
"Andai kamu tahu kalau ayah dari putramu adalah suami kamu yang sekarang mungkin kamu kaan bahagia atau entahlah," batin Bu Herna.
"Tapi kalau pria itu benar-benar datang dan ingin bertanggung jawab apa yang akan kamu lakukan dan katakan kepadanya?" Tanya Bibi Her yang ingin mengetahui sikap dan reaksi Mirah nantinya.
Bibi Her menatap ke dalam kelopak mata Mirah dan mencari kebohongan dari balik pembicaraan dan perkataan kejujuran yang disampaikan oleh Mirah di depannya.
"Aku pasti tidak akan menerimanya dan Aku meminta maaf kepadanya karena aku sudah menikah dan mulai mencintai suamiku dan aku hanya ingin hidup bersamanya bukan dengan pria lain selain suamiku walau pun dia adalah Ayah biologis dari putraku Maxy asalkan dia jujur dan tidak berbohong sedikit pun," jawab Mirah.
"Apa kamu sudah yakin dengan apa yang kamu putuskan dan kamu memilih suami kamu yang sekarang ini dan menolak kehadiran pria yang telah merenggut kehormatan kamu itu?" tanya lagi Ibu Her.
"Aku sudah memantapkan segenap dan seluruh hatiku aku hanya mengabdi kepada suamiku seorang, walaupun Aku belum tahu tentang perasaan ia kepadaku," timpal Mirah yang membayangkan wajah Yudha suaminya dan tiba-tiba tersenyum saat dia kembali mengingat apa yang mereka lakukan semalam.
"Ya Allah kasihan sekali nasibmu Nak, Bibi meminta maaf karena tidak bisa membantu kamu untuk mencari tahu siapa sosok pria itu Ayah biologis dari Maxy, biarlah waktu yang menjawab semua itu," batinnya Bu Herna.
"Kamu sudah lama menikah dengan suami kamu atau baru nak?" tanya Bibi Her.
"Alhamdulillah kami menikah sudah jalan tiga bulan Bi," jawab Mirah dengan pasti dan yakin yang masih tersenyum manis jika mengingat perlakuan istimewa dari Yudha suaminya.
"Alhamdulillah kalau begitu, Bibi ikut bahagia kalau begitu nak, dan Bibi do'akan semoga pernikahan kamu langgeng hingga kakek nenek dan sakinah mawadah warahmah, satu hal lagi Maxy segera diberikan adik cewek yang cantik," kelakar Bu Her sambil tersenyum penuh arti ke arah Mirah.
"Amin ya rabbal alamin," ucap singkat Miirah yang sebenarnya sudah mendamba seorang bayi hadir di tengah-tengah pernikahan mereka.
__ADS_1
Mirah melihat jam yang ada dihpnya dan langsung ingin pamit pulang kebetulan Mirah ingin masak resep makanan yang sempat dia lihat di YouTube pagi tadi.
"Maafkan aku yah Bi, kebetulan saya sudah terlambat pulang, kasihan dengan Maxy yang sudah sejak tadi pagi aku tinggal, kalau Bibi ada waktu jalan-jalan ke rumah dong Maxy kangen loh sama oma cantiknya," sahut Mirah sebelum mereka berpisah.
"Insya Allah Bibir akan secepatnya berkunjung ke rumahmu, Bibi juga sudah rindu sangat dengan cucu oma yang ganteng dan pinter itu, aku titip salam untuk Maxy dan duos baby sitter nya yah!" Tutur Bu Her.
Ibu Herna sambil menyodorkan sebuah paper bag yang berisi oleh-oleh dari Inggris sewaktu dia baru-baru ini berkunjung ke London. Ibu Herna membelikan oleh-oleh berupa barang khusus untuk keponakan dan cucunya serta untuk Baby sitter Maxy.
"Maaf yah tadi keasyikan bercuap-cuap hingga hampir saja lupa kasih ke kamu ini" ucap Bibi Her sambil menyodorkan sebuah paper bag ke tangan Mirah yang kembali duduk padahal, tadi sudah meninggalkan tempat duduknya.
"Alhamdulillah, makasih banyak Bi!" ucap syukur Mirah.
"Aura pengantin baru kamu semakin terpancar, jangan kasih kendor kalau suami kamu datang mengunjungimu," terang Bu Herna yang sudah berjalan dan berlalu dari hadapan Mirah yang terdiam terpaku mendengar perkataan dari bibinya.
Mirah masih duduk, meresapi perkataan barusan yang meluncur begitu saja dari bibirnya Bu Herna dan tersenyum malu-malu jika mengingat kembali kejadian yang terjadi antara dia dan suaminya Yudha. Miah berharap dia segera diberikan momongan.
****************
Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.
__ADS_1
Dilema Diantara Dua Pilihan
Pesona Perawan
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
__ADS_1