Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Pernikahan Adit Dan Luna


__ADS_3

Ariel membalikkan badannya.Matanya mulai berembun dan bibirnya bergetar."A_ayah."


Hendra tersenyum dan merentangkan kedua tangannya."Kau tidak merindukan Ayah?"


Ariel menangis dan langsung berlari memeluk sosok yang sangat ia rindukan."Ayah..Hiks hiks.."


"Hei.. Kenapa kau menangis?Kau tidak senang Ayah kembali?"


"Apa yang ayah katakan?Tentu saja Aku senang Ayah."Ariel mengurai pelukan nya dan berkata,"Kapan ayah kembali?lalu bagaimana kondisi Ayah?Apa ayah sudah sembuh?"


"Ayah baik-baik saja.Dan Ayah sudah kembali dua hari yang lalu."


"Dua hari yang lalu?Kenapa tidak ada yang memberitahuku?"


"Kejutan sayang."


Ariel berdecak dan berkata,"Ya,dan aku sangat sangat sangat terkejut."Ariel kembali memeluk Hendra."Terimakasih Ayah mau bertahan untuk Gaby."


Hendra mengangguk dan mengusap pelan Surai rambut Ariel.


"Sudah sudah...Ini hari bahagia.Kenapa semuanya menangis?"seru Alfa.


"Kita terharu Yah."seru Rendy.


"Baiklah.Silahkan lanjutkan tapi Ayah ingin ke meja makan karena Ayah lapar."Alfa meninggalkan semua orang dan memilih pergi makan.


"Hei..Jangan di habiskan!!!aku juga lapar ayah."Rendy menuntun Mia menyusul Alfa.


"Ayo kita nikmati hidangan yang sudah di siapkan!!!"ajak Azlan yang di jawab anggukan oleh semua orang.


Kini mereka berkumpul di meja makan.Sesekali mereka bercengkrama dan bercanda.Bahkan Ariel terus menempel pada Ayahnya karena begitu merindukannya.


Hari ini adalah hari ulang tahun paling spesial yang pernah dia rayakan.Kedatangan Ayah nya dan kebersamaan mereka adalah kado terindah untuk nya.Dia berharap mereka akan terus bersama bercanda bersama seperti sekarang ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Satu bulan kemudian,Hari ini adalah hari pernikahan Aluna dan Aditya.Mereka menggelar acara pernikahan yang cukup meriah di kediaman Aluna.


Mereka menggelar acara cukup sederhana dan hanya mengundang keluarga, sahabat dan rekan kerja saja.Bukan karena mereka tidak mempunyai biaya untuk menggelar acara pernikahan secara mewah Tapi mereka sepakat menyisihkan uang mereka untuk membangun rumah sakit mereka sendiri.Yang terpenting bagi mereka adalah mereka sah sebagai suami istri.

__ADS_1


Berbagai rangkaian acara pun di mulai.Dan kini tiba saatnya mereka saling mengucapkan janji suci di hadapan Tuhan dengan bimbingan pendeta.


"Tibalah saatnya untuk meresmikan pernikahan saudara.Saya persilahkan masing-masing saudara menjawab pertanyaan saya."


"Aditya Ainnan Wiratama,maukah saudara menikah dengan Cynthia Aluna dan mencintainya dengan setia seumur hidup dalam suka maupun duka?"


"Saya bersedia."jawab Aditya tegas dan tanpa ragu.


"Cynthia Aluna, maukah saudara menikah dengan Aditya Ainan Wiratama dan mencintainya dengan setia seumur hidup dalam suka maupun duka?"


"Iya,Saya bersedia."


"Dengan ini saya nyatakan kalian sudah sah menjadi suami istri.Sekarang silahkan kalian pasangkan cincin di jari pasangan masing-masing."


Adit memakaikan cincin di jari manis Luna.Begitu juga sebaliknya.


"Kalian boleh berciuman."


Adit membuka veil penutup kepala mempelai wanita.Dia tersenyum bahagia melihat wanita yang baru saja sah menjadi istrinya itu tersipu malu.


"Aku mulai ya."Adit mendekatkan wajahnya perlahan dan mulai mengucup singkat bibir Luna.


"HUUUU....GAK SERU!!!DOKTER ADIT SOK MALU."teriakan Mia membuat Luna melotot kesal.


Seolah tertantang,Adit menarik tengkuk Luna dan mencium bibirnya dengan agresif.


"AYO DOKTER!!! LANJUTKAN!!HAJAR TERUS!!"


Semua tamu undangan tertawa mendengar teriakan absolute sepasang suami istri itu.


Kini sahabat mereka sudah menikah.Hanya tinggal Nino dengan Lani dan Baron dengan Ayna.Sepertinya Azlan harus melakukan sesuatu untuk mereka.


Setelah ikrar cinta mereka ucapkan,kini mereka berdiri di pelaminan.Satu persatu tamu undangan mengucapkan selamat untuk kedua mempelai.Begitu juga dengan para sahabatnya.


"Selamat atas pernikahan kalian.Semoga cepat mendapat momongan."seru Danu mewakili teman-temannya.


"Terimakasih Dan.Oya yang lain mana?"


"Biasa.Mereka menyerbu makanan."kekeh Helena

__ADS_1


Luna mengedarkan pandangannya dan berdecih saat melihat Mia yang makan bersama Rendy."Dasar.Bukannya ucapin selamat malah habisin makanan."gerutu Luna.


"Maklum Lun..Bumil banyak makan."


"Terus si ari-ari kemana Kak?"


Danu menggaruk tengkuknya yang tidak gatal."Mereka....."


"Kakak jahat."teriak Ariel yang membuat semua orang menatap kearah nya termasuk kedua mempelai.


"By.. Tunggu by!!maafin kakak.Bukan maksud kakak melarangmu.Tapi ...."


"Kakak udah gak cinta kan sama Gaby??"


"Astaga sayang.Tentu saja kakak mencintaimu.Sangat mencintaimu.Tapi apa tidak ada permintaan lain?"Azlan memelas karena dari pertama mereka sampai di acara pernikahan Adit dan Luna,Ariel tiba-tiba menginginkan hal yang mustahil untuk dilakukan.


"Ada apa Lan?"tanya Adit


"Gaby,Dit.Dia minta sesuatu yang tidak bisa aku penuhi.''


"Memangnya dia minta apa Kak?"tanya Luna.


"Em..I_itu..."


"Apa Lan? ngomong yang jelas!!"


Azlan menghela nafas panjang."Dia tidak mau berhenti makan dari tadi.Padahal dia sudah menghabiskan begitu banyak kue.Aku hanya takut perutnya sakit.Tapi dia malah mengira aku pelit."


"Astaga Lan..Biar aja dia makan.Kue nya juga gak bakalan habis kok."seru Adit


"Aku gak masalh dit,tapi dia sudah habis lebih dari sepuluh potong kue."


"Hah??itu beneran kak?"tanya Luna kaget.


Azlan mengangguk dan kembali berkata,"lebih parahnya lagi dia ingin makan bekas Nino.Jelas aku larang.Itu bekas orang lain lho.Kalau bekas ku sih gak papa.Dan lebih parahnya lagi,Dia ingin gue cium elu dit.Ya aku gak mau lah.."


"Gila si ari-ari.Dia kira laki gue ini apaan?"sungut Luna.


"Tapi Lan, kalau menurut gue,mending loe bawa Ariel ke rumah sakit deh."seru Adit

__ADS_1


"Hah?lu mau bilang istri gue sakit?tega lu Dit."


"Bu_bukan gitu Lan.Tapi....."


__ADS_2