Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Malam Kedua 1


__ADS_3

Malam kian larut.Satu persatu tamu undangan pamit pada Tuan rumah untuk pulang.Tapi tidak sedikit Tamu undangan yang masih berbincang dengan kedua keluarga mempelai.


Apalagi Azlan meminta Nino dan yang lainnya untuk bergabung memeriahkan acara malam itu membuat ballroom hotel tempat acara resepsi itu di gelar menjadi semakin ramai.


Awalnya mereka canggung karena berada di tengah-tengah orang-orang penting.Tapi lama kelamaan mereka bisa berbaur dengan tamu lainnya.


Begitu juga dengan Rendy yang saat ini tengah berbincang dengan rekan bisnis Tuan Muda nya.Mereka tampak begitu akrab.


Sesekali Rendy melihat kearah wanita yang telah menjadi istrinya yang sedang duduk di pelaminan bersama teman-teman nya.


"My..Gue ke kak Alan dulu ya.."pamit Ariel..


"Gue juga mau ke toilet sebentar..."Seru Luna


Mia hanya menanggapi nya dengan senyuman..


Setelah kepergian kedua temannya Mia tidak bisa lagi menyembunyikan rasa lelahnya.Dia membungkuk memijat kakinya yang terasa pegal.


Hal itu tidak luput dari pandangan Rendy.Pria itu berpamitan pada teman nya dan menghampiri istri nya.


"Kau lelah..??"Mia mendongak menatap Rendy dan tersenyum kaku..


"Tidak.."


Rendy melihat jam yang melingkar di tangan nya..


"Ini sudah malam .Lebih baik kita ke kamar untuk istirahat..."


"A_Apa...ke_ke kamar..??"sentak Mia


"Tuan Alfa sudah menyiapkan kamar pengantin untuk kita di hotel ini.."terang Rendy


"Kamar pengantin...???"gumam Mia yang masih bisa di dengar oleh Rendy.


"Apa yang kau pikirkan..??"goda Rendy


"Ti_tidak...bu_bukan apa-apa.."Rendy terkekeh melihat Istrinya yang begitu gugup.


"Ayo kita istirahat..!!!"


"Tapi ..."Mia melihat masih banyak tamu di sana..


"Tidak usah hiraukan mereka..Ada Tuan Alfa dan Tuan Muda yang akan menemani mereka berbincang.."


"Tapi setidaknya kita pamit dulu dengan yang lain.Takut nya mereka mencari kita.."


"Wanita ini tidak tau atau pura-pura tidak tau sih..."batin Rendy

__ADS_1


"Tidak usah..Ayo..!!"Rendy menggenggam tangan Mia menuju lift.


"Kalian mau kemana...???"Adit dan Luna yang melihat Pengantin baru itu akan meninggalkan acara bergegas mendekati mereka.


"Kita mau istirahat Dok.."Adit melihat jam tangannya kemudian mulai menggoda pasangan baru itu..


"Loe udah gak sabar ya mau malam pertama.. Eh bukan.. Maksud gue malam kedua.."Adit menaik turun kan kedua alisnya..


Rendy hanya berdecak menanggapi nya.Sedang Mia hanya bisa menyembunyikan wajahnya yang merona di balik punggung suaminya.


"Udah ah Kak..Jangan godain mereka terus.Ini sudah malam.Mia memang harus istirahat.Dia sedang hamil jadi mudah capek.."bela Luna


Mia bersorak dibalik punggung suaminya karena di bela oleh sepupu nya itu .Tapi....


"Kak Rendy.. nanti pelan-pelan ya ngelakuin nya..Takut keponakan Luna syok dapet gempa dadak.."goda Luna.Membuat kekasih nya terkekeh mendengar nya.


Mia..?? Jangan di tanya lagi..Di begitu geram dan malu dengan ucapan Luna.


"Dasar Alun-alun..Awas ya ..Gue bakal bales Loe nanti di malam pertama Loe.."geram Mia dalam hati..


Kini dia tau kenapa suami nya enggan untuk berpamitan dengan yang lain karena Akan menjadi bahan Ledekan teman-teman nya.


Rendy tidak menggubris goda an sepasang kekasih yang langka itu.Dia menarik Mia untuk masuk kedalam lift bersama nya.


Mia melotot kan matanya saat pandangan nya bertemu dengan sepupu nya itu.Sedang Luna terkikik puas melihat wajah Mia yang kesal..


Di dalam lift hanya ada mereka berdua membuat suasana menjadi semakin canggung.


"Kamar Pengantin..? Malam pertama..?? Pelan-pelan..??? Astaga apa yang sedang gue pikirin...


Mia memegang kepala nya dan menggeleng cepat..


"Kau kenapa..??? Sakit..???"tanya Rendy


"Ti_tidak..A_aku tidak apa-apa.."Rendy menaikkan sudut bibirnya..Dia tau apa yang sedang istrinya pikir kan..


Ting


Lift terbuka.Rendy berjalan terlebih dulu sedang Mia mengekor di belakang nya dengan langkah tertatih.


Rendy berhenti dan memutar tubuhnya.Dia menggendong Mia ala bridal.


"E..eh..Apa yang Tuan lakukan..??"pekik Mia


"Diam..!!!"


"Turun kan Aku..Aku bisa jalan sendiri Tuan.."

__ADS_1


"Aku tidak suka penolakan.."


Glek


Mia menelan Saliva nya kasar..


"Dia plagiat kata-kata Bos nya.Tapi kenapa terlihat lebih menyeramkan.."batin Mia.


Mia mencoba menetralkan detak jantungnya.Mungkin saja pria yang sekarang berstatus menjadi suami nya itu bisa mendengar detak jantung nya.Apalagi disana hanya ada mereka berdua.


Sampai di dalam kamar,Mia tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya.Mia menutup mulutnya dengan telapak tangannya karena begitu kagum dengan dekorasi kamar yang akan ditempati nya.


Bagaimana tidak, Pertama kali masuk, Mereka sudah disuguhkan dengan lilin-lilin yang berjejer rapi membentuk jalan kearah tempat tidur.Sedang di tengah nya bertabur bunga-bunga yang indah.


Di tempat tidur sendiri ada dua kain putih yang dibentuk menjadi dua ekor angsa yang saling beradu.Dan diletakkan di tepi tempat tidur bagian bawah.Sedang di tempat tidur ada taburan bunga berbentuk hati.


Dengan cahaya yang sedikit temaram dan tercium aromaterapi membuat lelah Mia menguap.


Rendy berjalan diantara lilin-lilin di lantai dengan hati-hati.Dia mendudukkan Mia di tepi tempat tidur.


Mia masih ter fokus dengan dekorasi kamar mereka.Hingga dia tersadar saat Rendy berlutut didepan nya dan melepaskan Hells nya.


"Apa yang Tuan lakukan...??"Rendy tidak menjawab dan mulai memijat kaki Mia.


"A_aku bisa sendiri Tuan.."


"Jika kau lelah kenapa tidak bilang pada ku..???"tanya Rendy yang masih memijat kaki istri nya.


"Aku tidak tahu jika akan menginap di hotel ini.Aku kira kita akan pulang.Maka nya Aku menunggu Ayah dan Ibu mengajak ku pulang.."cicit Mia


"Mereka tidak akan pulang..Tuan Alfa sudah menyiapkan kamar untuk keluarga kita di hotel ini.."


"Ya mana Aku tau.."desis Mia.


"Apa ini alasan mu tidak ingin menggelar pesta pernikahan yang megah...??Kau mudah lelah..??"Mia mengangguk pelan.


"Sebenarnya tidak hanya itu.Semenjak hamil Aku jadi mudah mengantuk jika di siang hari.Tapi akan sulit tidur di malam hari nya.." Karena aku merindukan mu.."batin Mia


"Ck.. Harus nya kau bilang padaku.."decak Rendy.


"Maaf..Tapi melihat dekorasi kamar ini lelah ku seolah menguap..Kamar ini sungguh indah.Apa kau yang mengatur nya.."


"Bukan.. Mungkin pelayan Tuan Alfa yang melakukan nya..Apa kau senang..??"Mia mengangguk antusias..


Rendy berdiri dan sedikit mencondongkan tubuhnya


"Kalau begitu nikmati lah.Karena setelah itu Aku yang akan menikmati mu..Cup.."Rendy mencium pipi Mia setelah membisikkan kata-kata itu.

__ADS_1


"Aku mandi Dulu.."ucap nya dan berlalu meninggalkan Mia yang masih mematung.


Mia menyentuh pipinya.."Apa yang dia katakan.?? Menikmati ku??Apa dia akan melakukan nya????Ah....Apa yang harus gue lakukan...Aduh Mia kenapa sekarang pikiran loe begitu mesum sih..."


__ADS_2