
Lima tahun kemudian
seorang pria berjalan santai ditepi pantai, pemandangan yang menyegarkan, angin yang berhembus kencang menerpa wajahnya. meski pantai ini tidak terlalu banyak pengunjung, menurut nya ini tempat yang cocok untuk menenangkan diri.
ia menatap dua anak kecil laki laki yang sedang bermain pasir membangun sebuah menara. tapi tidak lama kemudian menara itu rubuh karena tertiup angin. lalu salah satu anak laki laki seolah menyalahkan temannya tersebut. tidak lama kemudian kedua anak laki laki tersebut bertengkar sambil melempar lempar pasir yang dibuat menara tadi.
melihat pemandangan hangat tersebut laki laki ini tersenyum, seolah merasakan kehangatan dua anak laki laki tersebut. ia beralih disebelah menatap seorang perempuan yang tertidur di tepi pantai dengan pulas nya. ia memakai topi coklat dan di hidung nya terpasang kaca mata hitam. rambut coklatnya hampir menutup wajahnya karena tertiup angin.
tidak lama kemudian perempuan itu merasa terganggu karena terkena lemparan pasir dari dua anak laki laki disebelah nya. meski begitu perempuan itu menghiraukan kekacauan itu dengan tetap tertidur pulas. tak lama kemudian salah satu dari anak laki laki itu menangis kencang karena kalah dari lempar lempar pasir.
__ADS_1
anak laki laki yang menangis itu mencoba mencari perlindungan dari perempuan yang tertidur pulas disebelahnya sambil menggoyang goyangkan tubuh perempuan tersebut. sadar bahwa ada yang mengusik tidurnya perempuan tersebut bangun sambil melepas kaca mata hitamnya menatap anak laki laki yang menangis tersebut dan mencoba menenangkan anak tersebut.
seolah tau apa yang terjadi. anak anak tersebut diminta perempuan tersebut untuk saling meminta maaf. tapi tiba tiba ada angin kencang yang menerpanya dan membuat topi nya terbang bersama angin.
laki laki yang memandang pemandangan didepannya dibuat kaget karena ia mengenali gestur wajah tersebut. meski kini ia terlihat semakin dewasa dan cantik tapi itu tidak bisa menutupi wajah yang selama ini ia kenal. wanita yang selama ini ia cari keberadaannya yang telah menghilang hingga sekarang.
wanita yang dikabarkan bahwa pernah menjadi simpanan pengusaha batu bara. mendekati duda tua yang sialnya di kaya raya. meski belum tau itu fakta atau bukan. meski begitu banyak skandal skandal yang beredar mengenai nya.
lelaki ini masih terpana itu, tanpa sadar kakinya melangkah menghampiri wanita yang menjadi objek pemandangan didepannya. langkah demi langkah mencoba menghampiri wanita tersebut beberapa kali ia menabrak seseorang tak ia hiraukan. kakinya tetap melangkah satu demi satu.
__ADS_1
jarak yang semakin dekat membuat lelaki itu menghentikan langkahnya. bibirnya kelu seolah bingung apa yang harus di ucapkan kepada wanita yang yang menghilang lama tersebut.
meski ia berusaha mencoba merangkai kata tapi yang hanya terucap dari bibirnya hanya satu kata
" Sasya ? "
merasa dipanggil namanya wanita itu seketika menoleh dan terpana dengan lelaki yang memanggil namanya. Sasya mencoba menetralkan raut muka nya dan mencoba menghilangkan keterkejutan nya terhadap lelaki didepannya. ia pun mengeluarkan senyum manis di wajah cantik nya yang sekarang ini sudah beranjak dewasa. sambil menyila rambut yang terbang di taruh di lipatan telinga.
" hai Rex...! apa kabar...??? " ujarnya sambil mengulurkan tangannya.
__ADS_1