Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Taruhan


__ADS_3

Sesampai ya di markas,,Rendy tidak melihat Danu di sana selain anak buah nya yang sedang membawa seorang pria yang tak sadarkan diri..


"Siapa Dia..??"tanya Rendy


"Dia pria yang tadi menyerang Tuan Danu dan Nona Muda Bos.."terang Nino


Azlan membulatkan mata nya.."Apa..??Bagaimana bisa..??Lalu di mana Danu..??"


"Tadi Tuan Danu mengantar Nona terlebih dahulu.Mungkin sebentar lagi Tuan akan Datang.."


"Cih..Dia menyuruh ku segera datang tapi Dia sendiri terlambat.Dasar Panu sialan.."gerutu Rendy


"Kau panggil Aku apa..??"


Deg


Rendy menoleh kearah pintu.Danu datang bersama beberapa bodyguard nya..


"Coba kau ulangi sekali lagi.Kau panggil aku apa tadi..""Rendy hanya menyengir kuda.Dia menatap Azlan yang hanya diam saja.


"Bukan Apa-apa..O iya..Siapa Dia..?"tanya Rendy mengalihkan pembicaraan.Bisa gawat jika nama itu di perpanjang.Walau mereka adalah teman tapi Bagaimana pun juga Danu adalah aparat penegak hukum.Bisa-bisa dia di hukum karena pencemaran nama baik.


"Kalau Gue di penjara gara-gara pencemaran nama baik pasti para kakek akan menertawakan gue.."


"Dia orang yang tadi menyerangku dengan Ariel.."ucap Danu


"Gaby. !!!Bagaimana bisa..??Bagaimana keadaan Gaby sekarang..??"tanya Azlan


"Gak usah berlebihan Lan..Ariel gak selemah itu.Ya walau dia terluka tapi hanya luka memar.Kau tenang saja.."


"Tenang..???Apa kau sudah gila..Kau ingin menyelakai Adik mu sendiri..??"teriak Azlan


Danu mengangkat kedua bahu nya.."Aku hanya mengujinya tadi.Dan harus kau tau..Ariel yang membuat pria itu seperti ini..Aku kalah taruhan dari nya.."Danu menghela nafas nya.


"Apa maksud mu..??"

__ADS_1


"Pria itu membunuh orang yang tadi mengikuti Ariel saat bertemu dengan ku.Seperti nya Dia tidak ingin pria itu memberitahu ku siapa yang menyuruh nya.Tapi sayang. Dia harus merasakan tendangan maut Adik kesayangan ku.."


Rendy yang mendengar itu meringis membayangkan apa yang di lakukan Ariel pada Pria yang di tahan nya itu.


"Maksud nya Nona Ariel menendang masa depan Orang ini.."Rendy menunjuk pria yang pingsan itu seraya menghimpit adik nya..


Danu mengangguk pelan.."Kita para pria harus berhati-hati pada Ariel..Bisa-bisa kita menjadi pria yang tidak berguna di dunia ini.."


Rendy dan Azlan bergidik ngeri.."*Dia gak mungkin menendang Adik kecil gue kan..??Dia yang akn rugi jika melakukan nya.."batin Azlan


"Untung Gue udah pernah nyelup sekali..Tapi gue juga musti hati-hati jika di dekat Ariel..Bisa-bisa Gue gak bisa punya keturunan.."batin Rendy*


"Lalu masalah taruhan itu apa maksud nya..??"tanya Rendy


""Oh itu..."


Flasback On


.


Danu melajukan mobil nya untuk menghindari tembakan dari sniper itu.Dirasa tidak ada lagi tembakan yang menyerang nya,Danu menepikan Mobil nya.


Danu menatap Ariel yang duduk di samping nya.


"Apa kamu ingin kembali dan menangkap nya..??"Ariel mengangguk pelan.Danu yang melihat itu menyeringai..


"Bagaimana kalau kita membuat taruhan..??"


"Taruhan apa kak..??"


"Kakak akan memberimu kesempatan menangkap orang itu.Kalau kau bisa mengalahkan nya kakak akan melakukan apa pun yang kamu minta..Tapi jika kau kalah Kau harus ikut kakak tinggal di kota Z.Bagaimana..??"


Ariel diam memikirkan tawaran Kakak nya.."Gue pengen menangkap penjahat itu dan mencari tau siapa yang menyuruh nys ,tapi kalau gue kalah ??Gue gak mau ikut ke Kota Z..Gimana nanti kak Alan..??Tapi kalau Gue tolak..Kakak pasti ngehina dan ngeremehin gue..?"batin Ariel


"Gimana..hmmm??"Danu menaik turunkan alis nya

__ADS_1


"Ok Deal.."


"Deal.."Danu dan Ariel saling berjabat tangan


"Kamu udah tau kan posisi Orang itu di mana.."


Ariel mengangguk tanpa ragu..


"Ok sekarang kita kesana.."Danu memutar arah mobil nya mendekat ke sebuah bangunan yang di tunjuk Ariel.


"Kakak tunggu di sini saja..Dan perhatikan gimana nanti Ariel mengalahkan orang itu.."ucap Ariel dengan percaya diri.


Danu mengangkat bahu nya dan Ariel bergegas mengambil senjata milik Kakak nya.


"Ariel pinjam ini dulu ya.."Ariel keluar dari mobil dan mencari tempat untuk bersembunyi menunggu target keluar.


Sedang Danu keluar dari mobil nya dan menyandarkan tubuh nya di depan mobil nya.


Hingga target keluar Ariel bergegas mengikuti dari belakang dan saat orang itu membuka pintu mobil nya,,Ariel menodongkan pistol nya dan terjadilah perkelahian antara mereka.


Flashback Off


"Wow..Kau harus menyiapkan dirimu melakukan apa pun yang Nona inginkan Dan.."ucap Rendy


"Gue jadi penasaran kira-kira apa yang di inginkan Gaby..Pasti sesuatu yang menarik.."seringai Azlan


"Huft..Semoga saja bukan sesuatu yang aneh.."gumam Danu yang masih terdengar oleh Azlan dan Rendy yang membuat mereka terkekeh


"Bos..Orang itu sudah sadar.."lapor Nino


"Bawa dia keruang ternyaman di tempat ini.."titah Azlan


"Siap laksanakan.."Nino dan anak buah nya yang lain membawa orang itu ke tempat yang di perintahkan oleh Azlan


"Tempat ternyaman..???Kalian menjamu musuh dengan begitu istimewa begitu??"tanya Danu yang terheran dengan Azlan.Sedang Rendy tertawa melihat kebingungan Danu..

__ADS_1


"Nanti kau juga akan tau seperti apa tempat itu..Sekarang ayo kita minum kopi dulu sambil menyiapkan mentalmu untuk nanti.."Rendy merangkul pundak Danu dan Azlan di dorong oleh anak buah nya yang lain..


"Dasar gila.."umpat Danu


__ADS_2