
Mereka berjalan ke arah pintu masuk dan melihat ke sekeliling apa masih ada kursi yang kosong.
"Selamat Datang Bu, silahkan masuk dan ada yang bisa kami bantu?" tanya pegawai Restoran tersebut yang berdiri di dekat pintu masuk untuk menyambut semua tamu yang datang.
"Saya mencari tempat duduk yang nyaman dan cocok dengan putra saya," timpalnya Mirah.
"Kalau gitu silahkan ikuti saya Bu!" ucap Pegawai tersebut bername tag Asmirah.
Mirah mengikuti langkah kaki pegawai tersebut hingga ke depan meja
Mirah pun mengambil nomor hp toko tersebut. Beberapa saat kemudian, mobil yang mereka tumpangi sudah berhenti di depan Restoran yang akan dia datang dan kunjungi.
"Makasih banyak yah Pak," tuturnya Mirah setelah berhasil menginjakkan kakinya tepat di depan Resto tersebut.
Mereka berjalan ke arah pintu masuk dan melihat ke sekeliling apa masih ada kursi yang kosong.
"Selamat datang Bu, silahkan masuk dan ada yang bisa kami bantu?" tanya pegawai Restoran tersebut yang berdiri di dekat pintu masuk untuk menyambut semua tamu yang datang.
"Saya mencari tempat duduk yang nyaman dan cocok dengan putra saya," timpalnya Mirah.
"Kalau gitu silahkan ikuti saya Bu!" ucap Pegawai tersebut bername tag Asmirah.
Mirah mengikuti langkah kaki pegawai tersebut hingga ke depan meja.
"Silahkan Bu dan tunggu teman kami akan membawa membantu Ibu," ujarnya pegawai tersebut sebelum meninggalkan meja Mairah bersama Macy.
Berselang beberapa saat kemudian, pelayan membawa beberapa daftar menu makanan terbaik yang mereka miliki.
__ADS_1
"Silahkan iBu memilih dan ini daftar menu makanan yang bisa Ibu pilih," terang Pelayan tersebut sambil menyodorkan daftar menu kehadapan Mirah.
Tidak butuh waktu lama makanan yang dipesan oleh Amairah pun sudah tersaji di atas meja. Semua makanan yang ada adalah makanan khas Bali yang membuat selera makan Maxy dan Ibunya Mirah langsung meningkat hanya melihat dan mencium aromanya saja sudah ketahuan kelezatannya.
"Makanannya enak yah Mommy Axel sangat suka.. delicious!" Puji Maxy setelah menyantap semua makanannya hingga tandas.
"Alhamdulillah kalau Maxy suka loh Mi.." pungkasnya Mirah yang bahagia karena putranya termasuk anak yang tidak pilih-pilih makanan yang penting mengenyangkan perut, bersih dan sehat pasti Maxy akan menyukai.
"Kalau gitu kita pulang yah Moms, Axel sudah ngantuk," pinta Maxy sambil menguap.
"Tunggu Mommy di sini yah jangan ke mana-mana, Mommy mau bayar billnya dulu!" Ujarnya Mirah sambil menunjukkan bill makanan yang mereka pesan tadi.
"Siap Mommy tapi jangan lama lama yah!" Sahut Max yang tersenyum penuh kebahagiaan ke arah maminya.
Mirah pun berjalan ke arah kasir dan membayar sejumlah uang kepada kasir tersebut. Sambil menunggu kasir tersebut menyelesaikan pekerjaannya, Mirah juga memesan ojek online lagi.
Mereka pun sudah berada di dalam mobil dan akan menuju hotel. Tidak lama kemudian mereka sudah sampai dan Mirah meminta tolong kepada pegawai hotel untuk menggendong putranya yang tertidur pulas di dalam mobil.
"Makasih banyak Mas dan ini sedikit tips untuk Mas," tutur Mirah sambil menyodorkan uang merah beberapa lembar ke dalam tangan Mas Tersebut.
"Makasih banyak Bu," ucap officer boy tersebut dan merasa bahagia atas pemberian dari Mirah.
Mirah lalu membersihkan seluruh tubuh putranya dan mengganti pakaiannya Axel dengan pakaian tidur dan menyelimuti putranya. Setelah memeriksa keadaan putranya, dia lalu mengambil hpnya lalu menelpon nomor Toko perhiasan tersebut.
Setelah berbincang-bincang beberapa saat dengan pegawai toko perhiasan tersebut dan Mirah sedikit memohon agar dia dibantu oleh pegawai itu. Berselang beberapa saat kemudian, ia pun mematikan telponnya.
Mirah langsung memeriksa hpnya dan sungguh mencengangkan apa yang ada di dalam chat dari pegawai toko tersebut. Mirah terduduk di ranjangnya dan tidak menyangka apa yang dilihatnya.
__ADS_1
......................
Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pesona Perawan
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
__ADS_1