Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Ayo Menikah


__ADS_3

"Gak...Itu gak mungkin..!!Gaby gak mungkin kayak gitu.. Kakak pasti bohong kan. ??Itu gak mungkin..!!!"Ariel berjalan mundur dan membelakangi Azlan


"Gak..!! Itu gak mungkin..!!"gumam Ariel.Dia menggelengkan kepalanya membayangkan betapa liar dirinya saat tidak sadar.


Azlan tersenyum.Dia mendekati Ariel dan memeluk nya dari belakang.


"Kakak gak bohong By.. Memang itulah yang terjadi.."


Azlan membalikkan tubuh Ariel hingga berhadapan dengan nya.Dia mengangkat dagu gadis itu agar mau menatap nya.


"Kakak minta maaf.Selama ini Kakak mengira jika kamu baik-baik saja dan tidak mengingat tentang kejadian itu.Kakak sungguh tidak tahu By kalau selama ini kamu menderita.Tapi Kakak bersumpah kalau kamu masih suci .."


"Karena itu.. Ayo menikah..??? Kakak sudah lelah By dengan kejadian-kejadian kemarin.Kakak juga ingin bahagia.Dan itu dengan kamu.Jadi kamu maukan menikah dengan Kakak???"


Ariel menatap dalam mata Azlan.Dia mencoba mencari kebenaran yang pria itu ucap kan Tapi semakin dalam ia menyelami semakin terlihat ketulusan pria itu.


"Tapi Kak..Apa Kakak yakin..??Dari cerita Kakak Gaby terlihat seperti..."Ariel menggigit bibir bawahnya.


"Hei...!!! Jangan pernah berfikir seperti itu.Kamu gadis baik-baik.Dan Kakak tahu kamu seperti itu karena pengaruh obat jahanam itu.."seru Azlan meyakinkan Ariel.


"Ya.. Walaupun tidak bisa di pungkiri kalau waktu itu kau begitu...."Ariel memukul lengan Azlan kesal membuat Azlan terkekeh.


Presdir ARP Group itu membawa tubuh mungil kekasih nya kedalam dekapannya.


"Kau harus tahu By bagaimana perjuangan Kakak saat itu menahan untuk tidak menerkam mu.Sungguh Kakak benar-benar tersiksa.Kakak ingin melakukan lebih lagi dan lagi.Tapi Kakak sadar . Kakak gak mau egois dan akan menunggu di malam pertama kita nanti.."


Blush


Kedua pipi Ariel merona.Dia menyembunyikan wajahnya di dada bidang Pria itu .Dia tidak menyangka jika kekasih nya itu begitu menjaga dirinya.


"Jadi kamu mau kan menjadi pendamping hidup Kakak..???"tanya Azlan lagi.


"Lagian si Rendang udah mau go internasional By.. Bukan hanya nikah tapi bentar lagi punya Baby.Si codet juga bentar lagi mau launching.Kita kapan By.."gerutu Azlan


Ariel mengerucut kan bibirnya.


"Jadi Kakak pengen cepat nikah karena iri di dahului teman-teman Kakak..???"


Azlan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Itu Salah satunya.Tapi ada alasan lain yang lebih utama By..??"


Ariel memicingkan matanya curiga.


"Apa..??"


Azlan mendekatkan bibirnya ke telinga gadis itu


"Kakak ingin mengulang kejadian waktu itu.."bisik Azlan.


"Kakak...!!!"pekik Ariel.


Azlan terkekeh dan kembali memeluk tubuh Ariel.


"Jadi gimana..??Jadi gak kita nikah..???"


"Em..Tapi Gaby masih kuliah Kak.Terus Gaby juga masih pengen cari kerja dulu setelah lulus kuliah.Gaby kan masih muda jadi pengen mencari pengalaman......"


"Gaby...!!!!"Sungut Azlan.


Ariel terkekeh.Dia melingkar kan kedua tangannya di leher pria itu.


"Iya...!!Gaby mau.. Lagipula Kakak juga harus bertanggung jawab dengan apa yang telah Kakak lakukan sama Gaby.Walau kita tidak sampai Melakukan itu.Tapi Kakak udah liat semua...Dan merasa kan nya.."lirih Ariel.Dia memalingkan wajahnya malu saat mengatakan nya.


Azlan tersenyum.Dia merogoh berudu yang dia bawa dan membuka nya.Pria itu menarik tangan Ariel dan menyematkan cincin berlian di jari manis gadis itu.


"I Love You.."Seru Azlan


"Me Too.."Jawab Ariel

__ADS_1


"Apa...??"goda Azlan


"I Love You Too Kak.."rengek Ariel


Azlan terkekeh.Dia mendekatkan wajahnya dan menyatukan bibir mereka.Menyalurkan perasaan bahagia keduanya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Sementara itu Rendy memilih untuk pulang ke apartemen nya karena merindukan istri nya.


Ya .Dia memboyong istri nya untuk tinggal bersama nya di apartemen.Dan dengan senang hati Mia menuruti keinginan suaminya.


Saat dia melihat jika Azlan dan Ariel tidak baik-baik saja.Dia memilih menjauh karena itu bukan urusan nya.Dia memerintahkan Nino dan anak buah nya untuk menjaga keamanan di sekitar tempat Bos nya berada.Dan setelah memastikan semua aman.Dia memilih untuk pulang.


"Mas sudah pulang..???"Mia menghampiri suaminya saat masuk ke dalam apartemen nya.


"Kau belum tidur..??"Bukan nya menjawab Rendy justru balik bertanya .


Setelah mendengar penjelasan dari dokter saat memeriksakan kandungan istri nya,Rendy jadi overprotektif dengan apa yang dilakukan istrinya.


"Jangan tidur terlalu malam.."ucap Rendy dengan lembut.


Mia menunduk kan wajah nya.


"Aku tidak bisa tidur.."


Rendy tersenyum dan mendekap tubuh istrinya.


"Kenapa...??"


"Aku mengkhawatirkan mu.."


"Benarkah..???"Rendy melepaskan pelukannya.


"Bukan karena merindukan ku .???"goda Rendy


Mia berdecak kesal membuat Rendy terkekeh.Calon papa muda itu senang sekali menggoda istri nya.


Rendy menghela nafasnya panjang.


"Entah lah.. Seperti nya si Bos di tolak.."


Mia melebarkan matanya.


"Di Tolak..??? Bagaimana bisa..??"


"Entah lah.. Tadi mas lihat Ariel menangis dan menolak cincin si Bos.."


"Kasian Tuan Azlan.."


"Hei ...!!! Kenapa kamu malah kasihan dengan si Bos dari pada suami mu sendiri..??Kau tahu..Mas yang cari tempat untuk mereka dan mendekorasi nya juga.Mas capek sayang..Tapi kau malah kasihan dengan si Bos. "gerutu Rendy


Mia memicingkan matanya tajam.


"Memangnya seberapa lelah mencari tempat untuk mereka jika yang aku lihat mas cuma duduk berpangku tangan sedang anak buah mas yang bekerja.."


Rendy tersenyum kaku karena istrinya terlihat menyeramkan.


"Sudah.. Pokok nya mas lelah.Tenaga Mas sudah terkuras untuk mengerjakan apa yang di minta si Bos.Dan sekarang Mas ingin mengisi ulang daya tenang Mas..."


"Mas....!!"pekik Mia saat tiba-tiba tubuh nya melayang.


''Turunkan Aku..!!!Aku Bisa jalan sendiri Mas..!!!"


"Tidak..!!! Nanti kau melarikan diri Jika ku lepaskan.Mas ingin mencharge tubuh biar tenaga Mas balik lagi.."


''Mas..."


Ucapan Mia terpotong karena bibir nya di bungkam oleh bibir Rendy.

__ADS_1


Sampai di kamar,Rendy membaringkan tubuh Mia perlahan tanpa melepas ciumannya.


Mia yang merasa kehabisan nafas memukul dada suaminya agar menyudahi ciuman mereka.


"Mas mau membunuh ku ya...???"Sungut Mia setelah Rendy melepas ciumannya.


Bukan nya menjawab, Rendy justru menegakkan tubuhnya dan melepas kemeja dan celana nya.


Mia memalingkan wajahnya.Walau mereka sudah menikah tapi dia masih malu jika melihat tubuh kekar suaminya.


"Mas ingin kamu sayang..''seru Rendy dengan suara parau menahan hasratnya.


Rendy kembali menyambar bibir ranum istri nya.Sedang kedua tangan nya begitu ahli bermain di dada istri nya.


"Ugh..."


Mia melenguh di sela-sela ciuman mereka.Hingga aktivitas mereka harus terhenti saat terdengar dering ponsel milik Suaminya.


Drrrttt... drrrttt..


Mia mendorong tubuh Rendy hingga ciuman mereka terlepas.


"Telepon Mas..!!!"


"Biarkan saja..!!"


Rendy hendak melanjutkan aktivitas mereka tapi lagi-lagi ponsel nya berdering..


"Angkat dulu..!! Siapa tahu penting..."


"Ini lebih penting sayang...!!;"Geram Rendy karena ponsel nya terus berbunyi.


Rendy mengusap wajah nya kasar dan turun dari tubuh Mia.Dia mengambil ponselnya yang berada di saku celananya yang dia lepas tadi.


"Si Bos..???"gumam Rendy..Dia menggeser tombol hijau dan mendekatkan ponsel nya ke telinga.


"Apa kau sudah bosan hidup HAH......????!!"bentak Azlan


Rendy menjauhkan ponselnya karena teriakan Azlan.


"Ma_maaf Bos..Ta_tadi saya lagi di kamar mandi..."dusta Rendy


Terdengar helaan nafas Azlan di seberang sana.


"..........."


Rendy melebarkan kedua matanya.


"APA...???!!!"


".........."


"Ba_baik Bos..."


Tut Tut Tut


"Ada apa mas...??"tanya Mia saat melihat suaminya tiba-tiba mematung dengan pandangan kosong.


"Mas...!!!!"teriak Mia


"A_Ariel dan si Bos...."


"Iya...???"


"Mereka..."


"Apa...??"Tanya Mia penasaran.


"Mereka memutuskan untuk menikah 3 hari lagi.."

__ADS_1


"APA...????!!!!"


__ADS_2