
Hari ini ayah memanggilku dan kak anne. Ternyata ayah membawakan kami baju yang sangat bagus dan kalian tahu itu adalah baju merek terkenal. Aku sangat bahagia untuk pertama kalinya aku punya baju bermerk. Aku pun bergegas ke kamarku dan mencobanya dan ya sangat pas di badanku. Ayah membelikan ku baju model sabrina,sepertinya ayah sangat tahu seleraku.
Aku masih duduk di bangku SMA,aku termasuk siswa berprestasi di sekolahku. Teman-teman di sekolahku bilang aku sangat cantik dan idaman setiap pria menurut mereka aku sempurna dengan kecantikan dan kecerdasan yang ku miliki hanya saja kekuranganku adalah aku lahir di keluarga miskin.
Meski begitu aku sangat bersyukur karna aku tidak pernah di jauhi oleh teman sekolahku. Mereka tulus berteman denganku beda dengan kak anne yang jarang punya teman. Aku tidak pernah di bully bahkan banyak yang segan padaku. Disekolah aku termasuk anak yang pandai bergaul dan ceria itu sebabnya aku bisa di terima dimana saja.
Aku juga salah satu penerima beasiswa dan itu membuatku tidak khawatir memikirkan biaya sekolah. Dan untuk kebutuhan jajan aku dapat dari hasil bekerja di kantin sekolah. Aku bekerja tanpa sepengetahuan orang tua dan kakakku,aku takut mereka akan marah dan sedih.
Aku bisa saja minta pada orang tuaku ataupun pada kak anne tapi aku tidak mau merepotkan mereka. Aku ingin menjadi gadis yang mandiri. Dan sedikit rahasia aku punya pacar loh hehheehhe dan hanya temanku yang tahu aku tidak mau menceritakannya pada kak anne aku tidak mau dia khawatir.
Nama pacarku adalah Bima Dirgantara salah satu cowok populer di sekolahku. Dia sangat baik padaku dan tidak pernah menyentuhku. Aku sangat bangga padanya. Kami sudah berpacaran sekitar 6 bulan lebih,masih baru tapi aku sudah sangat nyaman dengannya. Hariku jadi lebih indah dengan adanya dia di sisiku.
Tidak terasa bel pulang berbunyi,semua siswa berhamburan pulang. Seperti biasa pulang pergi sekolah aku selalu berjalan kaki. Sebenarnya bima sering mengajakku untuk pulang bersamanya tapi aku selalu menolak. Aku takut ibu dan ayah memarahiku.
__ADS_1
Saat di perjalanan pulang tidak sengaja aku melihat ayah. Aku bergegas menghampirinya,tapi sebelum sampai aku melihat ada seorang wanita menghampiri ayah. Mereka tampaknya sangat akrab bahkan mereka saling berpelukan. Aku kaget tapi ku coba untuk mengendalikan diriku,aku mencoba mendekat perlahan ke arah mereka. Aku ingin tahu apa yang mereka bicarakan. Samar-samar ku dengar wanita itu memanggil ayahku dengan sebutan mas dan mereka sangat mesra.
Siapa wanita itu?apa dia kerabat ayah?tapi bukankah ayah tidak punya keluarga lagi?jika dia benar kerabat ayah seharusnya ayah mengenalkannya pada kami,atau kah ayah selingkuh?Seketika tubuhku gemetaran, tidak sangat tidak mungkin ayah selingkuh dia sangat menyayangi aku kak anne dan ibu. Ayah tidak seperti itu dan ayah tidak mungkin melakukan hal memalukan seperti itu. Ku coba menghilangkan semua pikiran buruk di kepalaku,aku bergegas pulang.
Setiba di rumah aku langsung masuk tanpa memperhatikan ibu di ruang tamu. Bahkan aku tidak salim padanya seperti biasa.
"lyra...nak hey lyra!!", teriakan ibuku membuatku kaget.
" ah i..iya bu ada apa?maaf aku tidak melihat ibu tadi",kataku gugup.
" ah itu bu aku sedikit mules tadi salah makan di sekolah",kataku berbohong.
"ya sudah ganti bajumu ibu akan buatkan teh hangat untukmu", kata ibu.
__ADS_1
Aku mengangguk dan bergegas masuk ke dalam kamar,dalam pikiran ku masih saja tentang ayah dan wanita itu. Aku sangat penasaran dan aku bertekad untuk mencari tahu semuanya. Ya apapun yang terjadi akan ku cari tahu kebenarannya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
#happy reading