
"Alhamdulillah yah nak Mami kamu sudah punya suami yang akan menjaga kalian berdua," ucap Ibu Nurmala sembari menghapus air matanya.
"Iya Nurmala, hari ini adalah hari terbahagia yang pernah saya jalani selama hidup saya," timpal Nenek Masitha.
Mbak Marni memeluk tubuh nenek Masitha yang sudah bergetar menahan tangisnya. Mereka turut dalam kebahagiaan atas pernikahan cucu perempuan satu-satunya di dalam keluarga besar mereka.
"Nenek masih mengingat beberapa tahun silam saat Raisa sakit dan disaat itu hati nenek sangat sedih dan hancur melihat cicitku terluka tapi hari ini semuanya sudah tergantikan dengan kebahagiaan yang tidak terkira dan nenek berharap semoga cucuku yang lainnya akan segera menemukan kebahagiaannya," tutur Nenek Masitha sambil memandang ke arah Camelia dan Maxy.
"Iya Nek, semoga tuan Muda Maxy dan Rexy segera menyusul jejak Nona Muda Raisa, apalagi mereka itu tampan dan pastinya tajir melintir gadis mana yang akan menolak pesonanya," sahut Mbak Wati dengan memandangi Maxy yang berdampingan dengan Camelia di tengahnya ada Ica.
"Amin ya rabbal alamin," ucap semuanya yang mendengar perkataannya.
"Mirah menantumu ternyata bukanlah orang biasa yah, katanya Mas Bram dia pengusaha muda yang sukses dan kerajaan bisnisnya merajai pasar luar negeri," ujarnya Maya dihadapan Mirah dan Maya.
"Seperti itulah kenyataannya dan Alhamdulillah semua ini karena kesabaran Raisa yang menjalani semua ujian dalam hidupnya di usianya yang terbilang sangat belia," timpal Mirah yang ikut meneteskan air matanya dan teringat dengan masa lalu putri tunggalnya.
"Semoga Mbak segera mendapatkan cucu perempuan karena selama ini hanya Raisa cucu satu-satu perempuannya di keluarga Mbak," sahut Maya.
"Amin, semoga saja Raisa nanti hamil dan anaknya perempuan tapi saya serahkan semuanya kepada Allah SWT mau cucu perempuan dan laki-laki sama saja, walaupun saya sangat mendamba kehadirannya," jawabnya lalu pandangannya tertuju pada sosok Ica dalam gendongannya Maxy.
__ADS_1
Semua Tamu undangan dipersilahkan untuk menikmati dan mencicipi prasmanan yang sudah dipersiapkan. Mereka berbaur satu sama lainnya dan bercengkrama karena acara tersebut acara yang santai.
Rencananya sore harinya mereka akan mengadakan acara syukuran pernikahan dan mengundang ibu-ibu pengajian majelis taklim serta beberapa anak panti asuhan yang berada di bawah naungan yayasan Mirah dan Neneknya.
"Selamat atas pernikahan kalian, Daddy berharap pernikahan kalian langgeng hingga maut memisahkan kalian, dan selalulah saling terbuka dan jujur satu sama lainnya, jangan sekali-kali ada yang kalian tutupi agar pernikahan kalian awet hingga kakek nenek," ujarnya Yudha lalu memeluk menantunya itu.
"Makasih banyak atas restunya dan mengijinkan aku dengan segala kekuranganku untuk menikahi putri Raisa," ujar Richard yang meminta restu kepada ayah mertuanya.
"Daddy sangat bahagia dan bersyukur karena kamu sudah bersedia untuk menjadi pendamping hidupnya Raisa dengan segala keterbatasan dan kekurangannya serta bertanggung jawab atas semua kesalahanmu di masa lalunya putriku," terangnya Yudha yang sangat bersyukur karena pria yang merenggut kehormatan dan kesucian putrinya lah yang menjadi suaminya.
Para tetuah dalam keluarganya duduk berjejer, keduanya berlutut secara bergantian di hadapan mereka. Raisa memeluk kakeknya satu persatu mulai dari Tuan Besar Mark dan sungkem dan meminta dan memohon restu dari mereka. Suasana haru terjadi pada saat itu.
Pak Tedy sangat bahagia melihat cucunya akhirnya bisa mendapatkan pria yang pantas dan layak menjadi suami dari cucunya. Pak Tedi kembali teringat dengan mendiang istrinya Nona Mia Horne.
Pak Tedi memeluk dan menciumi pipi cucunya, beliau tidak segan meneteskan air matanya melihat cucunya menikah. Setelah beberapa tahun berjuang menjadi single parent yang kadang mendapatkan cibiran dan hinaan dari orang-orang. Dia pun pernah melihat cicitnya menangis karena dibully tidak memiliki seorang ayah.
Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:
__ADS_1
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pesona Perawan
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
__ADS_1
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo..