
Para tamu undangan sudah mulai berdatangan.Tidak hanya sahabat dan rekan bisnis saja yang datang.Tapi beberapa awak media di undang oleh Azlan untuk mengabadikan momen bahagia keluarga Pramudya.
Bahkan Pesta pernikahan yang di adakan di kediaman Pramudya itu di jaga ketat oleh anak buah Azlan.
Nino sebagai kepala keamanan keluarga Pramudya memerintahkan anak buahnya untuk selalu siaga di tempat nya masing-masing.Sedang Baron di tugas kan untuk menjaga Ariel yang berada di paviliun bersama keluarga nya.
Saat ini,Alfa tengah berada di ruang khusus.Dia melihat jejeran foto yang terpajang di dinding dengan tatapan yang sendu.
"Harusnya kalian di sini bersama ku merasa kebahagiaan keluarga kami.Tapi kalian justru memilih meninggalkan ku sendirian."
Alfa menghela nafasnya dan menghapus butiran air matanya yang menetes di kedua pipinya.Dia membungkuk kan badannya sebagai penghormatan kepada sahabat dan juga orang kepercayaan nya yang telah lama pergi meninggalkan nya.
"Terima kasih... Terima kasih atas pengorbanan kalian.Terima kasih ..."
Tok Tok Tok
Alfa kembali menghapus air matanya.
"Masuk...!!!"
ceklek..
Pak Tino membungkuk memberitahukan jika tamu undangan sudah hadir..
"Maaf Tuan Besar..Tamu undangan telah hadir."
"Apa Alan sudah siap...???"
"Tuan Muda masih berada di kamar nya bersama dengan Tuan Adit dan Tuan Rendy Tuan.."
"Baiklah..!!Ayo kita kesana ..!!!!"Pak Toni memberi jalan untuk Tuan Alfa.Dia melihat ke arah foto-foto yang terpajang di dinding.Sejenak dia tersenyum sebelum menutup pintunya.
"*Semoga kau tenang di sana Saudara ku ."
🍁🍁🍁🍁🍁*
Sementara itu . Azlan yang tengah melakukan persiapan di kamar nya terlihat tegang.Bahkan sesekali pria itu keluar masuk kamar mandi untuk menghilangkan kegugupan nya .
Semua itu malah menjadi bahan Ledekan kedua sahabatnya.
"Gue gak nyangka,Loe yang biasa dingin dan arogan bisa gugup juga.."ledek Aditya
"Ck...Loe bakalan tahu gimana rasanya saat Loe nikah nanti.. " sungut Azlan.
"Gue..???Gugup???Gak akan..."seru Aditya
"Iya.. Dokter kan udah biasa menghadapi yang lebih menakutkan dari pada ini .Jadi mana mungkin Dia gugup.."sambung Rendy.
"Emang nya dia ngapain..???"tanya Azlan
"Mempertaruhkan nyawa nya demi keselamatan orang lain.Tapi Maaf Dok... Semua itu tidak sama saat Dokter berada di depan pendeta .Dokter harus mempertaruhkan nyawa dokter demi harga diri Dokter di hadapan semua orang.Bukan hanya di depan para suster saja.."
"Ck... Sebenarnya loe ada di pihak siapa sih Ren..??Loe mau membela gue apa menghina gue ??"desis Adit.
"Maaf Dok..Saya netral.."kekeh Rendy
__ADS_1
"Bos gak usah khawatir.Jangan tegang sekarang.Nanti malam aja saat malam pertama.."
Pletak..
Sebuah jitakan mendarat di kepala Rendy.
"Loe setelah nikah kenapa otak Loe mesum sih Ren..???"geram Aditya.
"Loe harus nya filter dulu ucapan Loe di depan gue yang masih perjaka ini .."lanjut Adit
Azlan terkekeh.."Maka nya Cepet an Nikah biar tau gimana rasanya..."
"Emang Loe udah tau gimana rasanya...???"tanya Adit curiga
"Ya belum lah...!!!Tapi...."
"Tapi Apa...??? Jangan-jangan Loe nyicil duluan ya Kayak Rendy..."
Plak..
Giliran kepala Adit menjadi sasaran empuk tangan Azlan.
" Enak aja nyicil...Ya gak lah...Gue mau buka kado gue pas nanti malam pertama tau..."sungut Azlan..
"Ya siapa tau Lan..."seru Aditya sambil mengelus kepalanya yang sakit.
" Kau sudah siap Reyn..??"tanya Alfa yang masuk kedalam kamar Azlan.
"Semua tamu undangan sudah hadir.."lanjut Alfa
"Wah ..Anak Ayah ternyata sangat tampan ..."puji Alfa.
"Ck...Dari dulu Alan memang tampan Yah .."cicit Azlan..
Alfa hanya tersenyum.."Iya kau memang tampan dari dulu.Tapi kenapa muka mu tegang begitu..??Apa kau gugup...???"
"Tentu saja Alan gugup Yah..Kayak Ayah dulu gak gugup aja pas nikah sama Bunda.."
"Ayah mana mungkin gugup."
"Iya Ayah memang tidak gugup.Tapi menangis setelah mengucap janji suci dengan Bunda..."ledek Azlan yang mulai keluar dari kamar nya.
"Hei..!!!Siapa yang bilang seperti itu...??"teriak Alfa
"Kakek...!!!Siapa lagi ..??"
Alfa menghela nafasnya dan melihat bingkai foto Rendra di kamar Azlan.
"Kau sudah berhasil menjatuhkan harga diriku di depan putra ku Ayah .."Alfa menatap sendu foto Rendra dan juga istri nya
"Aku menyayangimu Ayah .."seru Alfa sebelum menyusul Azlan ke altar pernikahan.
Dan disini..Di altar pernikahan di kediaman Pramudya.Azlan berdiri dengan tubuh yang tegap terlihat sangat berkharisma.
Banyak tatapan memuja dari rekan bisnis nya yang begitu terpesona akan ketampanan pria itu.
__ADS_1
Tidak sedikit pula dari mereka yang harus menelan kekecewaan karena tidak bisa menjadi kan Azlan sebagai menantu keluarga mereka.
Siapa yang tidak mengenal Azlan.Pengusaha muda yang sukses mengembangkan perusahaan keluarga Pramudya menjadi perusahaan nomor 1 di Dunia.Banyak yang ingin menjadi pendamping hidup nya.Tapi sayang nya selain Tampan Azlan juga di kenal dingin dan arogan.Membuat orang berpikir dua kali untuk mendekati nya.
Tak berapa lama.Mempelai wanita datang dengan menggunakan gaun pengantin yang se nada dengan Tuxedo yang di pakai oleh Azlan.
Ariel berjalan dengan menggandeng tangan Kakak nya menuju altar pernikahan.
Semua menatap kagum akan kecantikan gadis itu.Begitu juga Azlan yang tidak berkedip menatap gadis yang sebentar lagi akan menjadi istrinya.
Kamera Blitz awak media mulai mengambil gambar wajah cantik nyonya Pramudya itu.Dan mengabadikan setiap detik momen sakral pernikahan Tuan Muda Pramudya.
Saat langkah Ariel tinggal beberapa langkah,Dia terlihat menghentikan langkahnya.Air matanya mulai membasahi kedua pipinya
Semua para tamu mulai saling berbisik.Apa yang sebenarnya terjadi???
Sedang Azlan hanya terdiam.Hingga kemudian,, Ariel menatap Danu mengangguk kan kepalanya, Ariel langsung berlari menubruk tubuh kekar Pria itu..
Ariel menangis dan terus mengucapkan terima kasih pada pria itu.
"Terima kasih Kak. . Terima kasih..."
Azlan membalas pelukan Ariel dan mengecup pucuk kepala gadis itu.
"Sudah lah...!!!Ini adalah hari bahagia kita .. Jangan kayak gini..."Azlan menghapus air mata di kedua pipi Ariel.
"Maaf .. Kakak sudah menyembunyikan semua ini dari mu.."
Ariel menggelengkan kepalanya.."Tidak... Justru Aku berterima kasih pada mu Kak..."
"Sudah lah... Sekarang kita selesaikan acara ini oke..."Ariel mengangguk dan mereka mulai mengucapkan Janji suci di hadapan pendeta.
"Sekarang silahkan kalian pakaikan cincin di jari pasangan kalian.Setelah itu kalian boleh berciuman.."seru pendeta
Azlan menyematkan cincin kawin di jari manis Ariel begitu juga dengan Ariel yang memakaikan cincin di jari manis Azlan.
Kedua pandangan mereka bertemu.Azlan mulai mendekat kan wajah nya perlahan.Tapi tiba-tiba dengan agresif Ariel menyambar bibir Azlan dan ******* nya kasar.
Semua tamu undangan berteriak histeris dan bertepuk tangan.
Luna terlihat paling bersemangat melihat adegan itu Sedang Danu nampak menepuk dahinya.
"Astaga...!! Kenapa Ariel menjadi begitu bar-bar..."
Helen mencubit lengan Danu .."Ini namanya keren... Bagaimana pun juga Dia itu adik mu.."
"Keren bagaimana...??Dia terlihat seperti..."
Danu membungkam mulutnya saat mendapat pelototan horor dari istrinya..
"Ya ... Wanita memang selalu benar Dan pria adalah gudang nya kesalahan..."desis Danu .
Ariel melepas ciumannya. Dia tersenyum menatap pria yang sudah sah menjadi suaminya itu.
"I Love You my husband..."Ucap Ariel
__ADS_1
"I Love You Too my wife..."Azlan kembali menyatukan bibir mereka tanpa peduli teriak para tamu undangan.