Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam
Bab. 178


__ADS_3

"Jadi aku sama Mirah nih saja yang ikut dengan Presdir?" tanya balik Mayang.


"Mantul banget tuh apa yang kamu katakan," jawab Nadila singkat.


"Tapi apa kamu sudah pernah lihat pak Presdir dengan Asisten pribadinya gak?" tanya May yang antusias membahas tentang Presdir dan asistennya.


"Kagak pernah dan belum punya kesempatan untuk bertemu langsung kan mereka tinggal di Ibu kota Jakarta sedangkan kita di Kota S itu kita akan bertemu jika mereka langsung datang meninjau cabang perusahaan," ungkap Mirah.


Nadila keheranan dengan sikap salah satu sahabat itu, "Emang kenapa sih Mayang ada apa dengan mereka?" Tanya Nadila yang sudah memberikan ASI eksklusif untuk putrinya.


"Katanya sih dari teman mereka itu ganteng bahkan mengalahkan tampannya Lee Min-ho loh," sahutnya Mayang yang sudah membayangkan wajah dari kedua orang penting di perusahaan tempatnya bekerja.


"Kamu kalau tentang cowok ganteng pasti heboh, apa kamu sudah lupa kalau kamu itu calon istri dari orang?" tanya Mairah yang tersenyum penuh arti dan tertawa dengan tingkah Mayang yang jika tentang cowok ganteng pasti paling laju dan paling bersemangat.


"Seganteng apa pun mereka dihati dan dimataku hanya Bram seorang yang paling dari semuanya," ujarnya Nadila penuh dengan dramatis.


"Iya kami akui Bram yang paling cakep lah dimata Nadila," terangnya Mayang lagi.


"Kalau gitu aku tutup telponnya yah, kepalaku agak pusing nih," pungkasnya Mirah yang langsung memegang kepalanya.


"See you tomorrow cantik," imbuhnya Mayang lalu mematikan sambungan teleponnya.


"Iya, sampai jumpa besok dan jaga kesehatan Kalian yah," ucap Nadila yang ikut mematikan sambungan teleponnya.


Mirah menyimpan hpnya di atas meja nakas kamarnya kemudian berjalan ke kamar anaknya terlebih dahulu sebelum masuk ke dapur. Mirah mendatangi ranjang putranya.


Dan memeriksa apakah Maxy sudah tertidur ataupun belum. Dia melihat putranya yang sudah terlelap dan terbuai dalam mimpinya. Lalu mencium kening putra semata wayangnya.


Mirah menciumi kening anaknya, "Selamat tidur sayang, moga mimpi yang indah,"


Mirah pun menutup pintu kamar Maxyl dengan perlahan agar tidak menimbulkan suara gaduh yang bisa membuat Axel terbangun.


"Kok aku ingin sekali makan makanan Thailand yah, gimana nih aku kan belum pernah melihat atau pun mencoba untuk masak makanan Thailand," gumam Mirah yang heran sendiri dengan keinginannya.


Mirah segera mengambil handphonenya dan mencari beberapa contoh masakan Thailand yang mudah dan simpel. Ia pun memeriksa persediaan bahan makanan di kulkasnya apakah ada bahan yang cocok dimasak untuk dijadikan masakan Thailand.

__ADS_1


Mirah akan memasak sejenis makanan yang berkuah yaitu Pad thai yang akan dicoba oleh Mirah. Pad Thai adalah sejenis makanan yang merupakan sajian mie siram yang dimasak dengan gula aren dan kuah asam lalu ditambahkan dengan udang ,kacang, tauge dan taburan daun bawang. Mirah pun sudah berhasil masak makanan Thailand.


Disaat memasak saja Mirah sudah sangat tergiur untuk langsung makan makanan buatannya sendiri dan Mirah heran dengan sikapnya sendiri yang tiba-tiba menginginkan makan makanan Thailand.


"Mungkin karena kakek buyutnya Maxy yang orang Thailand jadi aku kepengen makan makanan Thailand juga," cicitnya Mirah.


Mirah pun duduk di meja makannya dan sangat menikmati makanan tersebut hal itu terlihat dari keringat bercucuran dari wajahnya saking enaknya masakannya sendiri.


Mirah sebelum makan tadi, ia sempatkan untuk mengambil fotonya dan langsung mengirimkan ke grup chat sahabatnya. Dan juga membuat status di sosail medianya dengan caption


"Lapar tengah malam, mari makan,"


Baru beberapa menit Mirah mengirimkan statusnya ke sosmednya sudah dibanjiri oleh komentar dan like dari teman nya di dunia maya. Dan banyak yang merequest untuk resepnya.


Mereka memang sedari dulu sudah menghafal dan mengetahui tentang Mirah yang lebih sering membuat status tentang masakan yang baru dua coba masak dan hasilnya bagus maka Mirah akan mengirimkan resepnya lewat pembaruan statusnya.


Mirah tidak pernah sekalipun mempublish tentang dunia pribadinya di depan umum yang memenuhi beranda statusnya hanyalah berbagai resep masakan saja. Sehingga banyak yang bertanya Mirah itu orangnya gimana dan statusnya apa.


Pagi pun menjelang, sebelum matahari terbit dari timur Mairah sudah terbangun dari tidurnya yaitu sekitar jam 5 subuh. Adzan subuh berkumandang, Mirah bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan mengambil air wudhu.


Tom yum adalah masakan Thailand yang sangat terkenal bahkan ke seluruh mancanegara. Tom yum di Thailand biasanya dibuat dengan udang, ayam, ikan segar


Ataupun makanan laut lainnya yang dicampur dengan jamur dan rempah yang sangat menggoda selera makan.


Wangi aroma masakan Mirah tercium hingga ke dalam kamar Mbak Wati dan Mbak Mirna


Mereka langsung berjalan ke arah dapur dan membuat perut mereka langsung keroncongan dan berdendang ingin segera diisi.


"Huuumm aromanya wangi banget," ucap Mbak Wati yang mengendus aroma masakan tersebut.


"Iya aku langsung lapar," ucap Mbak Marni.


"Sepertinya ibu Amai yang masak yuk kita segera ke dapur," ajak Mbak Wati.


Mereka langsung bangkit dari baringnya dan menyingkap selimut yang masih ada di tubuh mereka lalu berjalan ke arah dapur.

__ADS_1


"Wangi banget masakan Ibu, Ibu masak apa sih?" tanya Mbak Marni.


"Aku coba masak makanan Thailand kalau gak salah namanya tom yum," jawabnya Mairah yang tersenyum manis ke arah Mbak Marni.


"Sepertinya sangat enak nih Bu," ucap Mbak Wati dan langsung mengarahkan kepalanya di atas panci.


"Ibu tahu masak makanan Thailand tapi kok baru mau masak sih? kan kita pingin icip-icip loh Bu," cerca Mbak Wati.


....


Jangan lupa untuk mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang judulnya tidak kalah seru loh, judul novelnya ada di bawah ini, ceritanya lebih Bagus dan seru pastinya dari ini.



Dilema Diantara Dua Pilihan


Pesona Perawan


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...

__ADS_1


__ADS_2