Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Episode 15#wanita ayah


__ADS_3

Sudah hampir seminggu sejak kami menyerahkan baju berdarah ke kantor polisi, tapi belum juga ada titik terang. Aku benar-benar lelah dengan semua ini. Ibuku bersedih setiap hari dan ayahku masih bermain wanita dan mabuk-mabukan. Usaha kueku dan ibu masih lancar tapi tidak ada semangat dalam membuatnya, rasanya setiap membuat kue aku kembali ingat hari dimana lyra menghilang.


Hari ini adalah hari di mana aku dan ray akan bertemu, bagiku sih kencan tapi bagi ray ini pertemuan untuk membahas tentang lyra. Dia sudah mengirimkan alamat tempat kami bertemu. Aku sangat bahagia dan membayangkan kami akan makan berdua ngobrol berdua pokoknya menghabiskan waktu berdua.


Setelah selesai bersiap-siap akupun pamit pada ibu, sebenarnya aku tidak tega meninggalkan tapi aku juga perlu membahas soal adikku bersama ray. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam akupun sampai ke tempat yang di maksud ray. Tempat nya sangat indah sebuah cafe dengan tema flora, bagian dalam dan luar cafe tersebut di penuhi dengan bunga dan tumbuh-tumbuhan.


Aku sangat senang ternyata ray benar-benar sangat romantis. Rasanya saat ini aku benar-benar gugup mungkin juga wajahku sudah memerah. Kulangkahkan kaki ku masuk ke cafe tersebut dan mencari sosok ray. Tidak lama kulihatnya sosoknya melambaikan tangan padaku. Aku tersenyum lebar dan bergegas ke arahnya tapi langkahku terhenti saat kulihat dia duduk bersama seorang wanita. Ada sedikit perasaan kecewa tapi aku mencoba menghilangkannya dan bersikap biasa saja. Aku pun duduk di samping wanita itu posisiku dan posisi wanita itu berhadapan dengan ray.


"ohya anne kenalkan dia temanku Stella Orlando",kata ray


" hai kak aku Seanne Natalia kakak bisa memanggilku anne",kataku sambil mengulurkan tangan.


"nama yang cantik seperti orangnya,benarkan ray?", katanya menggodaku.


Ray hanya tersenyum menatapku seolah mengiakan apa yang dikatakan kak stella.

__ADS_1


Setelah memesan makanan kami pun membahas tentang kasus lyra. Kak stella menanyakan tentang kronologi kejadiaanya. Sebenarnya aku sudah tidak ingin mengingat hari buruk itu tapi demi kebenaran soal lyra aku akan melakukan apapun. Dan lagi pula kak stella memang berhak tahu karna dialah detektif yang di sewa ray untuk mencari adikku.


Akhirnya kuceritakan semua pada kak stella bagaimana awal mulanya lyra hilang sampai pada teror baju berdarah itu. Kak stella mencatat semua yang kukatakan.


" anne apakah kau pernah ke kamar adikmu selama dia hilang?",katanya


"tidak kak tidak ada satupun dari aku ayah atau ibu yang masuk ke kamarnya", kataku


" baiklah pertemuan ini cukup sampai disini,jujur ini kasus yang rumit tapi tiada yang mustahil bukan, jadi jangan bersedih lagi tapi berdoalah agar adikmu segera di temukan",kata kak stella.


Kami pun memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing tapi sebelum pulang kak stella memberi tahuku untuk memeriksa kamar lyra siapa tahu di sana ada bukti atau petunjuk tentang misteri hilangnya lyra.


Sampai di rumah aku ke kamar ibu tapi ibu tidak ada sepertinya dia sedang mandi. Akupun rasanya ingin mandi tapi saat aku melewati kamar lyra aku teringat ucapan kak stella tadi pagi.


Perlahan ku buka pintu kamarnya dan tidak terkunci. Kamarnya sudah berdebu karna memang semenjak kehilangannya tidak ada yang masuk ke kamarnya. Aku pun mencoba membersihkan kamarnya aku sungguh bodoh bagaimana bisa aku melupakan kamar adikku.

__ADS_1


Perlahan ku susun semua barang yang berserakan karna adikku itu suka sekali membuay kamarnya seperti kamar pecah katanya itu terlihat menarik tapi menurutku malah jorok.


Saat sedang merapikan buku-bukunya tidak sengaja kulihat sebuah buku kecil berwarna biru muda. Mungkin itu buku hariannya,sebenarnya aku malas membukanya tapi entah kenapa aku tiba-tiba saja kepo. Kubuka halaman demi halaman hingga sampai pada halaman terakhir buku itu aku sungguh terkejut. Kulihat tanggal penulisan di buku itu dan ya itu adalah sehari sebelum ia hilang dan yang lebih mengejutkan lagi adalah apa yang dia tulis yaitu tentang pertemuan ayah dengan seorang wanita semua tertulis dengan jelas lengkap dengan lokasinya.


Aku hanya diam aku tidak bisa berkata-kata lagi rasanya tubuhku bergetar. Siapa sebenarnya wanita yang dimaksud lyra?apakah wanita itu yang menculil lyra?tapi kenapa? Aku mencoba berpikir jernih ku bawa buku harian lyra dan aku bertekat akan memberikan buku itu pada kak stella semoga ini awal yang baik untuk menemukan keberadaan lyra.


jangan bosen ya guys.....


.


.


.


.

__ADS_1


#happy reading


__ADS_2