Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Menebus Kesalahan


__ADS_3

Flashback On


"Ouh...Dad..pelan-pelan.."rintih Jessi.


"Maaf Honey.Aku begitu bernafsu jika bersama mu.."Hentakan demi hentakan Daniel lakukan pada Wanita yang sekarang berada di bawah kungkungan nya.


Mereka melakukan pergulatan di malam yang dingin untuk mencapai kenikmatan dunia.


Keringat bercucuran di dahi mereka hingga hentakan yang begitu keras Daniel lakukan membuat kedua manusia itu mengerang mencapai puncak kenikmatan.


Dengan nafas yang masih terengah-engah.Daniel menarik diri dari kepemilikan Jessi."Terima kasih Sayang.Aku sungguh puas.Sekarang istirahat lah.Karena nanti Kita akan melakukan nya lagi.."Bisik Daniel.


Jessi hanya tersenyum dan mengangguk.Dia sungguh puas dengan apa yang Pria itu lakukan pada nya.Tapi kenikmatan itu berubah menjadi tegang saat tiba-tiba seseorang mendobrak pintu kamar apartemen nya.


Braak


Daniel dan Jessi terperanjat dan buru-buru menutupi tubuh polos mereka.


Seorang pria paruh baya dan beberapa Orang berbadan besar masuk ke dalam kamar nya.


"Wah wah..Seperti nya kau begitu menikmati hidup Leon."ucap pria itu.


"Tuan..


"Iya..Ini Aku.Kenapa ?Kau pasti kaget dengan kedatangan ku kan.Maaf kan Aku karena mengganggu Pergulatan mu.."Pria itu menatap Daniel dan wanita yang berada di samping nya.


"Aishh..Aku tidak habis pikir.Kenapa kau bisa menikmati tubuh kekasih putramu Leon.Kau sungguh kejam.Tapi Aku suka .Ha ha ha.."Tawa pria itu menggema di kamar Jessika.Sungguh mengerikan.


"Apa Leon begitu memuaskan mu Nona.."

__ADS_1


"Leon..??"lirih Jessika


"Ups..Maaf.Maksudku Daniel..Seperti nya Kau tau siapa putra nya tapi kau tidak tau siapa Ayah nya..Pria yang baru saja memuaskan mu itu bernama Leonard Gustama Nona Jessika Ananta Atmadja.."


"Kau..Kau tau siapa Aku.."tanya Jessika.


"Tentu saja Aku tau.Kau adalah Putri dari Wilson Atmadja bukan.."


Jessika terdiam."Siapa pria tua ini.Kenapa Dia begitu menyeramkan.Dan Daddy..Dia bahkan tunduk pada pria tua itu.."batin Jessika.


"Aku menghubungi mu tapi kau seperti hilang di telan bumi.Apa kau tau Leonard kalau Putramu telah melakukan hal yang bodoh .."


"Apa maksud mu Tuan..?"tanya Leonard


"Putramu menculik seorang gadis agar mau menjadi milik nya.Tapi seperti nya Azlan tau dan sekarang Azlan dan yang lain sedang mencari putramu."


"Apa...Kenapa Alex melakukan semua itu.."Leonard begitu kaget dengan tindakan yang dilakukan Alex.Pemuda itu sungguh ceroboh.


"Putramu sedang menantang maut tapi kau malah sedang menikmati tubuh Kekasih nya.Apa itu tidak jahat nama nya.."


"Dimana Alex sekarang berada Tuan...Aku harus menolong nya.."


"Kau tenang lah.Anak buahku sedang menyelidiki nya.Seperti nya putramu akan di bawa kesuatu tempat untuk mengeksekusi nya nanti.."


"Tuan...


"Tenang lah.Aku tau dimana tempat itu.Tapi Aku harap Putramu tidak di hasut oleh mereka untuk melawan kita.Karena jika sampai itu terjadi maka Aku sendiri yang akan membunuh putramu.."


"Saya pastikan itu tidak akan terjadi Tuan.Dia tidak akan mengkhianati kita.."ucap Leonard

__ADS_1


"Baik lah.sekarang lebih baik kau segera bersiap-siap menyelamatkan putramu.Aku akan menyuruh anak buahku mengikuti mu.."


"Terima kasih Tuan.."Leonard segera menyambar baju nya yang berserakan di lantai dan memakai nya.Sedang Jessi sedari tadi diam menyimak perkataan kedua pria itu .


"Leon..Apa aku boleh menikmati nya juga...??Aku tidak keberatan walau itu bekas mu.Tapi melihat tubuh nya yang sintal.Aku yakin dia pandai memuaskan pria.."Pria itu menatap Jessika penuh nafsu.Sedang Leonard tidak tau harus berbuat apa.Dia tidak rela tapi jika Dia menolak nya maka nyawa nya bisa melayang.


"Terserah Tuan.."Leonard pergi begitu saja meninggalkan Jessi dan Tuan nya.


Dengan sangat terpaksa.Jessika melayani pria tua itu hingga dia kelelahan dan tertidur.


"Kau ini sungguh cantik tapi begitu bodoh.Jika kau tau yang sebenarnya Leonard dan Ayahmu lakukan pada Keluarga Pramudya.Apa yang akan kau lakukan.."Pria itu mengusap pipi Jessika dan tertidur memeluk wanita itu dari belakang.


Jessika membuka mata nya saat mendengar dengkuran halus pria itu.."Apa maksud pria itu..Apa yang sudah Daddy lakukan pada Azlan.."batin Jessika


Flasback Off


"Sejak saat itu Aku diam-diam masuk ke ruangan Azlan dan mencari tau maksud pria itu.Aku yakin Azlan maupun Rendy tau sesuatu.Hingga Aku menemukan bukti-bukti kejahatan Daddy pada keluarga Pramudya.."Kedua mata jessi mulai berembun.Tak sanggup dia meneruskan cerita nya..Dia menutup wajah nya dengan kedua tangan nya..


"Aku tidak menyangka Daddy begitu kejam Lex..Dia..Dia..hikss hiks..Daddy jahat Lex.Aku..


"Husstttss...."Alex membawa Jessika kedalam pelukan nya.."Sudah jangan di teruskan.Aku tahu perasaan mu karena Aku juga merasakan nya sekarang.Kita begitu bodoh hingga terlambat menyadari nya.Kita di jadi kan alat balas dendam oleh orang tua kita.Tapi sekarang.Aku tidak akan mau melakukan nya lagi.."


Jessika melepaskan pelukan Alex.."Apa maksud mu Lex..?"


"Apa Kau bersungguh-sungguh ingin menebus kesalahanmu pada mereka. ??"Jessika menghapus air mata nya dan menggangguk cepat.


"Maka kita berdua akan melakukan nya...Sekarang Kau pakai cincinmu ini dan jangan pernah Kau melepaskan nya.."Alex memakaikan cincin itu pada jari manis Jessika.


"Apa yang akan kita lakukan Lex.."tanya Jessi

__ADS_1


"Sesuatu yang menarik.Untuk saat ini kita harus bersikap biasa.Jangan sampai mereka curiga.Apa kau mengerti.."Jessika mengangguk pelan..


"Pintar..."


__ADS_2