantian jam pelajaran, seketika tubuhku oleng karena sudah tidak kuat lagi. dengan spontan Farhan menahan berat tubuhku yang oleh kepadanya.
__ADS_1
" kayaknya lo harus ke UKS sekarang " aku hanya mengangguki jawaban Farhan tanda aku setuju atas usulan nya.