Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Yang Sebenar nya...


__ADS_3

Sementara itu.Jessika terlihat uring-uringan Karena di tolak mentah-mentah oleh Rendy.


Dia lantas pergi kekamar nya mengambil cincin pemberian Azlan dan memakai nya.


"Rendy.Aku menginginkan mu.Aku akan selalu memakai cincin ini demi kamu sayang.."Jessi benar-benar terobsesi pada pria itu..


ting tong ting tong.


Dia menaikkan sudut bibirnya..


"Itu pasti Rendy..Dia kembali karena sudah tidak bisa menahan nya.."


Jessi bergegas membuka pintu apartemen nya.Dia yakin pria itu kembali karena sudah tidak tahan dengan pengaruh obat perangsang yang dia berikan.


ceklek..


Senyum Jessi seketika pudar.Dia terpaku menatap siapa yang sekarang berdiri di depan nya.


"Pagi sayang..."sapa pria yang tak lain adalah Daniel


Daniel menaikkan kedua alis nya saat wanita di depan nya sama sekali tidak merespon.


"Ehm..Apa aku mengganggumu honey.."ucap Daniel membuyarkan lamunan wanita itu.


"Tentu tidak sayang.Ayo masuk.."ajak Jessi.


"Apa kau tengah menunggu seseorang..??"selidik Daniel saat kedua nya duduk di sofa


"Apa maksudmu..tentu saja tidak.."sangkal Jessi..


"Lalu penampilan mu itu..__"Daniel mengamati Wanita itu dari atas sampai bawah..


Takut pria paruh baya itu curiga Jessi mengalihkan pembicaraan dengan menawari minum untuk Daniel.


"Oh ayo lah.Kau tau sendirikan Seperti apa penampilanku Honey..Aku akan membuatkan mu minuman dulu.Kau mau minum apa ??."tanya Jessi beranjak dari duduk nya...

__ADS_1


Pria paruh baya itu mengikutinya dan memeluk Jessi dari belakang.."Aku ingin minum Susu murni Sayang .."Bisik daniel tepat di telinga Jessi Saat tengah membuatkan minum untuk pria tua itu,,


"Nanti kau akan mendapatkan nya,,Sekarang kau minum ini dulu.."Jessi memberikan secangkir kopi pada Daniel.


Daniel menerima kopi buatan Jessi dan menyeruput nya .Setelah itu,Dia meletakan nya di meja dan menggendong Jessi ala bridal style..


"Aaakkhhh..."Jessi yang kaget tiba-tiba tubuh nya melayang,Lantas melingkarkan kedua tangan nya pada leher Daniel..


"Aku ingin minum susu sekarang.."bisik Daniel.Dan tak lama kemudian terdengar erangan dari kedua nya..


*****


Malam hari nya.Sesuai yang telah di janjikan.Rendy menjemput Jessi di apartemen nya.


"Malam Nona.."Sapa Rendy saat Jessi membuka pintu apartemen nya.


"Malam juga Ren.Bagaimana keadaan mu..?"tanya Jessi


"Seperti yang Nona lihat saya baik-baik saja..Apa Nona sudah siap.."tanya Rendy mengalihkan pembicaraan.Dia tidak ingin membahas apa yang terjadi tadi pagi..


"Aku sudah siap.Ayo kita berangkat.."Jessi menggandeng tangan Rendy sampai di parkiran.


"Terima kasih sayang.."


Rendy melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.Tidak ada pembicaraan diantara mereka.Jessi sekali-kali melirik pada Rendy yang fokus mengendarai mobil.


"Kenapa Rendy diam saja.Apa dia marah karena Aku memberinya obat tadi pagi.."batin Jessi


Sesampainya di hotel tempat biasa mereka datangi,Rendy menggenggam tangan Jessi erat saat memasuki kamar yang sudah dia pesan.


Dengan kasar Rendy mendorong tubuh Jessi hingga tertelentang di ranjang.


"Aw..Kau kenapa Ren.."Tanya Jessi yang mulai takut melihat tatapan Rendy yang tajam.


"Saya hanya ingin segera merasakan layanan anda Nona.."Rendy mengambil segelas wine dan memberikan nya pada Jessi.

__ADS_1


"Ayo minumlah Nona,,Dan kita akan segera bersenang-senang.."ucap Rendy


Dengan tangan yang gemetar,,Jessi menerima minuman itu dari Rendy..


Rendy mengambil gelas yang juga berisi wine dan meminumnya hingga tandas.


"Apa Rendy memasukan sesuatu pada minuman ku??Tapi tadi dia juga minum wine yang sama dan tidak terjadi apa-apa..Atau hanya pikiran ku saja.."batin Jessi


"Ayo di minum Nona.Jangan takut Aku tidak meracuni mu.Aku hanya menambahkan sedikit bubuk cinta disana.."


Jessi tersenyum dan langsung menghabiskan Wine yang ada di gelas itu.Dia berfikir jika yang di masukkan Rendy adalah obat perangsang.Mau siapa pun yang meminum nya,Toh dia akan terpuaskan..


Pyarr


Gelas yang di pegang Jessi jatuh kelantai bersamaan dengan Jessi yang tak sadarkan diri..


Rendy mendekati Jessi dengan tatapan membunuh.."Kali ini aku akan memuaskan mu hingga kau tidak akan bisa melakukan nya untuk beberapa waktu..."seringai Rendy


".Keluar kalian.."teriak Rendy


Beberapa pria keluar dari tempat persembunyian mereka.


Mereka berbaris di dalam kamar itu siap menerima perintah dari Rendy..


"Kalian lihat wanita ini..Dia haus akan belaian pria hingga mencekoki ku obat perangsang tadi pagi.Tapi sayang dia gagal melakukan nya.Tapi Wanita ini malah melampiaskan nya pada Pria paruh baya yang menjijikan."


"Jadi aku minta pada kalian.Puaskan wanita ini...Dan jangan sekali-kali kalian mengeluarkan suara kalian.Atau aku akan membunuh kalian..Apa kalian mengerti..??!"teriak Rendy


"Kami mengerti Tuan.."Jawab mereka serempak.Ada sekitar 10 pria di sana yang siap memuaskan Wanita itu.


"Oh iya..Lakukan secara bergilir.Dan jangan berebut...Kalian boleh melakukan dua kali atau lebih terserah kalian.Aku beri waktu kalian sampai besok pagi.Ingat.Aku akan mengawasi kalian dari kamar sebelah.Jadi jangan macam-macam.."ucap Rendy..


"Kami mengerti Tuan.."


Rendy meninggalkan Jessi pada pria-pria itu

__ADS_1


Ini lah Yang sebenarnya terjadi selama ini. Rendy selalu mencari pria bayaran untuk memuaskan hasrat Jessika.Tak pernah sekali pun Rendy melakukan nya dengan Jessi..Jika bukan karena obat yang di berikan Jessi pada nya.Semua ini tidak akan terjadi.


"Ini akibat nya kau berani menjebaku.."batin Rendy


__ADS_2