
Tepat jam 7 malam ray menjemputku, dia menungguku di ruang tamu dan ku dengar dia sedikit bercerita dengan ibuku. Akupun keluar dari kamar dan menyapanya.
"maaf ya kak aku agak lama", kataku.
"tidak masalah lagipula ada ibumu yang menemaniku", katanya.
Hari ini ray kelihatan sangat tampan dia hanya memakai baju kaos berwarna hitam dan jelana jeans, ya simple tapi sangat menarik.
Aku dan ray pun pamit pada ibu. Ray membukakan aku pintu mobilnya,sungguh dia sangat romantis. Selalu saja dia membuat wajahku memerah. Dia bilang akan mengajakku nonton film setelah itu kami akan ke pasar malam. Dengan membayangkannya saja aku bisa merasakan bahwa kencan kami kali ini akan berjalan sempurna.
Kami nonton film di salah satu mall terbesar yang ada di kota ini. Dan kami menonton salah satu film yang terkenal romantis. Jujur ini pertama kalinya aku nonton bersama pria. Dulu aku nonton bersama sasya tapi itupun bukan film romantis tapi film action. Aku sangat gugup sekali, aku mulai berpikiran aneh dan semoga saja tidak ada adegan yang berlebihan di film ini.
__ADS_1
Filmnya dimulai 30 menit lagi, ray pun mengajakku membeli minuman dan pop corn untuk teman nonton kami nanti. Ya Tuhan ternyata ini rasanya punya pacar, aku benar-benar bahagia. Aku berharap aku dan ray berjodoh. Akhirnya film yang kami tunggu mulai juga. Sesekali ku lirik ray dia tampak sangat menikmati filmnya. Jujur saja aku tidak terlalu menyukai film bergenre romantis apalagi yang penuh adegan plus-plusnya.
Baru pertengahan film aku mulai bosan, semuanya di luar perkiraanku. Kupikir ray akan memegang tanganku seperti orang pacaran pada umumnya saat nonton di bioskop nyatanya dia hanya terfokus pada film. Bahkan dia tidak melirikku sedikitpun. Ingin rasanya aku pulang saja tapi aku tidak ingin merusak kencanku.
Akhirnya film ini selesai juga,aku tidak sabar untuk segera keluar dari bioskop ini. Kami pun memutuskan melanjutkan kencan kami ke pasar malam. Sepanjang perjalanan ray hanya bercerita soal film yang kami nonton tadi. Aku sungguh kesal lagi pula kenapa dia harus menceritakan nya lagi,bukankah tadi aku ada disana menonton film itu bersamanya. Tapi ya sudahlah aku hanya membalasnya dengan senyuman.
Setelah setengah jam perjalanan kami pun tiba di pasar malam. Suasananya sangat ramai,banyak sekali pedagang makanan. Rasanya aku ingin mencicipi semuanya. Ada siomay,bakso,martabak,permen kapas,bakso bakar,roti bakar pokoknya masih banyak lagi. Dan ya tak lupa juga berbagai macam minuman.
Ah ya aku ingat aku ingin memperlihatkan wajah ray pada sahabatku. Dia pasti akan senang sekali dan tidak akan menyangka bahwa pacarku ini sangatlah tampan. Setelah selesai makan kami pun pergi ke stand ice cream dia memberiku ice cream rasa coklat dan di memakan yang rasa blueberry. Kami menikmati ice cream itu sambil berjalan ke arah mobilnya di parkir.
Kami berencana pulang karna ibu berpesan agar kami tidak pulang larut malam. Sungguh malam ini aku bahagia, meskipun kejadian di bioskop tadi sangat menyebalkan. Tapi toh semuanya terbayar dengan keseruan di pasar malam ini. Aku sampai di rumah jam 10 malam aku bergegas mencuci muka lalu tidur. Dan ya aku dan ray sampai lupa membahas soal rencana kami. Besok aku akan mengingatkannya.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
#happy reading