Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Penuh Kejutan


__ADS_3

Azlan dan Ariel begitu menikmati bulan madu mereka.Terbukti selama seminggu mereka di Maldives, Mereka tidak hanya menghabiskan waktu di tempat tidur saja .Tapi mereka berkeliling menikmati pantai dengan terumbu karang dan Laguna yang dangkal.


Pantai yang indah dengan sinar mentari yang berkilauan dan air yang jernih serta pasir yang lembut.


Mereka juga mencoba berbagai macam aktivitas yang menguji andrenalin seperti scuba diving, Snorkeling dan berjemur di bawah matahari serta berenang.


Hari ini adalah hari terakhir mereka di Maldives .Saat ini mereka sedang berjalan-jalan dan berbelanja membeli oleh-oleh untuk orang rumah dan sahabat-sahabatnya.


"Apa kau senang sayang..??"tanya Azlan.Saat ini mereka tengah makan siang di restoran yang menyuguhkan pemandangan eksotis bawah laut.


"Aku sangat senang Kak .. Terimakasih.."seru Ariel yang tidak bisa menggambarkan perasaan nya saat ini .Dia begitu bahagia sampai-sampai tidak bisa berkata apa-apa.


"Kakak masih punya kejutan untuk kamu.."


"Benarkah..!!!"


"Tentu..Tapi tidak di sini. Nanti setelah kita kembali.Kakak akan memberi mu kejutan yang pastinya akan membuat mu lebih bahagia dari ini.."


"Kenapa menunggu pulang..??"tanya Ariel penasaran.


"Karena kejutan nya ada di sana.."


"Ck.. Kakak selalu saja membuatku penasaran.."gerutu Ariel.


Azlan terkekeh.."Kalau Kakak memberitahu mu sekarang bukan kejutan namanya.."


"Ah ...Kakak selalu punya begitu banyak kejutan untuk ku.Aku jadi tidak sabar menunggu..Ayo kita pulang sekarang..!!"ajak Ariel.


"Sekarang..??"


"Em..."Ariel mengangguk kan kepalanya..


"Kita masih harus siap-siap untuk besok kan.Lagi pula aku juga lelah.."


"Kau ingin kembali ke resort..??"


"Iya..Memangnya kemana lagi..Ayo..!!"Ariel menarik tangan Azlan.Dia ingin segera mengistirahatkan tubuh nya.Jujur dia sangat lelah.

__ADS_1


Pagi sampai sore mereka jalan-jalan sedang malam hari mereka menghabiskan waktu berdua di ranjang dan dirinya tidak di biarkan tidur oleh Azlan


Tapi walaupun begitu dia sangat bahagia.


Sekarang mereka dalam perjalanan kembali ke resort.Mereka menggunakan mobil sewa yang di Kendarai oleh Baron.


"Baron..!!"sapa Azlan


"Iya Tuan.."


"Sebenarnya Aku tidak ingin membicarakan hal ini di saat aku sedang berbulan madu.Tapi sekarang saat yang tepat kita berbicara secara pribadi.."


Azlan yang tadinya santai terlihat lebih serius.Sedang Ariel hanya mendengarkan pembicaraan suaminya dengan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.


"Apa kau yakin tidak ingin mengambil kembali ERN Company Roni Purna Adinata..??"


Deg


Baron mencengkeram erat setir mobil.Nama itu mengingatkan nya kembali dengan kenangan masa lalu nya yang kelam.


Azlan menghela nafas nya.."Aku Secara pribadi berterimakasih kepada keluarga Tuan Adinata.Karena beliau setia kepada keluarga Pramudya.Dan Maaf karena Keluarga ku juga kalian mengalami hal seperti ini.."lirih Azlan.


Ariel yang sedari tadi diam mencoba menguatkan suaminya.


"Itu sudah berlalu Tuan.Dan semua bukan salah Anda.. Setidaknya Ayah saya mengambil keputusan yang tepat saat itu Walaupun..."ucapan Baron tertahan.Hati nya terasa sesak mengingat satu persatu orang yang dia sayangi.


"Aku bisa membantu mu mengambil lagi hak mu.Tapi itupun jika kau menginginkan nya.Kau tau kenapa Tuan Adinata memberi nama perusahaan nya ERN Company..??".


Baron menggelengkan kepalanya..


"Karena itu adalah nama-nama orang yang dia sayangi..Elena,Roni dan Nino.."Bersamaan itu juga mobil mereka sampai di resort tempat mereka menginap.


''Pikirkan baik-baik.."seru Azlan sebelum turun dari mobil.


"Oh iya.. Jangan lupa setelah ini kalian bersiap-siaplah karena besok kita akan pulang.Dan lagi...Cari hadiah untuk kekasih mu..Kau tidak mungkin pulang dengan tangan kosong kan ..??"Azlan tersenyum penuh Arti dan turun dari mobilnya.


Sedang Baron Sangat malu dengan ucapan Tuan nya.Rasa nya dia ingin bersembunyi di lubang semut karena ketahuan oleh Azlan jika dia menjalin kasih dengan seorang gadis.

__ADS_1


"Apa maksud Kakak tadi .??"tanya Ariel


''Yang mana..??!''


"Meminta Kak Baron untuk membeli hadiah..Apa benar Kak Baron sudah mempunyai kekasih..??"


Azlan tersenyum dan menganggukkan kepalanya.."Gadis itu salah satu pelayan di Rumah Utama.Kalau tidak salah namanya Ana.Dia di temukan Kakek saat mencoba untuk bunuh diri di jembatan.."terang Azlan


"Bunuh diri..???"sentak Ariel.


"em ...Kata kakek dia yatim piatu dan pernah mengalami pelecehan seksual dari Kakak sepupu nya.Makanya Kakek menolong nya dan memberi nya pekerjaan dengan menjadi pelayan di Rumah Utama.."


Ariel menganggukkan kepalanya dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur saat mereka sudah sampai dikamar mereka.


"Kau tidak ingin mandi dulu by..??"tanya Azlan yang juga merebahkan tubuhnya di samping istrinya.


"Aku tidak ingin mandi dua kali Kak.."


Azlan menyeringai dan langsung menindih tubuh istri nya..


"Apa ini kode..??"


"Ck ...Gak usah di kode juga nanti pasti Kakak makan juga..''cicit Ariel.


Azlan terkekeh.."Habis nya kamu benar-benar menjadi candu buat Kakak.Apa lagi Kakak ingin cepat-cepat dia tumbuh di sini.."Azlan mengusap perut rata Ariel yang masih terhalang oleh baju.


Ariel terharu dan melingkarkan tangannya di leher suaminya.."Aku juga ingin cepat menyusul Mia Kak ."


"Jadi..."Azlan menarik turun kan kedua alisnya


Ariel tersipu dan menganggukkan kepalanya pelan .


"Tapi satu kali saja ya..!!"pinta Ariel.


"Tidak janji.."


"Kakak ..!!!"teriak Ariel saat Azlan langsung memulai permainan mereka.

__ADS_1


__ADS_2