Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Aku Hanya Ingin Tahu


__ADS_3

"Kak Danu...!!"panggil Ariel


Danu yang sudah di ambang pintu menghentikan langkah nya dan menoleh ke belakang.


"Ada apa..??"


"Emm...Kakak mau kemana..??"


Danu menaikkan alis nya.."Kerja lah..Apa lagi..Gak liat apa Kak Danu sudah rapi kayak gini..??"


Ariel menyengir kuda dan menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


Danu memicingkan mata nya.Curiga dengan Adik nya itu."Apa ada yang ingin kamu bicara kan sama kakak hmm...??"


Ariel menengok ke kanan dan ke kiri takut ada yang melihat atau mendengar nya nanti.Danu mengikuti gerakan Adik nya itu semakin curiga dengan tindakan Adik nya.


Belum sempat Danu bicara ,Ariel sudah menarij dan membawa Danu keluar ke arah taman yang terlihat sepi.Lagi-lagi Ariel menoleh ke kanan dan ke kiri.


"Ada apa sebenar nya Riel..??"tanya Danu curiga


"Emmm..Anu kak..itu..A-anu..__


"Anu ??Anu apa..??"potong Danu


"Ba-bagaimana dengan pria itu kak..??"


Danu mengerutkan kening nya."Kamu ngajak kakak ke sini cuma mau tanya Pria bre***** itu..??"


"Ck tentu saja tidak__


"Lalu...??"


"Ck..Bisa gak sih kak Danu jawab saja.."


Danu memasuk kan kedua tangan nya kedalam

__ADS_1


Saku celana nya.Dia menatap tajam ke arah Adik nya mencoba mencari tau apa yang di sembunyikan Adik nya itu.


Sedang Ariel jadi salah tingkah karena tatapan tajam Kakak nya.


"Kamu tenang saja.Kakak pasti kan Dia tidak akan mengusik kehidupan kamu lagi.Kamu bisa tenang sekarang.."Setelah mengatakan itu Danu memutar tubuh nya meninggalkan Ariel karena Dia harus segera berangkat.Tapi lagi-lagi langkah nya terhenti karena tangan nya ditarik oleh Adik nya.


"Tunggu kak...!!"


"Ck..Ada apa lagi Adik ku Sayang..Kak Danu ada tugas ini.."


Ariel menarik nafas dalam dan menghembuskan nya.."Malam itu..emmm..Malam itu A-apa yang terjadi pada ku kak..?!"


"Maksud mu..!?"


"Aku tau ka-kalau malam itu A- aku..emmm..A-ku__


"Bisa lebih jelas ARIEL..Kakak harus segera berangkat tugas.."ucap Danu penuh penekanan


Ariel memejamkan mata nya kemudian memberanikan diri bertanya pada Kakak nya..


Danu membulatkan mata nya.Dia lupa jika malam itu Ariel sedang dalam pengaruh obat perangsang.."Aduh ..Aku lupa menanyakan pada nya apa yang dia lakukan pada Ariel malam itu..Aku harus jawab apa..??"batin Danu


"Kenapa Diam Kak..??A-aku ..Maksud ku tidak terjadi apa-apa kan padaku..??"


"Apa sakit..??"tanya Danu pelan


"Sa-sakit??"tanya Ariel bingung


"A-apa nya yang sakit kak..??"tanya nya lagi


Danu berdehem menghilangkan kegugupan nya saat menjelaskan pada Ariel.."Waktu pertama melakukan nya,,emm..Helen merasa sakit di bagian itu sampai- sampai tidak bisa berjalan dengan normal."Danu menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal dan memberanikan diri bertanya pada Ariel..".A-apa kau juga merasakan nya .Merasa sakit dibagian itu.??"tanya Danu hati-hati


Wajah Ariel merona seketika.Dia menggelengkan kepalanya dan menunduk malu.Membuat Danu merasa lega.."Syukurlah Dia bisa menahan nya..Tapi bagaimana cara Dia menghilangkan reaksi obat itu jika tidak melakukan nya..??"batin Danu


"Kenapa kakak diam lagi..??"Tanya Ariel membuyarkan lamunan Danu

__ADS_1


"Ah..Tidak apa-apa.Baiklah.Kalau begitu Kakak berangkat dulu."pamit Danu


"Kak...tolong sampaikan terima kasih ku pada teman Kak Danu.Dan.."Ariel mendekatkan bibirnya di telinga Danu.."Bisa kah Kak Danu bertanya pada nya bagaimana Dia membantu ku..??Aku takut Dia melakukan sesuatu pada ku saat Aku tidak sadar.."bisik Ariel


"Kenapa memang nya..?"


"Aku hanumya ingin tau kak.."seringai Ariel


"Ba-baik lah.Nanti akan Kakak tanyakan pa-pada nya."seru Danu terbata


^^^"Apa yang bocah ini rencana kan..??"batin Danu merinding^^^


***


Di Ruang yang temaram,,Seorang pria dengan kondisi yang mengenaskan tak sadar kan diri.Kedua tangan dan kaki nya terikat rantai yang panjang .Wajah nya penuh dengan luka lebam.


Pria itu mengerjapkan mata nya.Dia melihat ruang yang begitu asing bagi nya.


"Aku di mana.."lirih pria itu


tak tak tak


Terdengar langkah sepatu terbentur lantai mendekat yang begitu nyaring di tempat yang sunyi itu.


Ceklek..


Sepasang kaki berdiri tepat dihadapan nya yang terbaring di lantai berdebu itu.


"Kau sudah sadar..?"ucap pria yang baru saja datang yang tak lain adalah Danu.


Pria itu menipiskan bibir nya saat melihat siapa yang ada di hadapan nya.."Danu..Kau kah itu??Tak ku sangka yang menangkap ku.."


Danu berjongkok di depan pria yang masih berbaring itu."Kenapa..Apa kau kecewa Aku bisa menangkapmu dengan mudah ALEX.."Ucap nya penuh penekanan


Deg

__ADS_1


__ADS_2