Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Episode 28#Candu


__ADS_3

Aku masih terpesona dengan kejutan yang di berikan Ray. Dia sungguh pria romantis, ingin sekali aku berteriak karna bahagia. Aku memeluk Ray dan mengucapkan terima kasih padanya. Sungguh ini adalah hadiah yang sangat spesial. Aku benar-benar merasa spesial saat ini. Rasanya semua beban hidup ku hilang seketika. Mungkin terkesan lebay tapi kalian tahu kan ini pertama kalinya aku merasakan hal ini.


Kami pun makan malam romantis di tempat ini. Ray memesan makanan khusus sebenarnya menu Indonesia hanya saja di buat lebih spesial. Selama makan aku tak pernah berhenti tersenyum bahkan mungkin orang akan mengira aku gila. Ray sungguh aku mencintaimu. Kuharap dia selalu romantis seperti ini.


Selesai makan kami berbincang sejenak. Ray membahas mengenai perkembangan kasus lyra. Dia bilang besok dia akan meeting dengan orang suruhannya semoga saja besok ada kabar baik. Akupun ingin ikut dengannya aku penasaran, semoga saja ada petunjuk baru selama dia mengikuti ayah.


Setengah jam kemudian aku dan Ray pulang, sebenarnya aku masih ingin menghabiskan waktu bersama nya tapi aku takut lupa waktu apalagi ibu paling tidak suka melihat anak gadisnya pulang larut malam. Sepanjang perjalanan aku dan Ray hanya terdiam menikmati musik yang ia putar. Aku merasa kesal sebenarnya seharusnya Ray menjelaskan kemana dia selama ini tapi ya sudahlah aku tidak ingin merusak hari bahagia ini. Semoga saja kedepannya Ray lebih baik lagi.


Sesampainya di rumah aku langsung merebahkan diri di tempat tidurku. Rasanya aku tidak ingin hari ini berlalu, hari ini terlalu indah. Di kamar aku masih senyum-senyum sendiri membayangkan apa yang tadi Ray lakukan padaku. Rasanya aku di buat melayang olehnya. Aku tidak akan merasakan ini sendirian aku akan membagi kebahagiaan ini bersama sasya.


Kuraih ponselku dan menghubunginya tapi nomornya tidak aktif,mungkin dia sudah tidur. Besok saja di kampus aku akan menceritakan nya semoga saja besok sasya masuk kampus. Ohya tadi aku dan Ray banyak berfoto,tentu saja ini permintaan ku karna aku tidak ingin melewatkan momen indah ini. Tampak kulihat senyum bahagia Ray dan aku merasa senyumnya kini candu bagiku. Aku sangat menyukai senyum Ray ya dia bisa membuatku tenang hanya dengan tersenyum.

__ADS_1


Tiba-tiba hp ku berbunyi dan ada panggilan dari Ray.


"halo sayang aku sudah sampai",katanya.


"syukurlah sayang,terima kasih untuk hari ini aku sangat bahagia",kataku.


"tentu sayang aku akan melakukan apapun asal kau bahagia",katanya.


Saat pagi ini aku bangun aku sadar bahwa masih mengenakan pakaian yang kemarin ku kenakan saat kencan bersama Ray. Aku lupa menggantinya karna terlalu bahagia. Hari ini aku akan ke kampus, semoga saja sasya juga ada. Aku tak sabar menceritakan semuanya pada sahabatku itu. Aku pun mengirim pesan pada sasya kemudian mandi. Kali ini aku tidak memasak sarapan karna aku terlambat bangun. Untung saja Ina sudah memasak jadi kami bisa sarapan tepat waktu.


Selesai sarapan aku mencuci piring setelah itu bersiap-siap ke kampus. Ku cek hpku dan ada balasan dari sasya. Ya dia akan kekampus hanya saja sedikit telat karna harus ke kantor ibunya terlebih dahulu. Ya itu adalah kesibukan sasya selain kampus dia harus membantu ibunya di kantor. Aku pun pamit pada ibu dan segera ke kampus.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


tidak lama lagi misteri hilangnya lyra akan terbongkar, siapakah sebenarnya yang menculik lyra?


__ADS_2