Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Permainan Segera Dimulai.


__ADS_3

Sementara itu di waktu yang sama, Ariel tengah berada di taman Rumah Dinas Danu. Dia begitu menikmati udara pagi itu.


"Ah.. udara di sini sangat segar,, Berbeda dengan taman di rumah Kak Alan. Mungkin karena di sini banyak pohon dan bunga nya.. "gumam Ariel.


Di saat tengah menikmati udara pagi itu. Tiba-tiba Danu datang menghampiri Ariel dan berpamitan karena Dia ada urusan mendadak.


"Riel,, Kamu di sini.. "


"Iya,Kak.Ada apa.. ??"


"Kakak harus pergi karena ada tugas dadakan. Kamu gak pa pa kan Kakak tinggal.. "Ariel memicingkan mata nya. Bukan kah hari ini Kakak nya itu libur..


"Kakak nyuruh Ariel kesini karena Kakak bilang hari ini Kakak libur. Tapi sekarang Kakak malah ninggalin Ariel sendirian disini. ???"


"Ah bukan begitu maksud Kakak Riel. Kakak minta maaf. Tapi ini sungguh darurat.. "


"Ya usah Ariel pulang saja Kak ..Takut nanti Kak Alan kesepian.. "


Danu gelagapan saat Ariel ingin pulang. Pasal nya Danu pergi karena akan mencari keberadaan Azlan.


"Riel.. Kamu di sini saja ya. Kakak gak lama kok.. "bujuk Danu


"Gak Kak,, Ariel pulang aja. Ariel kangen sama Kak Alan.. "


"Dasar bucin.."cibir Danu.


"Biarin.Kayak Kak Danu gak aja.. "ledek Ariel.


"Ya udah. Ayo sekalian anterin Ariel.."Ajak Ariel.


"Baiklah.. Tapi kamu harus ingat. Setelah ini, Kamu jangan pergi kemana-mana.. Di rumah saja. Oke.. "

__ADS_1


"Iya iya.. "Ariel memutar bola mata nya malas...


Danu mengantar Ariel sampai di depan Rumah Utama Keluarga Pramudya.Baru kemudian Dia melajukan Mobil nya ke Markas tempat Rendy dan yang lain menunggunya.


"Ingat. Jangan kemana-mana. Oke.. "


"Iya Kakak sayang.. "Ariel memperhatikan diri nya dari kaca spion untuk mengecek penyamaran nya sebagai suster El sebelum keluar dari mobil Danu.


Saat membuka pintu rumah utama, samar-samar Ariel mendengar pembicaraan Pak Tio dengan seseorang lewat ponsel nya.


"Siap Tuan. Saya akan segera menyiapkan semua nya. Dan akan segera mulai menyerang mereka. "ucap Pak Tio.


Saat memutuskan sambungan telepon nya. Pak Tio yang hendak pergi tak sengaja melihat Ariel yang berdiri di belakang nya.


"Suster El... !!!"Pak Tio nampak terkejut dengan keberadaan Ariel. Dia mulai was-was Apa Ariel mendengar pembicaraan nya atau tidak.


"Apa maksud Pak Tio.. ??Siapa yang akan Pak Tio serang.. ??Siapa sebenarnya Pak Tio itu.. ??"Tanya Ariel yang memang sudah curiga dengan Pak Tio sebelum nya.


Pak Tio yang tadi nya terkejut,, sekarang nampak tenang menghadapi Ariel.


"Tak akan Aku biarkan Kau menyakiti Kak Alan.. "teriak Ariel.


Pak Tio menghentikan langkah nya. Dia membalik kan tubuh nya menghadap Ariel. Dengan tenang Pria paruh baya itu memasukkan kedua tangan nya kedalam saku celana nya.


"Apa yang akan Kau lakukan jika Aku menyakiti Pemuda itu.. ??"tanya Pak Tio.


"Akan aku pastikan hidupmu akan menderita.. "


Pak Tio menaikkan sudut bibir nya mendengar ancaman Ariel. "Apa kau punya alasan melakukan itu semua.. ??Bukan kah kau hanya seorang perawat yang ditugaskan Dokter Adit untuk merawat Tuan Muda.. ??"pancing Pak Tio. Pria itu ingin tau Siapa wanita yang ada di depan nya ini.


Dari awal Dia curiga jika wanita ini bukan sekadar seorang perawat. Pasti ada sesuatu yang lain yang di sembunyikan nya.

__ADS_1


"Kau ingin tau siapa Aku.. ???Akan Aku beri tau asal Kau mau mengatakan siapa kau sebenar nya.. "


"Huh.. menarik... "gumam Pak Tio


*


*


*


*


*


Di tempat lain di sebuah Rumah yang megah dengan penjagaan yang ketat,, Seorang pria paruh baya yang biasa di panggil Tuan D nampak sedang menikmati kopi di ruang kerjanya..


Di hadapan nya kini anak buah nya yang bernama Baron melapor jika tikus sudah masuk perangkap. Tinggal menunggu waktu tikus sadar dan melakukan rencana selanjut nya.


"Bagaimana dengan umpan nya.. ?!"


"Mereka berada di ruang yang sama dengan Tikus itu Bos. "


Tuan D nampak senang karena rencana nya sedikit lagi akan berhasil. "Terus awasi mereka. Jangan sampai mereka melarikan diri.. "


"Siap Bos.. "Baron pergi undur diri .


"Ha ha ha.. Akhirnya sebentar lagi keinginan ku akan terwujud..Permainan akan segera kita mulai.. .."Tuan D mengambil sebuah foto dari laci di meja kerja nya.


"Sayang,, Kau lihat. Sebentar lagi Aku akan menjadi kaya raya. Setelah bertahun-tahun menunggu,,akhirnya keinginan kita akan terwujud sayang. Kita bisa jalan-jalan keliling dunia seperti keinginan mu.. "


Tuan D mengusap foto itu dengan penuh kasih sayang seolah begitu merindukan sosok yang berada di foto tersebut. Tapi kemudian Tuan D meremas foto itu dan membuang nya .Mata nya menyorot tajam penuh kebencian...

__ADS_1


"Tapi sayang nya Kau tidak akan bisa menikmati lagi. Itu karena kau berani mengkhianatiku hanya karena Aku miskin dan tidak sekaya Alfa.. "


"Kau memang pantas mati.. Ha ha ha... "


__ADS_2