Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Rencana Bulan Madu


__ADS_3

Dua hari telah berlalu setelah pernikahan Azlan dan Ariel.Kini mereka sudah kembali ke aktivitas seperti biasa.


Azlan kembali memimpin ARP Group yang sebelumnya di pegang oleh Ayahnya.


"Pagi Tuan.."sapa para karyawan yang berpapasan dengan Azlan.


Tapi seperti biasa, pria itu memasang wajah datar nya tanpa mau membalas sapaan karyawan nya.


Berita pernikahan Presdir ARP Group itu sudah tersebar di seluruh karyawan kantor. Banyak dari mereka yang patah hati karena pujaan hatinya sudah menikah dengan wanita lain.


Azlan tidak memperdulikan raut wajah karyawan nya.Dia terus melangkah dengan Nino yang setia berjalan di belakangnya sampai masuk ke dalam lift.


Para karyawan hanya bisa menggigit jari mereka karena Presdir mereka masih saja terlihat dingin walaupun sudah menemukan pawangnya.


Tapi mereka melihat ada yang berbeda karena Azlan pergi ke kantor tanpa Rendy di samping nya.Tentu saja mereka juga tahu jika saat ini Asisten pribadi Presdir mereka tengah berbulan madu dengan istrinya ke Jepang.


Hal itu membuat semua karyawan menjadi kan hari itu adalah hari patah hati nasional untuk mereka pemuja kedua pria tersebut.


Sedangkan Azlan berniat untuk bekerja ekstra kali ini.Selain karena tidak ada yang bisa dia andalkan, Azlan juga berniat untuk menyelesaikan pekerjaan nya 1 Minggu kedepan.Karena dia berencana mengajak Istri kecil nya berbulan madu.


Tentu saja setelah si Bulan tidak ada di antara dirinya dan Ariel.


Azlan sudah merencanakan di mana nantinya dia akan berbulan madu.Dan hanya akan ada diri nya dan Ariel.Dia tidak akan membawa pengawal atau siapa pun agar tidak ada yang mengganggu mereka.Bahkan si Bulan sekali pun.


Karena itu dia akan bekerja keras sekarang.


Sedangkan Ariel sudah kembali kuliah seperti biasanya.


Banyak yang segan untuk menyapa nya karena Ariel adalah istri seorang pengusaha muda no 1 di dunia.Dan juga pemilik saham terbesar di universitas xxx.


Ariel nampak menghela nafasnya.Ini lah kenapa dia tidak ingin pernikahan itu diadakan secara besar-besaran.Karena ia tidak ingin di jauhi oleh teman-temannya.

__ADS_1


Ariel menghela nafasnya panjang.."Andai ada Mia.Pasti gue gak bakalan sendirian sekarang.Sayang.Dia lagi bulan madu sama Kak Rendy.."


Ariel memilih meninggalkan kampus nya karena dosen tidak datang mengajar dan hanya meninggalkan tugas.Dan Ariel ingin mengerjakan nya di rumah.


Baron yang di tugaskan menjadi bodyguard Ariel membukakan pintu untuk Ariel.


"Silahkan Nona..!!!"


"Terima kasih Kak.."


Baron mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.Sesekali dia melirik Nona muda nya yang menatap ke luar jendela.


"Bisakah kita mampir dulu di rumah lama ku Kak..??"pinta Ariel yang tiba-tiba merindukan rumah lama nya


"Baik Nona..!!!"


Ariel menyebutkan alamat rumah nya dan di jawab anggukkan oleh Baron.


Dia mengambil kunci cadangan nya dan mulai membuka pintu.


Entah kenapa walaupun rumah itu sudah lama tidak berpenghuni tapi rumah itu selalu terlihat bersih.


Ariel tidak tahu jika semua itu karena suaminya.Semua sudah di rencanakan oleh Azlan


Sebelum kecelakaan itu terjadi Azlan yang memang tahu rencana Ayah mertuanya itu diam-diam melunasi hutang nya pada bank.


Dia meminta orang kepercayaan nya untuk mengurus perusahaan Mertuanya itu untuk sementara.


Dia juga meminta anak buahnya menyamar menjadi pegawai bank untuk berpura-pura menyita rumah Ariel sebagai jaminan hutang Hendra.


Semua itu Azlan lakukan agar Ariel mau tinggal di apartemen nya.Menjauhkan gadis itu dari bahaya.

__ADS_1


Karena dia yakin.Ariel akan memilih untuk tetap tinggal di rumah nya sendiri.Dan itu sangat berbahaya untuk keselamatan nya jika sampai Dewa mengetahui keberadaan gadis yang sekarang menjadi istrinya itu.


Ariel masuk ke dalam rumah nya.Yang pertama terlihat adalah ruang keluarga.


Sejenak Ariel terdiam.Dia teringat kebersamaan nya dengan keluarganya.Canda tawa mereka yang menggema di ruang keluarga ketika mereka berkumpul.


Tapi kini ruangan itu terlihat sepi dan kosong.Hanya menyisakan kerinduan yang mendalam.


Ariel menghapus air matanya dan berjalan ke kamar lamanya.


Dia mengambil beberapa barang yang akan dia bawa ke rumah utama Pramudya.


Ya.Setelah menikah, Ariel menetap di rumah utama di mana suaminya tinggal.


Setelah memasukkan beberapa barang yang akan dia bawa,Dia pergi ke kamar orang tuanya.


Di sana terpajang foto pernikahan kedua orang tuanya.


"Ibu..!!Gaby merindukan mu..!!! Terimakasih karena masih mengijinkan Ayah untuk tetap di sini bersama Gaby...I Love you.."


Ariel tersenyum dan keluar dari kamar orang tuanya.Dia mengunci kembali pintu utama sebelum meninggalkan kediaman Nasution.


Baron yang selalu standby langsung membuka kan pintu mobil untuk Nona muda nya itu.


Ariel terdiam sejenak dan menatap rumah lamanya sebelum masuk ke dalam mobil.


"Gue pasti bakalan dapet'in rumah ini lagi..Pasti..."


Ariel tersenyum dan masuk ke dalam mobilnya.."Kita langsung pulang Kak.."pinta Ariel


"Siap Nona.."Baron melaju kan mobil nya kembali ke kediaman Pramudya.

__ADS_1


__ADS_2