
Ica sedari tadi tersenyum gembira setelah mendengar penjelasan dari Mirah. Rexy setiap kali memandang wajah dan senyuman gadis kecil itu selalu membuatnya tenang. Hatinya terasa damai dan tenang.
"kenapa hanya melihat senyuman dan tingkah lucunya membuatku selalu bahagia," gumamnya Rexy.
"Aisyah tolong antar Ica ke sekolahnya, sepertinya aku hari ini tidak bisa mengantar Ica ke sekolahannya," ujarnya dengan menatap ke arah Aisyah yang kebetulan berdiri di sampingnya.
Rexy yang kebetulan berada di sana segera menyahut seruan dari mommynya.
"Aku saja yang anterin Ica Moms, kebetulan tujuanku searah dengan sekolahnya," jawabnya yang ikut bergabung dengan mereka.
"Alhamdulillah, kalau kamu bersedia untuk menggantikan moms satu hari saja, Mommy baru ingat ternyata ada janji dengan wo yang urus pernikahannya adikmu," terangnya dengan senyuman bahagianya karena putranya selalu bisa diandalkan disaat seperti itu.
Mirah memegang pundak putra sembari mengucap kata,"Makasih banyak sayang."
"Lee bagaimana Moms, apa dia sudah berangkat?" Tanyanya yang kembali menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah Mommynya.
"Lee tadi pagi sudah berangkat sama Mamanya, tapi entar dijemput lagi yah Ica, Mommy mungkin malam baru bisa pulang ke rumah," jelasnya dengan penuh harap.
"Ok Moms, kami jalan dulu," tuturnya lalu mencium punggung tangan Mommynya bergantian dengan Ica.
Mirah mengelus rambut Ica yang terikat dua itu. Ica sangat cantik, imut dan menggemaskan.
"Wajahnya mengingatkan aku dengan Raisa waktu kecil dulu, tapi kenapa kalau diperhatikan dari belakang, cara jalan dan berdiri mereka hampir sama dengan Rexy," gumamnya Mirah.
Mirah menatap mereka hingga punggung mereka tak kelihatan lagi dibalik pintu besar dan kokoh itu.
__ADS_1
Rexy menggendong tubuh kecil Ica ke dalam mobilnya lalu memasangkan seat belt. Dengan hati-hati dia memasangkannya ke tubuhnya Ica
Sedangkan Ica yang diperlakukan seperti sangatlah bahagia, karena selama ini tidak pernah mendapatkan perhatian khusus dari seorang pria dewasa.
Selama Ica tinggal di kediaman Lee, hidupnya terasa lengkap. Dia seolah-olah memiliki keluarga yang utuh, ada Mama dan Papanya yang selalu ada disampingnya.
"Uncle mau jemput Ica nanti kan?" Tanyanya dengan wajah yang memelas dihadapan Rexy.
Ica bertanya seperti itu saat mobilnya mereka sudah bergabung dengan pengguna jalan lainnya.
Rexy menolehkan wajahnya ke arah Ica dengan senyuman tipisnya, lalu berkata, " Uncle pasti akan jemput Ica lagi tapi, setelah semua pekerjaan Uncle selesai, apa Ica mau menunggu sampai uncle datang?"
Rexy menatap ke arah Ica dengan terus memandangi ke dalam bola matanya, dia seakan-akan dia melihat ada orang lain di dalam sana. Dia sesekali menatap Ica sambil terus fokus menyetir mobilnya.
Dia sendiri tidak mengerti, kenapa di dalam matanya Ica dia melihat wajah seseorang yang selalu dia ingat, tapi selalu dia pungkiri akan kehadirannya di dalam hidupnya.
Rexy terus menggelengkan kepalanya, dia tidak ingin mengingat kejadian itu dan berusaha untuk melupakan semua kenangan mereka.
Beberapa saat kemudian, mobilnya sudah terparkir di depan pagar jalan masuk TKnya Ica.
"Ica tidak boleh berbicara dengan orang asing dan tidak boleh terima barang apa pun, kalau ada yang kasih Ica ambil saja baru masukin ke dalam tasnya Ica, nanti Uncle lihat," Rexy mewanti-wanti Ica agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi apa-apa dengannya.
"Siap Uncle ganteng," ujarnya dengan spontan mencium pipi kirinya Rexy sebelum turun dari mobilnya.
Ada sesuatu yang tiba-tiba muncul dalam hatinya, ketika Ica mencium pipinya. Dia pun mrngelus bekas ciuman dari Ica.
__ADS_1
"Mungkin seperti ini rasanya, jika punya seorang putri," lirihnya Rexy.
Rexy kemudian melajukan mobilnya ke arah jalan tujuannya hari ini. Dia melajukan mobilnya dengan penuh suka cita hanya ciuman dari Ica saja sudah membuatnya senang.
Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:
Dilema Diantara Dua Pilihan
Diantara Dua Pilihan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Pelakor Pilihan
Aku hanya sekedar baby sitter
Cinta Ceo Pesakitan
Tetanggaku Idola Suamiku
Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..
__ADS_1
I love you all Readers…