Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam
Bab. 138


__ADS_3

Kesenangan bermula dari kebersamaan bersama orang-orang terdekat, terutama keluarga.


"Bukan masalah itu Moms, tapi Raisa mau pakai baju yang mirip dengan Kakak Denis dan Axel Mommy," Raisha mengunci tubuhnya dengan menyilang kan ke dua tangannya di depan tubuhnya.


Mbak Marni segera bertindak setelah mendengar perkataan dari Nona mudanya itu. Mbak Marni bahkan berjalan tergopoh-gopoh saking tidak inginnya terlambat membawa baju ganti untuk Delisha Nona mudanya.


Saking cepatnya berjalan hingga dia tidak menoleh sedikit pun ke belakang. Gara-gara ulahnya seseorang disenggolnya, hingga hampir saja terjatuh padahal dalam genggamannya ada nampan yang berisi beberapa minuman.


"Aaaahhhhhh!!!" Pekik Aisyah.


Aisyah berteriak kencang setelah dirinya tersenggol oleh Mbak Marni yang membuat dirinya berputar sedangkan nampannya masih setia di dalam tangannya. Tubuhnya berputar hingga berhenti di depan tubuh seseorang.


Isi dari semua minuman itu tumpah mengenai pakaian yang dipakai oleh pria itu. Gelasnya berjatuhan di atas lantai.


Praaaaaannnggggggg!!!!


Suara pecahan dari beberapa gelas tersebut mampu membuat beberapa orang menolehkan kepalanya ke arah sumber suara. Pria itu menarik tubuhnya Aisyah ke dalam pelukannya jika tidak maka tubuhnya akan segera berguling-guling di tangga.


Mereka berpelukan sangat erat. Hingga tidak ada sekat di antara mereka. Ke dua mata mereka saling bertemu. Hidung mereka saling bertabrakan. Nafas keduanya saling memburu.


Hingga detak jantungnya berdetak kencang seakan-akan berburu ingin berperang. Apa yang mereka lakukan berlangsung beberapa saat lamanya.


Tidak ada diantara mereka yang ingin menyudahi atau pun mengakhiri kegiatan mereka berdua. Hingga tangan kanannya Rizaldi memperbaiki hijab Aisyah yang sedikit berantakan.


Aisyah yang diperlakukan seperti itu hanya terdiam saja, tanpa ada perlawanan atau mencegah apa yang dilakukan oleh Dokter Rizaldi.


"Cantik," lirihnya.


Kata itu mampu meluncur begitu saja dari bibir seksi yang sedikit tebal milik Rizaldi. Wajahnya langsung memerah seperti buah tomat matang siap dipanen. Rizaldi mendekatkan wajahnya ke telinga Aisyah. Nafasnya menyentuh permukaan wajah hingga pori-pori kulit Aisyah.

__ADS_1


"Pelukannya sudah yah, pegal juga nih tangan," sarkas Rizaldi.


Perkataan dari Rizaldi diakhiri dengan senyuman yang sangat memukau dan menawan di matanya Aisyah Akyurek. Aisyah spontan menarik tubuhnya sehingga segera terlepas dari tubuh tinggi atletis milik dokter ganteng tersebut. Wajahnya yang merona memerah itu membuat Rizaldi menyunggingkan senyuman tipisnya.


"Maaf," ujarnya Aisyah dengan wajahnya merah merona menahan rasa malunya.


Ia tersipu malu. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya. wajahnya tidak datar dan dingin malahan hari ini wajahnya sedari tadi berseri-seri. Dia pun melupakan kalau mereka sering berdebat bahkan bertengkar bagaikan kucing dan tikus. Tom and Jerry lah kekakuan mereka. Aisyah kemudian jongkok dan memunguti beberapa pecahan beling dari gelas yang terjatuh tadi.


"Mbak," teriaknya ke arah salah satu Maid.


Maid yang dipanggil segera berlari ke arah Rizaldi berada.


"Tolong bersihkan pecahan beling ini," pinta Rizaldi.


Setelah berbicara seperti itu, dia meninggal Aisyah yang membantu maid untuk membersihkan seluruh pecahan gelas tersebut di atas lantai keramik.


Dengan terpaksa Amairah memakaikan pakaian anak laki-laki ditubuhnya Delisha sesuai permintaanya. Amairah hanya geleng-geleng kepala melihat kelucuan dan tingkah ajaib putri tunggalnya itu. Acara syukuran penyambutan kembali Axel sudah berlangsung.


Acaranya dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dari beberapa anak yatim-piatu bersama dengan Axel. Setelah anak-anak menyelesaikan tugasnya, acara dilanjutkan dengan lantunan shalawat badar yang dipersembahkan oleh ibu-ibu pengajian.


Hingga giliran ceramah dari Ustadz Solmed yang menjadi pembawa ceramah tersebut. Acara hari ini sungguh berjalan dengan sangat sempurna dan tertib serta dengan penuh kekeluargaan. Mereka larut dalam kebahagiaan mereka.


Tidak ada seorang pun yang tidak ikut berbahagia dengan suka cita menyambut kembalinya Max. Makanan yang disajikan oleh Nyonya Mirah adalah khas Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke. Dengan menu yang sangat menggugah selera pastinya.


Reza membagi beberapa bahan sembako serta hadiah khusus untuk anak-anak yatim piatu dan memberikan beasiswa untuk anak-anak yang mengaji tadi.


Serta umroh gratis kepada seluruh ibu-ibu pengajian yang hadir di tempat itu. Martin melakukan hal tersebut sebagai bentuk dan wujud Syukurnya kepada Allah SWT.


Baginya apa yang dia peroleh selama ini adalah adanya campur tangan dari orang yang tulus mendoakan serta memberikan motivasi kepadanya untuk melewati berbagai ujian dan cobaannya. Begitulah rezki melangkahlah dengan baik, jangan terlalu kencang mengejar, ngotot memburu nanti kita akan lebih lelah tanpa hasil.

__ADS_1


Keluarkanlah sedekah, nanti rezky akan datang menghampiri tepat waktu. That's how sustenance goes well, don't chase too fast, insist on hunting later we will be more tired without success. Take out alms, later rezky will come to you on time.


Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.



Dilema Diantara Dua Pilihan


Pesona Perawan


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


Mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo..

__ADS_1


__ADS_2