
"Nanti malam aku chat, ga apa-apa kan ?" tanya Dion yang ingin tahu posisinya di hati mata Mayang sebagai apa.
"Kalau chat biasa gak apa-apa kok, silahkan saja dengan senang hati," timpalnya Mayang yang malu-malu kucing.
"Serius nih gak apa-apa kalau aku chat kamu atau jangan-jangan ada yang marah lagi jika aku dekat dengan kamu," ucap Doni yang melihat langsung ke dalam bola matanya Mayang.
"Masa aku harus bilang sama dia kalau aku sudah punya tunangan kan bisa gagal pedekatenya kalau gini," batinnya Mayang.
Mayang langsung spontan menggelengkan kepalanya. Mayang tidak mau pusing dengan memikirkan Tunangannya tersebut, bagi Mayang itu urusan di belakang saja. Sekarang nikmati masa mudanya mumpung belum nikah.
"Ayo jawab dong Mayang kalau kamu sudah punya tunangan biar hati ini happy gitu," batinnya Dion
"Tidak ada yang marah kok, lagian aku belum Nikah dan tidak punya pacar juga soalnya," jawab Mayang yang semakin malu saja.
Tidak ada salahnya dengan yang dikatakan oleh Mayang dan seperti itu lah kenyatannya. Yang salah kalau Mayang menjawab belum punya tunangan.
"Aku akan berjanji untuk buat kamu yang akan meminta aku untuk melamar dan segera menikahimu," Doni kembali membatin.
"Maaf pak, kalau boleh tahu nanti bonusnya yang katanya ke Korea Selatan jadi gak?" tanya Mayang yang ingin memastikannya saja.
"Insya Allah jadilah itu kan sudah diagendakan oleh Presdir jadi kamu jangan khawatir jika perusahaan tidak menepati janjinya," ucap Dion.
"Alhamdulillah kalau gitu, hore akhirnya bisa ke Korea Selatan tanpa bayangan cowok yang menjadi tunanganku," cicitnya Mayang.
ucap Mayang yang sengaja mengecilkan suaranya agar tidak kedengaran hingga ke telinga Doni.
__ADS_1
"Kamu tadi bilang apa?" maaf aku tidak mendengar baik suara kamu.
"Gak ada kok, mungkin bapak salah dengar saja," ucap Maya yang berlari kecil hingga ke arah Parkiran mobil.
Doni, Mayang dan Mirah sudah berada di dalam mobil dan siap untuk berangkat.
"Makasih banyak yah atas waktunya dan lain kali Aku akan berkunjung ke rumah kamu," ucap Alexander.
Mirah hanya membalas ucapan Alexander dengan senyuman. Dion tidak menanggapi perkataan dari sepupunya karena mereka sudah tahu Alexander kayak gimana orangnya apa lagi mereka keluarga sendiri.
Doni pun melajukan mobilnya menuju Perusahaan Eratex Djaja Lee. Mereka akan kembali melanjutkan pekerjaan mereka sempat tertunda karena Meeting tadi.
Yudha yang dibuat pusing oleh seseorang yang telah berhasil membeli sebagian saham perusahaan Eratex yang ada di Kota S pusing sekarang semakin dibuat pusing setelah melihat dan mendengar langsung percakapan antara Mirah dengan anak dari kliennya Pak Agung Wijaya.
Yudha ingin meninju hidung pria tersebut andai saja ada di depannya. yang menurutnya sudah lancang mendekati dan menggoda Istrinya secara terang-terangan.
Yudha memandang langit sore itu, Yudha masih tidak percaya dan tidak menyadari kalau dirinya telah jatuh cinta kepada istrinya sendiri tapi sulit untuk mengungkapkannya dan mengetahui kenyataan yang ada di dalam hatinya.
Mirah merasakan pusing di kepalanya tapi tidak memberitahukan kepada Dion atau pun Maya. Amairah hanya mengambil minyak angin aromatherapy yang ada di dalam tasnya lalu menggosokkan ketengkuk belakangnya.
Mobil pun sudah berhenti dan Mirah langsung saja berjalan masuk ke lobby perusahan tanpa sepatah kata pun karena kepalanya yang sudah pusing berkunang-kunang.
Yudha yang mengetahui kalau istrinya sudah datang segera mengganti pakaian kerjanya dengan pakaian kerja yang harganya sangat murah dibandingkan dengan apa yang dia pakai sebelumnya.
Yudha awalnya sangat tidak percaya jika ternyata mirah bekerja di Perusahaannya sendiri selama ini. Andai saja tidak ada insiden muntahnya Mirah di pakaian Pak Herdi mungkin selamanya dirinya tidak tahu kalau sang istri bekerja di bawah pimpinannya sendiri.
__ADS_1
....
Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pesona Perawan
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
__ADS_1
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...