
Azlan mulai tersadar,, Dia mencoba menggerakkan kedua tangan dan kaki nya yang terikat dan mulai mengingat kejadian sebelum nya.
"Hei,, Siapapun di sana.. Dimana Aku. Kenapa Kau mengikatku seperti ini.. "teriak Azlan.
Samar-samar Dia mendengar gumaman seseorang.Tidak hanya seorang, Tapi seperti nya ada beberapa orang yang berada di ruangan yang sama dengan nya.
"Siapa kalian.. ??"tanya Azlan. Tapi tidak ada jawaban sama sekali. Hanya gumaman tidak jelas yang terdengar. Seperti nya mereka juga di ikat dan di tutup mulut nya.
"Apa mau kalian.. ??Cepat lepaskan Aku.. ??"Azlan terus berteriak dan mencoba melepaskan ikatan di kedua tangan nya.
"Berhentilah melakukan hal yang Sia-sia Tuan Muda.. "ucap Seorang Pria yang baru saja masuk kedalaman ruangan itu.
"Siapa Kau.. ??Apa mau mu. ??"
Pria itu mendekati Azlan dan melepas kacamata Azlan secara paksa.Dia menggerakkan telapak tangan nya di depan mata Azlan. Kemudian memakaikan kacamata itu kembali.
"Ternyata kau benar-benar buta. Sayang sekali. Walaupun Aku mengatakan siapa Aku sebenar nya. Kau tidak akan tau Tuan Muda. Ha ha ha.."
"Tapi Kau tenang saja. Karena Aku sedang senang Aku akan memberitahumu siapa Aku sebenarnya. "lanjut Pria itu.
"Aku adalah Denis.. Pengacara Tuan Rendra Pramudya. Apa Kau sudah ingat dengan ku Tuan Muda.. "
__ADS_1
"Pak Denis...??Tidak.. Itu tidak mungkin.. Kau bukan Pak Denis.. "sangkal Azlan. Walau Dia buta tapi Dia tau jika Pria di depan nya ini berbohong.
"Ha ha ha ha... Aku mengatakan yang sebenarnya Tuan Muda. Setidak nya,, Wajah ku ini memang Denis Si pengacara.. "
"Apa Maksud mu.. ??"tanya Azlan
"Ck.. bukan kah Aku sudah bilang,, Percuma Aku memberitahu mu. Karena Kau tidak bisa melihat wajah Asli ku.. "
"Apa Kau masih ingat dengan Tante Fiona Tuan Muda. ??"lanjut pria itu.
"Tante Fiona,,, "gumam Azlan.
"Dewa Erlangga Pramudya Si Anak Pungut.. "cela Azlan.
Sedang Mereka yang juga di sandera di ruang yang sama nampak terkejut mendengar nya. Pasal nya mereka hanya tau Pria itu dengan sebutan Tuan D. Tapi siapa sangka jika Pria itu adalah Paman Azlan.
"Jika bukan Anak pungut lalu apa nama nya. Kakek membawa mu dari jalanan dan merawat mu tapi Kau malah mengkhianati nya.. "geram Azlan..
"Ha ha ha.. Itu semua karena Ayah mu. Kau tau karena Ayahmu lebih kaya dari ku,, Fiona meninggalkan ku. Maka dari itu Aku bertekad untuk menjadi kaya bahkan melebihi ke kayaan Pramudya Agar Aku bisa membawa kembali tantemu itu ke dalam pelukan ku. "
"Tapi sayang nya umur nya tidak lama.Itu karena Aku telah membunuh nya. Kau tau kenapa Aku membunuh nya.. ??Karena Diam-diam Fiona mencintai Alfa.."
__ADS_1
Deg
Azlan tersentak mendengar nya. Bayangan masalalu saat Orang tua nya hidup berputar kembali bagai rekaman kaset dinama dulu Orang tua nya yang begitu menyayangi Tante Fiona bahkan Bundanya menganggap Tante Fio adik sendiri.
"Sejak saat itu Aku begitu membenci Ayah mu dan Aku bertekad merebut kekayaan Si Tua Bangka Rendra.. "Dewa mengepalkan kedua tangan nya mengingat pengkhianatan dan dendam nya pada Alfa.
"Cih,, Sungguh menjijikkan.. "Azlan tau jika itu tidak mungkin. Selama ini tante Fio tulus menyayangi nya. Jadi tidak mungkin dia tega merebut hati Ayah nya.
"Hanya karena iri Kau tega membunuh banyak orang. Hanya untuk memenuhi ambisi mu Kau mengorban kan orang yang menyayangi mu.. Kau benar-benar menjijikkan Dewa. Bahkan Nama mu itu tidak pantas untuk dirimu yang bagaikan iblis itu.. "Azlan benar-benar murka. Ingin rasa nya Dia menghajar Pria yang mengaku sebagai paman nya itu.
"Ha ha ha... Aku tidak peduli Kau mau menyebut ku Apa. Yang jelas setelah mendapatkan sidik jari dan kornea mata mu,, Aku akan menjadi orang terkaya di dunia.. "
"Apa maksud mu.. ?"tanya Azlan bingung
"Apa Tua Bangka dan Pengacara bodoh itu belum memberitahumu Tuan Muda.. ??"Dewa mendekati Azlan dan duduk di depan nya.
"Ah.. Melihat raut wajah mu seperti nya Kau tidak tau. Baik lah Akan aku memberitahumu.. Perusahaan,,Pusat pembelanjaan,, hotel itu hanya sebagian kecil harta pramudya.Di suatu tempat Kakek mu menyimpan Dokumen kekayaan nya yang sebenar nya bahkan lebih besar dari yang Perusahaan yang kau jalan kan. Kakek mu mempunyai beberapa landasan dan jet tempur serta harta dari jual beli senjata.Bahkan Kakekmu mengoleksi berbagai berlian dan emas batangan yang Dia simpan di berbagai bank di luar negeri. Dan masih banyak lagi. Dan kau tau.. Itu semua bisa di cairkan dengan dokumen resmi yang di simpan oleh kakek mu.Saat ini anak buah ku yng berada di Rumah Utama sudah menemukan Ruang tempat penyimpanan dokumen itu Tapi sayang nya tidak mudah untuk mengambilnya. Dan itu membutuhkan sidik jari mu secara langsung dan kornea mata mu untuk memindai sistem keamanan di sana. "terang Dewa..
Semua orang yang berada di ruangan itu benar-benar terkejut mendengar kekayaan Pramudya. Mereka tidak menyangka Jika Pramudya memiliki harta yang begitu banyak dan tidak akan pernah habis.
Begitu pun dengan Azlan. Pasal nya Dia sama sekali belum pernah mendengar semua itu.Tentang kekayaan kakek nya yang tersembunyi.Untuk apa Kakek menyembunyikan nya dan kenapa Kakek tidak pernah menceritakan nya pada nya??Apa tujuan Kakek sebenarnya menjadikan diri nya kode untuk membuka ruangan itu.. ??Begitu banyak pertanyaan yang muncul di benak Azlan..
__ADS_1
"Kakek.. Apa maksud semua ini.. ??"batin Azlan