Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Episode 7#kepulangan ayah


__ADS_3

Sepulang dari rumah sasya aku langsung masuk ke kamar, ku pandangi langit-langit kamarku rasanya ada yang kurang.


Kulihat jam sudah menunjukkan pukul 8 malam dan aku sangat mengantuk sekali. Dia biasanya aku cepat mengantuk,aku pun ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu bersiap untuk tidur.


"kak...kak anne apa kakak tidak makan malam?", kata lyra yang tiba-tiba muncul di kamarku.


" nggak dek tadi kakak banyak sekali makan cemilan di rumah sasya",kataku.


"ya udah kak kalau gitu aku pamit yah,good night kakakku yang cantik", katanya manja.


Aku tersenyum melihat tingkah adikku itu.


" eh dek tunggu, ini ada cemilan untukmu dari sasya",kataku.


"wah kayak enak tuh kak,sampaikan terima kasih ku untuknya yah", katanya.


" baiklah jangan lupa bagi dengan ibu ya",kataku setengah berteriak.


Dia hanya tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.


Aku pun berusaha memejamkan mataku tiba-tiba aku teringat ayah. Aku merindukan ayah kapan ayah pulang?


Hari ini aku bangun sangat bagi sepertinya ini karena semalam aku cepat sekali tidur. Setelah merapikan tempat tidurku aku bergegas ke dapur untuk memasak dan membersihkan rumah. Saat aku sedang memasak tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Siapa sih yang bertamu pagi-pagi sekali?

__ADS_1


"eh ayah!!!", teriakku sambil memelukknya.


" aduh anne kau ini, lepaskan ayah bisa kehabisan nafas kau peluk seperti ini",kata ayahku.


"ah maaf ayah aku terlalu bahagia melihat ayah datang, yuk yah masuk kebetulan sebentar lagi sarapannya siap", kataku.


Ayah langsung masuk ke kamar dan aku tidak sengaja mengintip ayah kebetulan pintunya terbuka sedikit. Aku melihat ayah mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan ya itu foto yang sama yang ayah lihat waktu itu. Aku semakin penasaran tapi aku bergegas melanjutkan masakanku aku takut ayah curiga dan memarahiku.


Sarapan pun tersedia aku memanggil ayah ibu dan lyra.


" astaga ayah sudah pulang?kapan?kenapa ayah tidak memberitahuku?",lyra berteriak histeris.


"lyra tenanglah tidak perlu seheboh itu, ayah datang tadi pagi-pagi sekali saat kau masih berada di alam mimpi", kataku.


Sedangkan ayah hanya tersenyum melihat tingkah adikku.


Sarapan kali ini berbeda tidak ada lagi candaan ayah entah kenapa sejak hari itu ayah jadi lebih pendiam,biasanya dia akan sangat cerewet saya sarapan. Ibu dan lyra pun hanya diam,huft ada apa sebenarnya?apakah ada sesuatu yang tidak ku ketahui?Aku juga heran akhir-akhir ini ibu jarang lagi berjualan kue.


"bu apa hari ini ibu tidak jualan lagi", kataku hati-hati.


" tidak nak ibu hari ini akan ke kantor kelurahan membantu ibu-ibu membuat kue untuk acara ulang tahun kelurahan kita",kata ibu.


Aku hanya mengangguk mendengar penjelasan ibu. Aku tidak bisa berhenti memikirkan perubahan sikap ayah,ingin rasanya bertanya pada ibu tapi aku takut ibu malah khawatir.

__ADS_1


"anne,lyra kemarilah nak", kata ayah tiba-tiba.


aku pun dan lyra bergegas menemui ayah di kamarnya.


" ada apa yah?",kata lyra.


"ini ayah ada sedikit ole-ole untuk kalian putri-putri ayah yang cantik", kata ayah.


" wah ini sungguh indah ayah terima kasih",kata lyra.


"terima kasih ayah", kataku.


Aku memandang ole-ole pemberian ayah,dan kalian tahu ini baju yang mahal.Aku tahu karna merk ini sering di pakai oleh anak-anak orang kaya di kampusku. Aku bertanya-tanya darimana ayah bisa mendapatkan uang sehingga bisa membelikan aku dan lyra barang mewah seperti ini?Aku semakin curiga pada ayah terutama pada foto wanita yang ayah simpan. Dalam hati aku bertekad untuk mencari tahu siapa wanita itu dan apa hubungannya dengan ayah.


.


.


.


.


.

__ADS_1


#happy reading


__ADS_2