
Bugh ..bugh..bugh
Akhh....
Kenzo terkena pukulan dan tendangan dari Rendy.Dia kembali menyerang dengan mengerahkan seluruh tenaga nya.
Kenzo melayangkan pukulan nya tepat pada wajah Rendy,Tapi berhasil di tangkis oleh pria itu dan..
Bugh..
ugh...
Rendy kembali menendang perut Kenzo dan membuat pria itu tersungkur ke tanah..
Kenzo memperhatikan sekitar nya.Anak buah nya berhasil di kalahkan oleh Rendy.Padahal mereka menang banyak.
Kenzo menatap satu persatu anak buah Rendy yang tersisa.Mereka seperti orang yang sangat terlatih..
"Ada apa Kenzo..??Kenapa kau melamun...Apa kau mengaku kalah kali ini...??"
"Kau harus nya sadar..Jika dulu kau kalah karena aku menggunakan senjata kali ini Kau kalah karena kau sudah Tua.."ledek Rendy
Kenzo mengepalkan tangan nya..Dia begitu geram di hina oleh bocah ingusan itu..Dia mengambil belati tanpa Rendy sadari.
Dan saat Rendy lengah Kenzo berlari ke arah Rendy dan menghunuskan belatinya tepat pada perut pria itu.Tapi usaha nya gagal karena Ariel menyadari pergerakan mencurigakan pria itu dan melempar sebuah batu tepat di dahi nya..
"Matilah kau Tiger..."Teriak Kenzo..
bugh...
Akhh...
Kenzo memegangi dahi nya yang berdarah..Pada kesempatan itu Ariel berlari menghadiahi pria itu dengan tendangan berputar..Yang membuat pria itu mundur beberapa langkah..
__ADS_1
Tidak sampai di situ..Ariel juga memberikan kenangan manis pada pria itu dengan tendangan tepat pada masa depan nya..
Hiya...dugh..
Akhh...
Rendy yang melihat itu hanya meringis ngilu sambil menghimpit gagang tongkat nya.
"Ughh...Pasti itu sangat menyakitkan..."batin Rendy..
Saat Kenzo jatuh dan kesakitan,Rendy memperintahkan anak buah nya membawa mereka ke kantor polisi kecuali Kenzo.
"Kalian..Bawa mereka yang masih hidup ke kantor polisi.Dan untuk Dia..Bawa ke markas.."Perintah Rendy
"Baik Bos.."jawab mereka serentak..
Ariel menghampiri Rendy dengan tatapan yang sangat tajam..
glek..
"No-Nona..Apa kau baik-baik saja..?"tanya Rendy terbata..
Bukan nya menjawab Ariel malah meninju perut Rendy..
Bugh..
Akhhh...
Rendy mundur beberapa langkah."No- Nona a-apa yang kau lakukan..?"Kali ini Ariel berlari menghampiri Rendy dan bersiap melakukan serangan.
Rendy yang melihat itu hanya pasrah.Dia tidak mungkin melawan gadis yang dia sayangi..
Hug..
__ADS_1
Ariel menghambur ke pelukan Rendy.."Kakak Jahat..Jahat..hiks..Kenapa merahasiakan semua ini dari ku..??Apa kau tidak lagi menyayangi adik kecilmu ini..."isak Ariel dalam pelukan Rendy
Rendy yang sempat terkejut akhirnya membalas pelukan gadis itu.
"Maafin Kakak.Bukan nya kakak ingin merahasiakan nya dari mu.Tapi semua ini demi keselamatan kalian.."
Ariel melepaskan pelukan nya dan menatap Rendy.."Apa maksud kakak..??"
"Kakak belum bisa cerita sekarang.Yang pasti Kakak akan selalu melindungi kamu dan juga Tuan Azlan...Seperti janjiku pada Alm.para kakek.."batin Rendy
"Lebih baik kita pulang sekarang.Aku tidak mau jadi santapan Singa yang lapar.Apa lagi jika Singa itu melihat kita yang seperti ini.."ledek Rendy.Dia memicingkan ekor mata nya saat sadar ada yang mengawasi nya dari tadi.
"Dia tidak akan tau jika kita tidak bilang pada nya.Lagi pula aku memeluk Kak Rendy karena kakak adalah kakak ku.Kita dekat tapi begitu jauh.Dan sekarang Aku sangat bahagia saat tau kalau kau adalah Kak Rendy kakak ku.."ucap Ariel
"Terima kasih gadis kecil.Kau masih menganggapku sebagai kakak mu.."
Bugh..
Ariel memukul lengan Rendy begitu keras membuat pria itu meringis.."Astaga ..Gadis kecil ku benar-benar berubah menjadi Monster.."batin Rendy
"Apa maksud kakak bicara seperti itu..??Kau tetap kakak ku.Sampai kapan pun.."teriak Ariel
"Tapi saat ini kau adalah calon Nona Muda Pramudya.Mana mungkin Aku berani me___
Ucapan Rendy menggantung saat melihat sorot mata Ariel yang berubah menyeram kan..
"I-iya..A-aku tetap kakakmu Nona Muda.."ucap Rendy terbata.
"Bisa kah kakak membuang panggilan Nona Muda itu..??Dari dulu sampai sekarang dan seterus nya aku adalah gadis kecil mu kakak.."
"Tidak..Kau pantas di panggil seperti itu karena kau berhasil menjinak kan manusia kulkas itu.."
"Maksud kakak..Kak Alan..??!!"
__ADS_1
Rendy mengangguk kan kepala nya."Lebih baik sekarang kita pulang.Perasaan ku jadi merinding dari tadi.Kaya nya ada hantu yang sedari tadi memperhatikan kita.."ucap Rendy dengan Lantang.Membuat orang yang sedari tadi memperhatikan mereka mengepalkan tangan nya..
"Dasar..Rendang Jengkol sialan.."