Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Informasi


__ADS_3

Dugh


Ugh...


Ariel menyodok perut orang itu dengan siku nya,saat dia merasa kesakitan,,Ariel membalik tubuh nya siap melakukan serangan selanjut nya,.Tapi Tinju Ariel terhenti di udara saat tau siapa yang membekap nya.


"Cukup Ariel..Ini Kakak..!!Astaga..Bukan nya pelukan yang Aku dapat tapi malah pukulan yang melayang."sungut Danu


"Kakak..??Kakak gak papa..??Maafin Ariel Kak.Ariel gak tau itu Kak Danu.Habis nya ngapain sih bekap mulut Ariel segala Kan Ariel jadi kaget tadi.Jadi nya ya reflek aja .."seru Ariel seraya membantu Danu berdiri.


"Reflek reflek..Bilang aja kamu memang ingin mukul orang .Iya kan..??!"


"Lagian Kak Danu bukan membekap mulut kamu.Tapi menutup mulut kamu karena takut ada lalat masuk ke mulut kamu yang mangap tadi.."sangkal Danu


"Ish..alesan.Terus kenapa Kak Danu tidak membalas pesan ku..?"


"Pesan..??"Danu merogoh ponsel nya yang berada di saku celana nya.Dan memang benar ada satu pesan yang belum dia buka.


"Maaf.Kakak gak denger kalau ada pesan masuk.."Danu terlihat mengetik sesuatu sebelum memasukan kembali ponsel nya.


"O iya..Dimana Azlan??Kakak ada perlu dengan nya.."


"Ada di ruang kerja nya.Kakak mengirim pesan pada siapa tadi..??"Ariel memicingkan mata nya curiga.


"Bukan siapa-siapa.Ya sudah kakak ke sana dulu.."Danu meninggalkan Ariel yang mematung di tempat setelah mengusak rambut Ariel.


"Isshh...Rambut Ariel jadi berantakan kak.."Danu tidak menghiraukan Adik nya dan terus melangkah menuju ruang kerja Azlan..


*

__ADS_1


*


*


"Bagaimana..Apa semua sudah siap..??"


"Sudah Tuan.Sesuai instruksi Anda.Semua sudah bersiap di tempat mereka masing-masing."


"Bagus..Kau kemari lah.."Jessika kini tengah berada di istana Seorang yang biasa di panggil Tuan D oleh anak buah nya dan juga Leonard.


Dia berada di sana karena di jemput oleh anak buah Tuan D.Karena sudah bertekad untuk menebus kesalahan nya maka Jessika pun mengikuti Anak buah Tuan D untuk mengethui rencana nya dan memberitahu kan pada Alex.


"*Kita memang tidak akan bisa menang melawan mereka.Karena yang Aku dengar dari Daddy ,Dia sudah membentuk pertahanan yang kuat. Bahkan Azlan dan yang lain pun belum tentu bisa menang.Oleh karena itu kita hanya bisa membantu dengan cara mencari tau apa rencana Tuan D.Aku yakin tidak lama lagi kau akan di panggil nya.Dan pada saat itu,Kau harus bersikap biasa saja dan terus pakai cincin ini.Anggap saja ini jimat keberuntungan mu.."ucap Alex


"Bagaimana Kau bisa yakin jika Dia akan memanggilku lagi..?"tanya Jessi


"Tapi,,Kau dulu pernah bilang pada ku Jangan harap Dia mau dengan Jal*** seperti ku .."


"Maaf.Saat itu Aku sedang emosi.Walau Dia sudah tua bangka tapi stamina nya melebihi anak muda.Dia bahkan pernah melakukan Three****.Setidak nya itu yang Aku dengar.Pokok nya Kau harus percaya dan berhati-hatilah*.."


Jessika teringat rencana nya dengan Alex.Maka dia harus melakukan peran nya sebaik mungkin.Dan semoga Pria Tua itu tidak curiga.


Jessika mendekati Tuan D dan duduk diatas pangkuan nya."Apa Aku berat Tuan..??Aku takut kau akan kelelahan.."ucap Jessi dengan nada yang sensual.


Dengan gaun yang minim dan belahan dada yang rendah,,Pria tua itu dapat dengan mudah melihat bukit kembar Jessi yang serasa ingin tumpah.


"Tentu saja tidak sayang.Walau Aku sudah Tua tapi Stamina ku melebihi stamina kekasih mu itu.."Tangan pria Tua itu sudah menjalar di balik gaun minim Jessika.


Walau merasa jijik,,Jessika tetap memeran kan peran nya sebaik mungkin agar terlihat alami dan tidak menimbulkan kecurigaan pada anak buah pria tua itu.

__ADS_1


Jessi memejamkan mata nya dan menggigit bibir bawah nya.menggoda Pria Tua itu.Apa lagi saat tangan Pria tua itu bermain di Daerah terlarang di balik benda segitiga itu.


"Tuan.Jangan di sini.Ada banyak anak buah Tuan melihat kita.."


"Baik lah.Kita ke kamar.Tapi berikan Aku pelayanan yang memuaskan.."Jessika tersenyum dan menganngguk pelan.


Kini mereka berjalan beriringan ke kamar pria itu..Sesampai nya di kamar,Pria Tua itu melucuti baju nya sendiri hingga tiada satu helai pun yang menutupi nya.


Walau sudah Tua tapi badan pria itu masih terlihat berisi dan bugar.


Jessika memulai aksi nya memberikan pelayanan extra agar bisa mendapat informasi yang dia ingin kan.


Jessika merangkak ke atas tubuh pria itu dan mulai melakukan tugas nya.Di sela-sela kenikmatan yang dia berikan,Jesika mulai menanyakan rencana Pria tua itu.


"Apa dalam waktu dekat Tuan akan berperang??Kenapa Tuan terlihat merencana kan sesuatu.."


Pria itu memejamkan mata nya."Iya..Aku akan menghancurkan seseorang.Dan Aku yakin kau pun akan suka..Uhhh..."Pria tua itu menarik Jessi dan membalik kan posisi nya hingga wanita itu berada di kungkungan nya.


Dengan sekali tarikan,,Gaun Jessi sudah tidak berbentuk.Pria itu melucuti nya dengan kasar.Bahkan permainan nya pun sangat brutal.


Dan dengan sekali hentakan membuat Jessika meringis menahan sakit saat Pria itu memasuki nya.


"Karena kita memiliki musuh yang sama,,Aku akan memberitahumu sayang.uh..Aku akan menghancurkan keturunan Pramudya hingga ke akar-akar nya.Ahh..Kenapa kau begitu nikmat sayang.."racau pria itu


"Ka-pan Tu-tuan ak-an me-laku-kan nya.."Tanya Jessi di tengah pergumulan mereka.


"Kau ingin tau sayang..??Baiklah Aku akan memberitahu mu..??"Jessika tersenyum mendengar Pria tua itu dengan mudah nya percaya dan mengatakan semua nya.


"Hanya ini yang bisa Aku lakukan untuk kalian.Aku harap kalian mau memaafkan ku."batin Jessika

__ADS_1


__ADS_2