Back To You

Back To You
09


__ADS_3

aku pun menyadarkan diri dari lamunanku tentang sepenggal kisah masa lalu. aku melirik Rex yang masih didampingi dan menatapku heran. aku mengabaikan tatapannya, aku memutuskan untuk melangkah ke bagian makan yang disediakan di di pesta pernikahan ini.


aku mengambil nasi dengan lauk udang tepung ditambah sayur capcay. aku memilih duduk dimeja yang ada di pojokan. saat aku mulai makan disuapan pertama tiba tiba kursi didepan ku ditarik dan ternyata Rex datang dengan makan menu yang sama denganku. lalu ia pergi meninggalkan makanannya didepan ku, tujuh menit ia kembali dengan membawa dua gelas jus jeruk yang satunya diberikan untukku.


" dulu bukannya kamu nggak suka jenis makanan seafood ya ?"


" sekarang suka " ujarku singkat dan masih meneruskan menyuapkan makanan dalam mulutku.


" memang wanita bisa berubah secepat itu ya ? " aku menaikkan alis ku dan menatapnya datar. aku menghela nafas sambil membuang muka darinya. malas menanggapi obrolan nya aku memilih melanjutkan makan.


" memang semua hal bisa berubah kecuali... perasaan " lanjutnya sambil menatap ku yakin.

__ADS_1


mendengar itu aku meletakkan sendok dan garpuku lalu menatapnya.


" semua orang bisa berubah oleh waktu... dan bisa tidak kamu hentikan pandangan tertarik mu itu " jujur aku mulai marah marah dengan sikapnya, aku tau arti tatapan Rex saat menatapku, itu adalah tatapan orang tertarik seperti tatapannya dulu saat menatap Risa.


aku memalingkan wajah untuk kedua kalinya. aku mulai membereskan bekas makanan ku dan mulai beranjak pergi. tiga langkah aku menolehkan kepalaku


" kalau kamu tanya gimana perasaan ku ! sekarang ini perasaanku kosong " aku tidak bohong bicara ini, merasakan ku saat ini hanya hampa. aku fokus ke putra putra ku karena hanya aku sandaran mereka, dan mereka adalah kekuatan ku.


lalu aku melangkah pergi meninggalkan nya. aku sudah tidak punya banyak waktu lagi untuk meratapi masa lalu. seperti dia yang tak mau mendengarkan penjelasan ku dimasa lalu. maka dia tidak berhak mencampuri kehidupan ku sekarang.


jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam aku memutuskan mencari Hera dan suaminya untuk berpamitan pulang. tapi tiba tiba tanganku ditarik oleh seseorang dan ia menggenggam tangan ku. aku menoleh kan kepala dan pelakunya adalah Rex

__ADS_1


" aku anterin kamu pulang "


" nggak perlu " aku menghempaskan tangan nya yang masih menggenggam ku tapi genggaman nya semakin erat menggenggam tanganku.


" bisa lepasin " ujar ku dengan nada marah, emosi ku sudah mulai tak terkontrol melihat sikapnya yang semaunya sendiri.


" banyak hal yang mau aku bicarakan !" Rex menatap ku dengan pandangan memelas berusaha meyakinkan ku untuk menerima ajakan nya tersebut.


aku bukan Sasya yang dulu yang mau dia ajak kemana saja, aku bukan Sasya dulu yang slalu nunggu dia saat pulang sekolah, aku bukan Sasya yang dulu yang rela menyisakan uang saku sekolah hanya untuk memberikan Rex setiap hari susu beruang.


" nggak semua hal masalah dapat diselesaikan hanya dengan bicara. terkadang masalah cukup hanya dirahasiakan dan disimpan dimasa lalu saja " melihat Rex yang seperti membuat ku teringat luka masa lalu membuat ku enggan menatap nya.

__ADS_1


aku menunduk kan kepala agar orang tak melihat bahwa saat ini aku sedang menangis. mengerti apa yang ku maksud Rex menutupi ku dengan tubuh besarnya sambil memelukku, Bibis nya di dekatkan ditelinga ku dan berujar pelan


" aku... aku... aku bisa jadi tempat kamu pulang, kamu boleh kemana saja, jalan jalan ke negara lain, melakukan semua hal yang kamu suka, tetapi jika kamu lelah kamu harus pulang ke rumah dan aku akan menunggu mu disana.... kamu mengerti..."


__ADS_2