
Nadila dan Mirah keduanya pun heran dengan sikap Mayang. Mereka sama-sama bertanya-tanya apa yang sudah terjadi dengan Mayang selama beberapa hari ini mereka tidak masuk kantor.
"Aku dijodohkan oleh Papi sama Mami Aku dengan anak dari temannya," tuturnya Mayang yang langsung lesuh lunglai dan lemah tak berdaya.
"Apaaaaaaa!! kamu akan menikah Mayang!!!" teriak heboh oleh keduanya yang sangat terkejut sekaligus bahagia mendengar sahabatnya akan segera menikah dan menempuh hidup baru.
Mirah terlanjur sudah melupakan jadwal makan malamnya bersama anak dan duos Baby sitter nya Maxy saking asyiknya bercuap-cuap dengan ke dua sahabatnya. Sehingga terpaksa mereka makan terlebih dahulu tanpa harus menunggu kedatangan Amairah.
Mirah yang sudah diajak untuk makan bersama tapi, Mirah menyuruh mereka untuk makan terlebih dahulu lagian sejak dari tadi pagi Mirah nafsu makannya berkurang. Hari ini Mirah merasakan keanehan pada tubuhnya.
Naila dan Mirah terkejut mendengar penjelasan dari Mayang yang kabur dari pertunangannya hanya dengan alasan karena takut malam pertama.
"Ya Allah Mayang, kenapa kamu harus takut emangnya kamu sudah mencoba sehingga kamu menyimpulkan jika malam pertama itu adalah hal yang menakutkan?" tanya Nadila yang masih tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan dari Mayang.
"Maya kalau hanya itu yang membuat kamu kabur, kamu harus menyingkirkan perasaan takut kamu itu lagian suami kamu nanti tidak akan memaksa kamu untuk melakukannya jika kamu belum siap lagian malam pertama itu sangat indah dan sangat berkesan," jelasnya Mirah panjang lebar.
Mirah yang teringat dengan masa lalunya disaat dia menyerahkan malam pertamanya kepada pria yang bukan suaminya karena adanya unsur keteledoran dan ketidak sengajaanya.
"Betul kata Amai loh, malahan jika kamu sudah mencobanya maka kamu akan ketagihan dan bahkan bisa jadi kamu akan minta nambah hahahha!" Gurau Nadila.
"Serius loh Nad!!, tapi gak sakit kan?" tanya Maya yang sudah kepo dan terbawa arus pembicaraan ke dua sahabatnya yang sudah makan asam garamnya peranuan.
Suasana saat itu kembali ramai saat, Nadila dan Mirah kembali tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Mayang yang sudah tidak seperti awal mereka menelpon.
Mirah melanjutkan perkataannya, "Intinya enak dan pastinya akan membuat ke dua pasangan akan saling membutuhkan satu sama lain dan kalau kamu penasaran makanya buruan mikah dan jangan main kabur-kaburan lagi," canda Mirah lagi yang tersenyum manis.
__ADS_1
"Iya Mayang rasanya sangat memabukkan dan kamu pasti akan ketagihan dan hasilnya akan ada baby lucu yang hadir diantara kalian nantinya," timpal Nadila lagi.
Mayang terdiam membisu dan tak bergeming menghayati perkataan dari kedua sahabatnya terbaiknya itu, "Mungkin aku tidak boleh seperti ini terus, Aku harus menerima dan siap untuk menikah kasihan sama papa dan Mama yang gara-gara Aku sudah membuat mereka bersedih dan pastinya mereka kecewa,"
"Saking asyiknya berbicara dengan kalian sampai-sampai aku lupakan tujuanku untuk menelpon kalian," ucap Mirah.
"Emang ada apa sih Amai?" tanya Nadila.
"Kalian besok ngantor kan?" tanya Mirah lagi.
"Kalau Aku insya Allah… yang penting princess tenang dan anteng ditinggal lama," ucap Nadila.
"Aku insya Allah masuk lah, emangnya ada apa Amai?" tanya Mayang yang penasaran dengan perbicangan mereka.
"Kalau aku mungkin gak bisa ikut, May saja yang membantu kamu Amai, kamu tahu kan aku sudah hampir tiga bulan gak masuk kerja jadi tidak tahu dengan isi proposal Perusahaan yang terbaru," sahutnya Nadila.
"Jadi aku sama Mirah nih saja yang ikut dengan Presdir?" tanya balik Mayang.
"Mantul banget tuh apa yang kamu katakan," jawab Nadila singkat.
"Tapi apa kamu sudah pernah lihat pak Presdir dengan Asisten pribadinya gak?" tanya May yang antusias membahas tentang Presdir dan asistennya.
"Kagak pernah dan belum punya kesempatan untuk bertemu langsung kan mereka tinggal di Ibu kota Jakarta sedangkan kita di Kota S itu kita akan bertemu jika mereka langsung datang meninjau cabang perusahaan," ungkap Mirah.
....
__ADS_1
Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pesona Perawan
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
__ADS_1