
"Segera kita bertindak,feeling aku Rexy ada di sana,"jawabnya dengan penuh semangat dan keyakinan yang kuat.
"Aisyah persiapkan semua kebutuhan dan keperluan yang akan kita bawa, dan sepertinya ini akan lebih sulit dari yang kita bayangkan," terang Tuan Luis.
"Baik," jawabnya Aisyah dengan singkat.
Aisyah dan Nathan segera melaksanakan perintah dari Tuan Besar Luis. Mereka akan bergerombol mendatangi lokasi daerah itu yang cukup jauh dari Ibu kota. Tempat itu berada dekat selat Makassar. Jadi persiapan mereka sangat banyak dan harus matang.
"Tuan Mark, Martin, Dion kalian tetaplah disini menjaga keamanan keluarga kita, dan yang lainnya ikut bersamaku," ujarnya Tuan Luis.
Liora menatap ke arah Tuan Luis," Apa aku juga boleh ikut kek ke sana?" Tanyanya dengan penuh harap.
"Kamu pasti ikut karena hanya kamu yang tahu jalan kesana," balasnya.
"Alhamdulillah aku ikut, aku pasti akan berusaha untuk menyadarkan paman," Tatapan matanya berbinar seketika saat mengetahui jika dia juga akan ikut serta.
"Ingat jangan bocorkan info ini kepada anak buah kalian, kalau mereka bertanya bilang saja kita akan bertamasya, karena aku mencurigai ada orang mereka di sekitar kita," ancam Pak Luis Aragones.
"Aku memiliki kesempatan untuk memperbaiki semuanya karena aku lah yang memulainya jadi aku juga yang harus mengakhirinya," batinnya Mutia yang sedikit sumringah dan bahagia.
"Baiklah, kalau gitu kami akan segera bersiap untuk berangkat kek, Abang bawa ajudan Abang yang paling bisa kita andalkan," timpal Raisa yang ikut dalam misi penyelamatan tersebut.
Sore harinya, mereka sudah berangkat ke Sulawesi Selatan, Kota M. Sesampainya disana mereka akan melakukan penyebrangan menuju pulau yang ada di sekitar selat Makassar.
"Ya Allah… semoga pencarian kami kali ini berhasil, sudah sebulan lebih aku tidak melihat Abang Rexy." Bathinnya Raisa.
Hanya butuh waktu sekitar kurang lebih tiga jam perjalanan melalui laut untuk sampai ke pulau itu. Mereka terkejut melihat betapa indahnya dan ramainya pulau itu.
Mereka membagi kelompok kedatangan mereka hingga sepuluh kapal untuk menghindari kecurigaan dari penduduk lokal dan terutama anak buahnya Noel. Kapal mereka silih berganti sandar di pelabuhan pulau itu.
Pihak pemerintah setempat diam-diam dihubungi oleh pihak kepolisian untuk membantu pencarian mereka. Beberapa polisi pun bergabung dalam misi tersebut. Mereka mencari beberapa rumah penginapan yang nantinya mereka akan pakai selama di sana.
Mutia yang datang ke sana merasa bahagia karena bisa kembali datang ke kampung halaman almarhum Papanya. Dia pun sangat bahagia saat mengetahui jika Ica adalah putri kandungnya yang mereka cari selama ini. Malam harinya mereka menyusun rencana untuk segera bergerak dan tidak ingin menunggu dan menundanya lagi.
Mereka mendapatkan kabar kalau Rexy disekap di sebuah rumah dalam keadaan yang sangat mengkhawatirkan. Informasi itu berhasil mereka dapatkan dari salah satu warga yang bekerja sama dengannya.
__ADS_1
"Ingat kalian harus melakukan dengan rapi, jangan biarkan membuat masyarakat terganggu," ucap Tuan Luis.
Mereka pun bergerak perlahan-lahan dan saling bergantian untuk mendatangi kediaman Noel. Dan ternyata kedatangan mereka sudah disambut dengan suara tembakan dari beberapa anak buahnya Noel.
"Sepertinya rencana kita ada yang memberikannya," ucap Berry.
"Iya, padahal kita sudah sangat rapi dan berhati-hati," timpal Richard.
Tuan Luis dan beberapa polisi tinggal di penginapan untuk berjaga-jaga. Mereka terus memantau perkembangan dari pengepungan mereka. Mereka mau tidak saling membalas serangan.
Mereka saling memperlihatkan kemampuan teknologi dari senjata mereka. Aisyah melihat orang yang selama ini memberikan informasi ternyata anak buahnya Noel.
"Hati-hati jangan sampai kita terjebak!!" teriak Aisyah lalu segera berlari untuk berlindung di balik pohon dengan sekali menembaki mereka.
Tanpa sepengetahuan mereka, Maxy diam-diam mengikuti mereka berangkat ke Selat Makassar. Dia khawatir jika keluarga mereka dalam masalah.
"Hubungi segera Tim B untuk segera datang, mereka cukup banyak," Perintah Richard Abi.
Nathan segera menghubungi Tim B agar mereka mendapatkan bantuan. Pertarungan semakin sengit. Tembakan demi tembakan mereka lemparkan.
Mereka pun sudah menghadapi lawan yang cukup sepadan dengan kemampuan mereka. Pukulan dan tendangan mereka lesatkan untuk menjatuhkan lawannya.
"Jangan remehkan kekuatan orang pulau seperti kami," ucap pria itu yang berhasil melesakkan tendangannya ke arah perut Nathan sehingga dia tersungkur ke atas lantai dengan tetesan darah segar mengalir di ujung bibirnya.
Abimanyu yang melihat hal tersebut dengan secepat kilat menumbangkan lawannya dengan tendangan memutar tepat di lehernya lawannya. Senjatanya masih setia berada di dalam genggamannya.
Pertarungan yang terjadi malam itu cukup berimbang. Kekuatan lawan cukup sepadan dengan mereka. Hingga pertempuran terjadi hingga sunrise sudah menyinari bumi.
Mutia yang ikut dalam Tim B, langsung bergerak cepat ke dalam tempat di mana kekasihnya sekaligus Papa dari putri semata wayangnya disekap. Dia terkejut tidak percaya melihat kondisi dari Rexy yang sudah seperti Mayat hidup saja.
"Abang!!" Teriak Mutia ke arah Rexy yang sudah tidak berdaya.
Rexy yang mendengarnya segera mengerjapkan matanya berulang-ulang kali karena merasa dia sedang bermimpi. Senyuman tipis mampu dia perlihatkan kepada Mutiara.
"Bertahanlah Abang, kita akan segera keluar dari sini!" terangnya lalu membuka seluruh pengikat tali yang mengelilingi tubuhnya Rexy
__ADS_1
Mutia berjalan ke arah luar pintu dengan memapah tubuh lemah Rexy. Saking bahagianya bisa bertemu dan menyelamatkan Rexy dia melupakan disekitarnya hingga seseorang yang sedari tadi memperhatikan nya segera meletakkan sebuah timah panas ke arahnya. Hingga suara tembakan yang tiba-tiba terdengar.
Dooorrrr… Dooorrr…
......................
Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pesona Perawan
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Mohon maaf jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo..
Alurnya novel ini maju mundur cantik yah. Semoga mudah dimengerti alurnya..
__ADS_1