Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam
Bab. 72. Teringat Kembali


__ADS_3

Kebahagiaan yang awalnya membuncah ketika melihat wajahnya, mendengar alunan tutur katanya, hingga jantung kadang berdebar-debar.


Akan tetapi, wajahnya yang sedari tadi sumringah sekarang tergantikan dengan wajahnya yang sedih, kecewa, Sakit hati dan terjatuh ke dalam sumur Palung terdalam setelah mendengar perkataan dari Camelia.


"Ternyata dia sudah punya suami dan juga anak, aku harus gimana lagi kalau kenyataannya harus berakhir seperti ini," Maxy membatin dengan wajah sendunya.


Aisyah dan Rexy serta Kemal menatap iba ke arah Maxy. Untuk pertama kalinya jatuh cinta tapi diwaktu yang bersamaan harus terhempas pula rasa yang sudah perlahan muncul di dalam dadanya.


"Ya Allah… kenapa aku bisa jatuh dengan istrinya orang?" Gumam Macy dengan kedua matanya yang berembun dan hanya menunggu waktu yang tepat untuk jatuh membasahi pipinya.


Maxy kembali murung, wajahnya tampak seperti orang yang menderita penyakit parah saja. Semua yang ada di sana ikut menatap iba dan terharu setelah mendengar penuturan dari Camelia.


Aisyah tetap bersikukuh untuk membantu Maxy dekat dengan Camelia. Dia pun sudah mengirimkan chat ke nomor hpnya Bryan Adams untuk menyelidiki status dari Camelia.


Tiinggg…


Hp Aisyah berdering dan bergetar dalam waktu yang bersamaan, dia pun buru-buru untuk memeriksa pesan chat yang baru saja masuk ke dalam aplikasi hpnya yang berlogo warna hijau itu.


Tidak butuh waktu lama, Aisyah sudah mengantongi informasi tentang biodata Camelia secara detail. Aisyah langsung tersenyum bahagia yang membuat Kemal kepo dan penasaran yang ingin mengetahui apa penyebab dari calon istrinya yang tinggal tiga hari lagi mereka akan menikah.


Dia memajukan tubuhnya ke arah Aisyah, hingga kedua matanya sanggup membaca dengan jelas isi dari pesan yang dikirim oleh Bryan.


"Apa janda!!!!" Pekik Kemal yang langsung mendapat cubitan mesra dari Aisyah hingga ia meringis kesakitan.


Aisyah melototkan matanya ke arah Nathan agar kekasihnya itu terdiam dan berhenti untuk heboh. Sedangkan yang lain saling berpandangan melihat interaksi yang terjadi antara Nathan dan Aisyah.


"Kalian kenapa? Kok aku perhatikan heboh banget seperti seorang yang menang lotre saja," sarkas Rexy.


Rexy yang menatap jengah ke arah mereka yang menyandarkan tubuhnya pada tembok walaupun dia juga sedang mengalami pergolakan batin. Kembali harus bertemu dengan wanita yang pernah hadir di dalam masa lalunya karena kesalahan yang tidak seharusnya terjadi.

__ADS_1


"Aaauuhhh!!" Keluh Kemal.


Kemal merasakan sedikit perih di kulitnya gara-gara cubitan yang dilakukan oleh Aisyah.


"Tidak apa-apa kok, aku hanya terkejut biasa saja," kilahnya Kemal.


Kemal berkilah yang berusaha menutupi rasa sakitnya dengan tertawa cekikikan. Dia terdiam sesaat setelah berbicara seperti itu ke arah Kemal Nathaniel Sanjaya.


Wajah perempuan yang ditemuinya kemarin berhasil menyita separuh waktunya hari ini. Dia tidak menyangka jika akan kembali dipertemukan dalam kondisi yang tidak biasa.


"Apa dia datang untuk membalas dendam atas perlakuanku malam itu padanya?" Cicitnya Rexy.


Rexy kembali terbayang-bayang malam yang begitu panas yang mereka lewati bersama. Walau sedikitpun waktu itu, Rexy melakukannya tanpa ada rasa cinta hanya sekedar ingin membalas perbuatannya pada Mutiara dulu.


"Aku harus berusaha untuk melupakannya," lirihnya.


"Ya Allah.. hapuslah bayang-bayangnya dari dalam pikiran dan hatiku, aku tidak sanggup jika harus terus seperti ini," Rexy membatin.


Hingga dia terlonjak kaget saat seseorang memukul pelan lengan nya.


"Eeehh apa!!" Reaksi Rexy yang dipukuli oleh Kemal dengan tatapan matanya yang tajam.


Mereka sedari tadi memperhatikan Nathan yang kebanyakan diam dari biasanya. Walaupun sesekali menimpali pembicaraan mereka.


Sejatinya tidak pernah ada yang menyakiti kita, hanya saja kita yang memilih merasa sakit. belajarlah dan latihlah hati kita untuk selalu sabar, dan jadilah pemaaf pada mereka yang sudah berbuat salah pada kita, maka semuanya akan terasa baik-baik saja.


Sebetulnya tidak pernah ada yang mengecewakan kita, hanya saja kita memilih untuk kecewa. luaskan hati kita maka semuanya akan terasa ringan dan jangan pernah menaruh harapan yang lebih pada sesama manusia jika tidak ingin kecewa, berharaplah hanya pada Allah karena hanya Dia lah yang tidak akan pernah mengecewakan kita.


Dan juga tidak pernah ada yang menyinggung kita, hanya saja kita memilih untuk tersinggung. andai saja kita bisa melapangkan hati kita maka semua akan terasa manis.

__ADS_1


kita yang memilih rasa dalam hati kita, maka jika sekiranya kita masih bisa memilih berlapang dada maka pilihlah kelapangan. Karena kita akan merasa tenang dan selalu bahagia. semua tentang rasa yang kita sendiri yang memilikinya dan kita juga yang memilihnya.


Berbuatlah hal-hal kebaikan agar yang kita dapatkan juga kebaikan. Karena sejatinya apa yang kita perbuat hari ini esok ataupun lusa pasti akan kembali pada diri kita sendiri.


Apa yang kita tanam dan itu lah yang akan kita tuai


Tinggalkan jejaknya kakak Readers setelah baca yah dan dukung juga Novelku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan


Diantara Dua Pilihan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Pelakor Pilihan


Aku hanya sekedar baby sitter


Cinta Ceo Pesakitan


Tetanggaku Idola Suamiku



Makasih banyak untuk Readers yang telah meluangkan waktunya untuk mampir..


I love you all Readers…

__ADS_1


__ADS_2