
Pesta pernikahan Rendy dan Mia masih berlanjut dimalam hari nya.
Di Ballroom hotel salah satu milik keluarga Pramudya resepsi pernikahan mereka di gelar.
Ballroom hotel itu sudah di hias sedemikian rupa untuk acara resepsi pernikahan Rendy dan Mia dengan konsep yang sederhana tapi terkesan mewah.
Diatas pelaminan telah berdiri tokoh utama acara itu.
Rendy dan Mia benar-benar menjelma menjadi Raja dan Ratu semalam.
Mia terlihat begitu cantik dengan gaun modern broken white berpotongan backless yang dihiasi taburan Payet motif floral serta ekor yang panjang.Dia menutupi bagian punggung nya yang terbuka dengan veiltulle putih yang di sangkutkan di sanggulan nya.
Begitu pula dengan Rendy yang terlihat gagah dan tampan dengan Tuxedo warna senada dengan Mia .
"Harus nya Tuan tidak usah melakukan ini .!!!"cicit Mia.
Rendy memandang Mia yang menunduk."Ini keinginan Tuan Alfa.Percuma menolak.Apalagi jika kata-kata keramat nya sudah keluar..."canda Rendy.
"Memangnya kata-kata keramat apa yang akan diucapkan Tuan Alfa..??"tanya Mia penasaran
"Apa benar kau ingin tahu..?!?"Mia mengangguk pelan.
"Ehmm..Saya tidak suka menerima penolakan "seru Rendy meniru ucapan Tuan Alfa dengan raut wajah yang dingin.Membuat Mia bergidik ngeri.
"Apa Tuan Alfa seseram itu..??"Rendy terkekeh melihat Mia yang begitu polos.
Rendy menepuk pelan tangan Mia yang melingkar di lengannya..
"Sudah tidak usah di pikir kan.Lagi pula Tuan Alfa melakukan ini juga untuk merayakan kembali nya beliau ke dunia bisnis."
"Masalah nya tidak ada yang gue kenali di sini selain keluarga gue..Ini juga, Ariel sama Luna mana sih ??Koq belum nongol juga..."gerutu Mia dalam hati
Acara itu memang di selenggarakan oleh Tuan Alfa khusus untuk Rendy sebagai ucapan terima kasih.Walau apa yang di lakukan nya ini belum apa-apa di banding dengan pengabdian dan pengorbanan Rendy pada keluarga nya.
Rendy dan Mia menerima begitu banyak ucapan selamat dari rekan kerja ARP Group.
Dan di saat itu pula datang seorang pemuda yang terlihat gagah dengan setelan jas nya disertai dasi kupu-kupu yang menghias di kerah kemeja putih nya.
Pemuda itu datang dengan wajah angkuhnya dan berdiri tepat di hadapan kedua mempelai.
"Jadi ini laki-laki yang kau nikahi Mia???"seru pemuda itu.
"Aku tidak menyangka jika selera mu begitu rendah.Bukankah dilihat dari mana pun Aku lebih baik dari nya.."Rendy mendelik mendengar penuturan pemuda yang merendahkan nya.
"Hai bocah..."
__ADS_1
"Diam..!!!Aku sedang bicara dengan Mia bukan dengan mu..."Potong pemuda itu
"Mia siapa dia..?? Sombong sekali.."desis Rendy
"Kau tidak tahu siapa Aku??"tanya pemuda itu menunjuk dirinya sendiri.
"Perkenalkan Aku adalah orang spesial Mia.Orang yang selalu ada untuk Mia.Aku kekasih Mia.."Pemuda itu mengulurkan tangannya pada Rendy tapi di tepis oleh Mia.
"Apa benar itu Mia..??"geram Rendy
"Ish...."Mia memutar bola matanya jengah dan mendekati pemuda itu .Tanpa ragu Mia menarik telinga nya pemuda itu dengan kencang.
"Iya ..Kau memang orang spesial yang selama ini ada untuk ku. Karena Kau itu adik ku dasar bocah nakal.."
"Ahh ...Aduh... Lepasin...Sakit Kak... !!!"pemuda itu mengaduh karena Mia tidak juga melepas telinga nya.
"Siapa suruh kamu mengerjai kakak ipar kamu.."Mia melepas telinga adik nya dan melipat kedua tangannya di depan dadanya.
Pemuda itu mengusap telinga nya yang sakit..
"Ah.. Kakak gak seru..Aku kan cuma pengen ngetes aja apa dia pantas untuk kakak apa tidak.."
"Tapi tidak begitu juga Niel.."Sungut Mia
"Lagian yang tau dia pantas atau tidak untuk kakak bukan kamu.Tapi kakak sendiri..."lanjut Mia
"Enak aja Bocah.. Gini-gini Aku udah mau 17 tahun tau.. udah dewasa.."Sungut Nielson Adik Mia.
"Adik kamu lucu.Untung tadi aku belum lepas kontrol.Kalau gak???Gak jamin dia masih ada di sini atau tidak.."seringai Rendy
Nielson bergidik ngeri dan mendekati kakak nya..
"Suami kakak Koq ngeri banget sih..??"bisik Nielson.
"Ini sih masih belum seberapa..."Nielson melebarkan matanya..
"Ah..Kak..Salam kenal ya...Maaf soal tadi..Aku cuma bercanda..Ka-Kalau gitu Aku ke Ayah Ibu dulu.."Nielson langsung berlari tanpa menunggu jawaban dari Rendy menuju tempat Ayah dan Ibu nya berada.
Mia terkikik melihat Adiknya yang ketakutan.Senyuman wanita itu tidak luput dari pandangan Rendy..
"A-ada apa..??"Tanya Mia terbata saat di perhatikan oleh Rendy..
"Kamu cantik kalau tersenyum seperti itu.."bisik Rendy
blush..
__ADS_1
kedua pipi Mia memerah karena malu.
###########
Sementara itu Ariel dan Azlan sedang berada di rumah dinas Danu.Gadis itu membantu kakak nya membereskan barang-barang nya karena sebentar lagi akan kembali ke kota z.
"Kenapa mesti malam ini sih kak..Apa gak besok aja..Malam ini kan acara resepsi kak Rendy kak...??"
"Maafin Kakak Riel..Tapi kakak harus berangkat malam ini.Atasan kakak sudah menghubungi kakak untuk kembali segera.."Danu memasukkan barang-barang nya kedalam bagasi mobil di bantu oleh Nino dan Baron.
"Jangan cemberut kaya gitu ah ..Jelek.. Dandan an kamu udah cantik gini Koq di tekuk gitu mukanya.Senyum dong..!!!"rayu Danu..
"Ihh kakak..."Ariel memeluk erat Kakak nya tidak rela jika pria itu harus meninggalkan nya lagi.Tapi Dia tidak boleh egois.Ada keluarga yang menunggu kedatangan kakaknya itu.
"Kakak janji akan segera mengurus ke pemindahan Kakak dan kita akan ambil lagi apa yang harus nya jadi milik kita.."Ariel mengangguk pelan dalam dekapan kakaknya.
Setelah mengunci pintu,Danu berpamitan pada Ariel dan Azlan.
"Kakak pamit ya,,Jaga diri baik-baik...!!"lagi-lagi Ariel hanya mengangguk pelan.
"Titip Adikku ..tolong jaga dia .Aku percaya kan dia padamu Lan.."
"Pasti gue bakalan Jaga dia baik-baik.."
Danu masuk ke dalam mobil dan melambaikan tangannya sesaat mobil yang membawa nya berjalan..
"Sudah gak usah sedih gitu..Kita sekarang ke pesta Rendy aja ya.."ajak Azlan..
"Kakak kita gak usah kesana.."
"Kenapa...??"tanya Azlan yang mulai menyalakan mesin mobil nya.
"Aku mesti beres-beres kak.. Kontrak an Aku dah lama gak Aku tempati .Jadi...."
"Kamu akan tinggal di apartemen Kakak..Gak ada penolakan .."sergah Azlan
"Tapi Kak...."
"Atau kamu mau tinggal di rumah utama aja...???"
"Nggak..."jawab Ariel cepat.
"Ya udah..Nurut sama Kakak.."Ariel hanya mendengus kesal.
Sampainya di acara resepsi pernikahan Rendy, Azlan dan Ariel mulai berbaur dengan para tamu.
__ADS_1
Gadis itu terlihat bosan karena tidak ada satu pun yang dia kenali.Akhirnya dia memilih mendekati Luna yang sedang ngobrol dengan Mia.