Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam
Bab. 169


__ADS_3

Mirah tersentak terkejut dengan reaksi dari ibu itu yang menurutnya, ibu itu menyimpan sejuta duka untuk cucunya tersebut. Mirah pun tidak sampai hati untuk membuat kecewa.


Kesedihan seorang anak kecil dan neneknya sehinggairah pun memutuskan untuk menyerahkan sikat gigi itu dan tidak ingin berdebat lagi. Ia yakin putranya mengerti jika dijelaskan dengan baik.


"Baiklah itu untuk cucu ibu saja, insya Allah anak saya bisa mengerti dan maaf yah Bu, aku sudah mengajak ibu berdebat," ujarnya Mirah permohonan maafnya kepada Ibu itu yang kelihatannya baik dan pastinya Horang kaya.


"Makasih banyak yah Nak atas pengertiannya dan semoga kamu dapat sikat gigi yang disukai oleh putramu, Amin!" ucap tulus ibu itu.


Ibu itu memperhatikan Mirah dengan seksama dan teliti dari atas kepala hingga ujung kaki dan tersenyum dalam hatinya tanpa sepengetahuan dari Mirah.


"Pantesan bocah gendeng itu klepek-klepek orangnya baik dan cantik lagi, aku saja tertarik saat pertama kali melihatnya andai saja aku seorang Pria pasti aku akan dekati dia walaupun sudah menikah tapi itu anak kok tidak ingin mempublikasikan pernikahannya kepada keluarga dan orang lain yah? Mama tidak salah memilih Istri untuknya, pasti Mama akan marah nih jika tahu alasan bocah tengik itu merahasiakan pernikahannya," batinnya Ibu itu.


"Amin, Makasih banyak yah Bu, aku pamit kalau gitu masih banyak yang ingin aku mau cari soalnya," jelasnya Mirah yang berpamitan yang tersenyum manis ke arah ibu itu sambil mendorong trolinya yang sudah terisi setengah barang belanjaan.


"Makasih banyak Nak, hati-hati yah dan semoga kita bisa bertemu lagi di lain waktu, Ibu ingin membalas kebaikan kamu," ucap Ibu itu yang sedikit berteriak karena Mirah sudah berjalan agak mengjauh dari hadapannya.


"Seorang orang tua akan melakukan apa pun demi buah hatinya walaupun kadang hal itu bertentangan dengan hati nuraninya karena anak lah yang menjadi prioritas dalam hidup seorang orang tua," batinnya Ibu itu lagi.


Mirah berjalan ke arah Rak yang berisi segala macam merek minyak goreng yang sekarang menjadi primadona di kalangan emak-emak. Mirah kaget melihat harga dari minyak goreng tersebut setiap kemasannya.

__ADS_1


"Pantesan emak-emak Readers banyak yang protes dengan harganya minyak goreng ternyata mehong juga, harganya dua kali lipat dari harga tahun lalu, ya Allah semakin tersiksa lah kita yang hanya orang biasa, Tapi kalau seperti ini terus bisa-bisa gorengan yang ada di langgananku harganya juga pasti mereka naikkan, oooh jangan othor suka makan tahu isi sama pisang moleng cokelat pisang loh kalau harganya semakin naik kasihan othor juga," gumamnya Mirah.


Mirah kembali berjalan ke arah rak yang berisi bumbu dapur, ia kembali melihat, memperhatikan dengan seksama dan memeriksa kandungan dari bahan-bahan bumbu tersebut dan saya tidak ingin salah memberikan nutrisi makanan kepada putranya.


Walaupun murah yang penting tidak berbahaya dan baik untuk anaknya beserta anggota keluarganya yang lain. Menurut Mirah murah belum tentu kualitasnya juga murahan. Seperti itulah kebiasaannya, jika berbelanja pasti akan sangat teliti dan lama jika dia sendiri yang berbelanja.


Mirah pun menerapkan hal tersebut kepada du'os Baby sitternya. Mereka sudah mengerti bagaimana jika dia sedang berbelanja. Mirah melihat ada kemasan bumbu dapur yang baru dan tidak pernah dia lihat sebelumnya.


Mirah kembali ingin meraih kemasan bumbu tersebut tapi lagi-lagi digagalkan oleh tangan yang halus dan lembut milik seseorang yang berhasil merebut kemasan bumbu itu padahal stoknya di Rak banyak bukan hanya satu saja.


Mirah baru ingin menegur ibu-ibu itu, tapi reaksi dia malahan tidak seperti orang yang akan protes langsung memeluk tubuh perempuan itu. Mirah sangat merindukan sosok perempuan itu.


"Tante Herna!!" teriak Mirah kegirangan.


"Ayana maafkan bibi sayang, gara-gara bibi kamu mengalami banyak cobaan dalam hidupmu".


...****************...


Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.

__ADS_1



Dilema Diantara Dua Pilihan


Pesona Perawan


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku

__ADS_1



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


__ADS_2