
Hari-hariku kini menjadi lebih berwarna dengan kehadiran ray. Dia sosok pria yang penuh perhatian, sungguh aku tidak menyangka bisa bersamanya. Aku masih ingat awal pertemuan kami dulu, awal yang penuh kebencian kini berubah menjadi cinta. Setiap hari dia selalu saja mengirimi ku kata-kata romantis. Rasanya aku ingin terbang di buatnya.
Hari ini aku ke kampus seperti biasanya, tapi kali ini aku lebih bersemangat. Ini karna aku akan bertemu sasya dia sudah tidak sibuk lagi, Sejujurnya aku tidak sabar untuk menceritakan mengenai ray. Aku yakin dia pasti akan sangat terkejut. Hari ini aku tidak sarapan di rumah karna aku dan sasya sudah berjanji untuk Sarapan di kantin kampus kebetulan di sana ada penjual bubur ayam, yang rasa bubur ayamnya sangat enak.
Setelah sampai di kampus aku langsung menuju ke kantin karna memang sasya sudah lebih duluan sampai. Begitu melihatnya aku langsung berlari ke arah nya dan memeluknya. Dia pun balas memelukku. Aku benar-benar merindukannya, sahabatku satu-satunya.
"hey anne kau tampak berbeda hari ini", katanya
" berbeda bagaimana?",kataku.
"kau tampaknya sangat bahagia sekali", katanya.
__ADS_1
Aku pun merasa malu dan ya aku yakin wajahku pasti memerah lagi. Bisakah wajahku tidak merah saat aku malu aku sungguh gugup. Sasya yang melihat wajahku memerah menjadi heran. Dengan sedikit malu aku pun menceritakan semuanya pada sasya. Dia sangat terkejut dan juga bahagia. Dia bersyukur karna akhirnya aku jatuh cinta. Sasya menggodaku dan ingin melihat wajah ray tapi sayangnya aku tidak punya fotonya bahkan aku tidak pernah berfoto bersamanya.
Tapi aku berjanji bahwa nanti aku akan mempertemukan sasya dan ray. Selesai sarapan kami pun bergegas menuju ke ruangan kami kebetulan 10 menit lagi mata kuliah akan di mulai. Aku dan sasya serius mendengarkan dosen yang menjelaskan karna kebetulan ini adalah mata kuliah yang cukup sulit.
Tak terasa waktu mata kuliah jam pertama sudah selesai. Lega rasanya setelah 2 jam berhadapan dengan ketegangan. Aku dan sasya pun berencana untuk ke perpustakaan karna dosen mata kuliah jam kedua tidak hadir dan hanya menyuruh kami mencari materi kuliah di perpustakaan tapi kalau kehabisan kami harus membelinya di toko buku.
Saat sibuk mencari buku tiba-tiba ponselku bergetar dan kulihat ada panggilan masuk dari ray. Aku pun pamit keluar pada sasya untuk mengangkat telpon. Aku sungguh senang ternyata malam ini kak ray mengajakku jalan-jalan. Katanya dia rindu padaku dan sekaligus memulai rencana penyelidikan kami. Aku pun memberi tahu sasya dan ingin mengajaknya,tapi sasya menolak karna malam ini dia akan menghadiri makan malam bisnis bersama ibunya.
Sesampainya di rumah aku mencari ibu dan meminta izin bahwa nanti malam aku akan keluar bersama temanku. Syukurlah ibu mengizinkannya dengan syarat tidak boleh pulang larut malam. Aku pun tersenyum bahagia lalu bergegas ke kamarku untuk beristirahat. Aku tidak bisa berhenti tersenyum membayangkan bahwa malam ini aku akan berkencan. Semoga saja kencan malam ini sesuai dengan yang aku harapkan.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
#happy reading
__ADS_1