
06 mei 2019
Hujannya begitu lebat seakan bumi ikut merasakan kesedihanku
Mengapa harus aku yang merasakannya?
Apa salahku Tuhan?
Apa karna aku miskin?
Aku tak tahu lagi yang pastinya sejak hari itu aku mulai membenci hujan............
Ini sudah sebulan semenjak kepergiannya dan aku masih belum melupakannya
Seperti benar apa kata pepatah bahwa kau tidak akan pernah dengan mudahnya melupakan cinta pertamamu
Namaku Seanne Natalia
Aku seorang mahasiswi jurusan teknik sipil
Keren bukan?
Banyak orang yang menyayangkan aku masuk di jurusan itu karna yah menurutmu mereka aku pantasnya jadi model dengan paras yang ku miliki ini......
Ya kecantikanku ini menurun dari ibuku pokoknya bagi kaum adam aku adalah wanita dengan paras yang sempurna......
Banyak pria mengantri untuk menjadikanku kekasihnya tapi aku sama sekali tidak tertarik
__ADS_1
Tapi 1 hal yang menjadi ketidaksempurnaanku yaitu karna aku terlahir di keluarga yang miskin.
Ayahku hanyalah seorang kuli bangunan dan ibuku seorang penjual kue keliling.
Sungguh miris bukan tapi ya itulah nasibku
Aku punya seorang adik perempuan namanya Lyra Nestisya dia masih duduk di bangku sekolah menengah atas dan ya parasnya tidak jauh beda denganku wajahnya cantik sempurna meskipun tampak make up
Kelebihan keluarga kami ada pada paras kami
ibuku yang cantik ayahku yang tampan dan kami bersaudara yang tidak kalau dengan orang tua kami kadang tidak sebanding dengan kehidupan kami yang miskin.
Tapi aku tidak pernah menyesal ataupun merasa malu terlahir miskin karna Tuhan memberikanku keluarga yang sangat menyayangiku....
Kami memang kekurangan materi tapi kami tidak pernah kekurangan kasih sayang apapun yang terjadi kami selalu menghadapinya bersama-sama
Hari-hari ku disibukkan dengan kegiatan kuliah dan kerja
meskipun begitu aku tetap bekerja untuk membantu orang tuaku dan ya tentu saja untuk memenuhi keperluan kuliahku
Aku bekerja di salah satu cafe dekat kampusku
dan aku bekerja setelah pulang kuliah
Jangan tanya apa aku lelah atau tidak karna jawabannya adalah aku sangat lelah
pagi hari kuliah dan sore sepulang kuliah aku harus bekerja di cafe
__ADS_1
terkadang sepulang kerja aku menangis di kamar rasanya aku tak sanggup menjalani semuanya
rasanya aku ingin seperti teman suka😊iaku yang begitu menikmati hidup tanpa khawatir tentang uang
mereka bisa berbelanja,makan di cafe mewah punya mobil pokoknya punya segalanya
Tapi akupun tak bisa memaksakan takdir
karna nyatanya inilah aku yang hidup serba kekurangan dan aku harus bersyukur bahwa masih bisa menikmati enaknya nasi meskipun kadang lauknya hanya sayur ataupun kadang hanya garam saja
sebenarnya gajiku lebih dari cukup untuk bersenang-senang tapi aku kasihan dengan kedua orang tuaku mereka banting tulang untuk biaya kebutuhan hidup apalagi biaya sekolah adikku dan rasanya aku menjadi anak durhaka jika tak membantu mereka
Hanya Tuhan yang tahu kapan aku bisa bersenang-senang tanpa terbebani sesuatu
Ya saat ini aku hanya bisa bertekad untuk menjadi orang yang sukses dan membahagiakan keluargaku
Aku berharap kami sekeluarga masih tetap bersama sampai saat itu tiba.....
ini karya pertama aku dan masih pemula jadi maaf kalau ada kata yang kurang berkenan atau berbelit-belit
mohon dukungannya yah semoga jadi lebih baik
jangan sungkan untuk masukannya
.
.
__ADS_1
.
semoga suka😁😘