Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam
Bab. 195


__ADS_3

Bukan karena sudah mengetahui kebusukan dari sikap Lusia. Mirah hanya tersenyum menanggapi perkataan dari Adam. Mirah sama sekali tidak terusik atau terganggu dengan perkataan dari Meeta yang dia pikirkan hanyalah putranya yang untuk pertama kalinya dia melihat orang yang beradu mulut bahkan ditampar.


"Kamu baik-baik saja kan Sayang?" tanya Mirah yang terkejut melihat reaksi dari putranya yang nampak shock setelah menonton secara live aksi dari Lusia.


"Aku takut Mommy!" Jawab Maxy yang tubuhnya seakan menggigil gemetaran yang nampak peluh keringatnya membasahi sekujur tubuhnya karena ketakutan.


Suasana siang hari itu cukup tegang dan tercipta kemarahan yang terpendam akhirnya tersalurkan juga. Mirah langsung memeluk erat tubuh putranya dengan penuh kasih sayang agar, Maxy bisa lebih tenang dan nyaman kembali. Kakek Lukman yang melihat kondisi dari cucunya sangat menyesali keputusannya untuk menampar Meeta di depan mata Maxy.


"Maafkan kakek yah, Kakek tidak sengaja melakukan hal ini semua di depan matanya cicitku," mohon Kakek Lukman sambil mengelus tangan Maxy agar tenang kembali.


"Putraku lihat Mommy sayang, kamu akan baik-baik saja selama Mommy ada bersamamu jadi, jangan takut Mommy akan menjaga dan melindungi Maxy, dan Tante Meeta sudah pergi jauh sayang, Moms mohon kau jangan seperti ini lagi yah, harus tenang," pintanya Mirah yang berusaha untuk membujuk dan menenangkan anaknya.


"Maxy ada kakek Lukman yang akan menjaga Axel dari penjahat, Kakek punya senjata yang bisa melumpuhkan dan mengalahkan banyak Penjahat," canda Kakek Lukman yang berusaha mencari keberadaan pistol mainan anak-anak yang selalu dia bawa ke mana-mana.


Kakek Lukman pun akhirnya menemukan senjata mainan anak-anak yang ada di dalam tasnya lalu memperlihatkan kepada Maxy. Dan hal tersebut cukup ampuh dan mujarab untuk membuat cicitnya itu perhatiannya teralihkan dari pada kenangan buruk tadi yang barusan terjadi.


Maxy langsung meraih pistol mainan tersebut dan langsung menirukan gaya ala koboi yang sering dia tonton di Youtube. Ia spontan bahkan langsung melupakan hal yang baru beberapa menit yang lalu telah terjadi.


"Kakek ini bisa dipakai gak untuk melumpuhkan orang yang ingin mengganggu Mommy? kayak Tante tadi yah Kek?" tanya Maxy dengan polosnya.

__ADS_1


Perkataan maxy langsung membuat Kakek Lukman tertawa terbahak-bahak melihat tingkah lucu cucunya itu. Sedangkan Mirah sudah bisa bernafas lega dan bahagia karena melihat kondisi mental putranya yang sudah normal kembali akibat insiden yang dibuat oleh Meeta.


Mereka masih ingin berbincang-bincang tapi pesawat terbang yang akan ditumpangi oleh Kakke Lukman sudah akan berangkat ke kota B.


"Maafkan kakek yah cucu, Karena ada sedikit gangguan tadi dan kakek berjanji kalau ada waktu kakek akan berkunjung ke kota S untuk menemui kamu lagi dan ini untuk Maxy saja," ucap kakek Lukman saat mereka akan berpisah.


"Makasih banyak kakek atas waktunya, seharusnya aku yang seharusnya meminta maaf kepada Kakek karena gara-gara aku, sehingga Meeta marah dan membuat kakek dengan Meeta bertengkar," sanggah Mirah yang sangat menyesali insiden kecil tadi.


"Tidak apa-apa kok Mirah, kakek sangat bahagia bisa bertemu dengan kalian, jaga baik-baik anakmu dan juga kandunganmu, Kakek pamit dulu nanti kakek ketinggalan pesawat lagi," tutur kakek Lukman sambil mencium pucuk rambut cucunya Maxy dan memeluk tubuh Miirah cucu kesayangannya.


"Kakek juga hati-hati dan jaga kesehatan kakek," ujarnya Mirah yang sedih karena harus berpisah dengan kakeknya.


"Hati-hati kakek buyut," tuturnya Maxy disaat pak Lukman berjalan ke arah pintu keluar.


Besok baru ke Kantor Pengadilan Agama untuk mengurus segera akta perceraiannya dengan Adam. Adam kok begonya sih dipelihara, istri model Meeta kok sampai dipertahankan segala, serpis Meeta di ranjang kayaknya pelayanan super deluxe sehingga Adam sampai buta mata dan buta hatinya.


****************


Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.

__ADS_1



Dilema Diantara Dua Pilihan


Pesona Perawan


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku

__ADS_1



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


__ADS_2