
"Mommy lagi di kamar mandi Dad, dan Alhamdulillah kami baik saja Daddy , kalau Daddy gimana kabarnya?" tanya balik Maxy yang seperti orang tua saja.
"Alhamdulillah Daddy baik dan sehat, oiya nanti sore Daddy mau ke kota S, tapi jangan tanya Mommy yah!" Tuturnya Yudha.
Dion hanya jadi pendengar saja dan tetap melanjutkan pekerjaannya tanpa ingin mengganggu aktivitas big bosnya. Ia berharap hubungan keduanya semakin erat dan satu sama lain sudah sepakat untuk jujur.
"Daddy Maxy sama Mommy ada di kota Jakarta loh, kemarin aku baru nyampe dan sekarang ada di hotel apa yah namanya lupa," ujarnya Maxy dengan sangat antusias.
Maxy yang memegang ujung alisnya dengan satu jari tangannya dengan gaya lucunya. Yudha tertawa mendengar perkataan anaknya yang lupa dengan nama hotel yang dia tempati bersama Mirah Mommynya.
"Nanti sore Daddy akan ke sana jemput kalian, tapi jangan tanya Mommy kalau Daddy nelpon yah dan ingat untuk menghapus kontak nama Daddy di riwayat panggilan hpnya Moms kamu yah dan ini rahasia antara kita," perintahnya Yudha dengan penuh harap.
"Ok Daddy ini rahasia antara sesama laki-laki!" Imbuhnya Maxy yang nampak wajahnya sangat serius.
"Sudah dulu yah Daddy tutup telponnya, see you prince," timpalnya Yudha.
"Oke Daddy sampai jumpa nanti sore, see you again," pungkasnya Maxy sambil menutup telponnya.
Maxy langsung melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Daddy-nya. Dan buru-buru menyimpan hp Mommy nya kembali ke atas meja nakas disaat pintu kamar mandi terbuka.
"Selamat pagi Prince kesayangannya Mommy," sapanyy Mirah setelah berada di samping putranya.
"Selamat pagi juga Mommy cantik," jawab Maxy yang sedari tadi tersenyum bahagia karena tidak sabar menunggu kedatangan Daddy-nya.
__ADS_1
"Ayok masuk ke kamar mandi, Axel mau ikut Mommy kan ke kantor tempat teman Mommy bekerja sekalian untuk menemui teman Mommy?" tanya Mirah yang tidak ingin mengatakan kepada putranya kalau dia akan ke Pengadilan Agama.
Bagi Mairah belum saatnya Maxy mengetahui apa itu pengadilan dan perceraian, Maxy masih terlalu kecil untuk mengetahui semua itu. Mirah tidak ingin membuat anaknya jadi kepikiran yang tidak-tidak.
"Saya mau dong Moms," balas Maxy yang langsung ngacir masuk ke dalam kamar mandi.
Mairah pun mengikuti langkah putra semata wayangnya ke dalam kamar mandi untuk membantu putranya membersihkan tubuh kecilnya. Beberapa saat kemudian, mereka sudah duduk manis di dalam ojek online atau pak ojol dan bersiap ke pengadilan agama setempat.
"Bismillahirrahmanirrahim, lancarkan semuanya ya Allah," batinnya Mirah.
Mirah tidak ingin berurusan lagi dengan Adam sehingga waktu pertemuan mereka kemarin dia tidak mengutarakan niatnya lagian itu hal percuma juga jika Adam tahu dan tidak akan merubah apa pun dari hubungan mereka.
Mirah sudah berjalan ke arah dalam kantor pengadilan tersebut dan tidak butuh waktu lama perceraian mereka sudah sah di mata Nlnegara dan agama sehingga Adam dan Amairah tidak punya hubungan apa pun lagi kecuali hanya sekedar mantan saja.
"Alhamdulillah makasih banyak ya Allah engkau melancarkan semua prosesnya dan semoga saya tidak bertemu lagi dengan Meeta dan Mas Adam," batin Mirah.
"Maxy kita pulang saja yah Nak, Dede kayaknya ingin istirahat" tutur Mairah agar Axel mengerti dengan keadaannya.
"Mommy sama Dede baik saja kan?" tanya Maxy yang sudah seperti orang dewasa saja.
Maxy termasuk anak yang cepat dalam tumbuh kembangnya bahkan pola berfikir dan postur tubuhnya juga lebih dari anak seusianya anaknya itu. Mairah kembali memesan Ojol tapi baru saja ingin membuka aplikasi dihpnya tiba-tiba ada mobil yang membunyikan klaksonnya.
Mobil dengan agak nyaring dan besar di belakangnya. Mirah dan Maxy langsung menoleh ke arah sumber suara tersebut. Mairah tidak mengenal mobil tersebut jadi Mairah heran sekaligus bingung siapa pemilik mobil tersebut.
__ADS_1
Pemilik mobil tersebut turun dari mobilnya dan langsung tersenyum manis ke arah Mirah. Alexander langsung berjalan ke arah Mirah dan Maxy yang masih berdiri mematung di tempatnya.
Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pesona Perawan
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
__ADS_1
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...