
"Namaku lee hyunwoo, orang tua dan keluarga ku sering memanggilku dengan sebutan woo."
"Ayahku orang Indonesia dan ibuku keturunan korea."
"Sejak kecil aku di anggap berbeda oleh teman – teman sebaya, di bully dan tidak punya teman karena perbedaan fisik dan keterbatasan bahasa."
"Aku lahir di korea sampai berumur 4 tahun, setelah itu aku dan ibuku menyusul ayahku dan tinggal menetap di Indonesia."
"Pertama tinggal di Indonesia aku merasa canggung dan tidak mengerti apa – apa, aku
hanya selalu di temani bermain oleh ibu dan paman ku, karena ayahku sibuk bekerja."
"Aku memiliki seorang adik perempuan namanya kirana, karena dia lair di Indonesia jadi namanya tidak seperti ku."
"Dari sekolah dasar aku selalu sendiri dan tidak memiliki teman."
"Pada saat pertengahan SMP aku baru berteman dengan Ben dan Emmet."
"Mereka teman – teman pertama ku, awalnya kami semua berteman dengan baik dan aku sering mengajak Ben dan Emmet main ke rumah."
"Kami selalu bertiga di sekolah dari SMP sampai dengan SMA, semenjak SMA prilaku Ben dan Emmet benar – benar berubah, dan aku memutuskan untuk menjauh dari mereka
secara perlahan."
"Hingga terjadi suatu kejadian besar yang membuat ku untuk diam dan pergi meninggalkan kehidupanku di kota B dan tinggal di ibukota untuk melanjutkan Kuliah."
"Entah kenapa Ben dan Emmet bisa menemukan tempat tinggal ku di sini."
"Aku pikir lari ke ibukota dan tidak bertemu mereka lagi aku tidak akan menghadapi masalah, ternyata pikir ku salah."
"Bertemu dengan nisa membuat ku merasa nyaman, dan ingin untuk melindunginya, tetapi aku malah membuat dia masuk kedalam lubang yang hitam dan masa lalu yang kelam serta pahit."
"Atas kejadian waktu itu yang membuat dia hancur secara mental dan fisik, dengan perlakuan kasar Ben dan Emmet."
"Aku benar – benar ingin menjaganya dari dekat, aku rasa ini pilihan yang tepat."
*** Pagi hari di kediaman Nisa ***
Kring.. Kring… Kring… hp ku berbunyi
Nisa : halo, siapa.? (masih
mengantuk)
Hyunwoo : nisa ini aku woo, bukannya hari ini kamu harus kerja ya.?
Nisa : aahhh, ya bentar aku
siap – siap.
"Aku mematikan panggilan woo dan langsung tidur lagi."
__ADS_1
"Satu jam kemudian woo kembali menelfonku."
Kring… kring… kring…
Hyunwoo : nisa kamu udah jalan,? Kamu dimana,?
Nisa : aku masi ngantuk, boleh
kasi waktu 1 jam lagi.? Dari semalam aku tidak bisa tidur.
Hyunwoo : 1 jam lagi aku tunggu kalau gitu.
Nisa : hooo ( mengakhiri panggilan)
"dan aku langsung mematikan hp supaya tidak ada yang mengganggu waktu tidurku."
"3 jam kemudian"
"Aku semalam tidak bisa tidur, Karena memikirkan harus bekerja dengan woo selama 1 tahun."
"Kini aku harus pergi ke rumahnya untuk bekerja."
"Sesampainya di apartment woo aku membunyikan bel."
Ceklek… dia membuka pintu rumah nya
Hyunwoo : katanya 1 jam, tapi ini sudah
"Aku langsung masuk saja ke dalam rumah tanpa menggubris kata – katanya."
"Dan aku tidak menyesal datang terlambat."
Nisa : kalo kamu gak suka bisa
pecat aja (memberikan senyum yang lebar)
Hyunwoo : kamu sengaja ya.?
Nisa : nggak juga. Udah lah
aku mau kerja.
"Aku langsung bekerja di tempat nya, mulai dari memasak, mencuci pakaian dan bersih – bersih rumah, bisa di bilang aku kini jadi asisten rumah tangga nya woo."
Nisa : makanan nya udah
mateng, kamu mau makan sekarang apa nanti.?
Hyunwoo : sekarang aja, soalnya aku udah laper, ayo makan bareng.
Nisa : nggak,!
__ADS_1
Hyunwoo : kalau kamu nggak mau makan bisa
temenin aku aja.?
Nisa : nggak mau.
Hyunwoo : kamu lupa dengan kontraknya.?
Nisa : aahhh,, ya udah aku
temenin. “emang di kontrak ada kata temenin makan,?”pikirku dalam hati
"Akhirnya aku juga ikut makan bersama dia, karena perutku lapar."
"Karena Lapar tidak akan membuat ku berpikir dengan normal."
Hyunwoo : kalau makan seperti ini aku jadi ingat waktu kita makan bareng dulu untuk pertama kali
"Mendengar perkataan nya itu aku langsung marah dan berhenti makan."
"Apakah dia tidak berpikir waktu itu pertama kali nya aku bertemu dengan teman mesumnya itu.?"
"Aku langsung beranjak pergi meninggalkan dia di meja makan sendirian dan langsung menuju kekamarnya untuk mengambilkan obat."
Nisa : niihh (meletakkan
dengan keras)
Hyunwoo : maaf, oh ya nis aku udah dapat rumahnya, jadi mulai besok kita bisa pindah (mengalihkan pembicaraan).
"Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 23.00."
Nisa : ooo, udah malem aku pulang dulu.
Hyunwoo : nginep di sini aja, udah malem soalnya.
Nisa : nggak mau, kan Cuma ada 1 kamar.
Hyunwoo : aku tidur di sofa, kamu yang di kamar.
Nisa : bisa nggak aku hari ini tidur di tempat ku aja.?
Hyunwoo : tapi kan di kontrak nya...
Nisa : haaa ya udah deh aku tinggal tidur disini, capek soalnya
"Aku memutuskan untuk tidur disini, kalau dipikir - pikir lagi sebenarnya dengan cara seperti ini akan lebih memudahkan bagiku."
"karena mendapatkan kabar tentang Niat membuat ku tidak bisa berpikir secara jernih"
Hyunwoo : aku ngelarang kamu pulang karena udah malem, dan aku takut kamu kenapa-napa di jalan, aku juga nggak bisa anter kamu pulang
__ADS_1
*** Esokan Paginya ***