
Rendy melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi.Dia membawa Mia ke Rumah Sakit terdekat karena tidak mau sesuatu terjadi pada gadis itu.
Sesampai nya Di Rumah Sakit Mutiara Kasih,,Mia segera di tangani oleh Dokter.Sementara Rendy menunggu di ruang tunggu dan mengabari Orang Tua Mia tentang keadaan gadis itu.
Tak berselang lama Orang tua Mia datang.Ayah nya tidak tau siapa yang menghubungi nya.Tadi nya Dia mengira dia dibohongi oleh Orang yang hanya ingin memeras nya.Tapi saat Dia mencoba menghubungi ponsel Anak nya,,ternyata ponsel nya tidak aktif.Jadi Dia dan juga istri nya mendatangi Rumah sakit tempat Putri nya di rawat.
"Apa yang sebenar nya terjadi...??Bagaimana keadaan putri ku..??"
Rendy yang sedari tadi menunduk mendongakkan kepala nya.
Ayah Mia tersentak.Tadi nya Dia ingin memarahi pria yang ada di hadapan nya.Tapi saat tau siapa pria itu,Ayah Mia mengurungkan niat nya.
"Tu-tuan Rendy..??!!"ucap Hartanto ayah Mia
Siapa yang tidak tau Rendy pratama.Sekretaris sekaligus Asisten Pribadi Azlan Reyno Pramudya.Orang yang sangat berpengaruh di Negeri ini..
Rendy tidak hanya di kenal sebagai orang kepercayaan Tuan Pramudya,Tapi Dia juga adalah Orang penting dan akan melakukan apapun yang di perintahkan Atasan nya,,Termasuk menghancurkan siapa pun yang mengusik Keluarga Pramudya.
"Anda sudah datang Tuan Hartanto..Nyonya.."Rendy menunduk hormat pada Orang tua Mia.
"Apa yang sebenar nya terjadi Tuan..??Kenapa putri kami bisa masuk Rumah Sakit yang ada di pinggiran kota ini...??"tanya Hartanto.Sedang ibu Mia hanya terisak di samping suami nya.
"Sebelum nya Saya minta maaf Tuan. Nona Mia di culik dan di jadikan umpan untuk menarik keluar Nona Kami dari zona aman.Tapi anda tidak perlu khawatir.Nona Mia selamat dan baik-baik saja.Sekarang Dia sedang di periksa oleh Dokter."
Hartanto dan Istrinya bernafas lega.Tapi dia jadi bingung kenapa Putri nya bisa di culik dan di jadikan umpan.
"Nona kami dan Nona Mia bersahabat.Si penculik mengingin kan Nona Kami makanya Dia meminta Nona Mia membawa nya di tepat yang sudah ditentukan untuk mempermudah menculik Nona Kami.."
"Lalu bagaimana dengan Nona itu Tuan..?"tanya Isna istri Hartanto
__ADS_1
"Nona kami baik-baik saja Nyonya.."
Lagi-lagi mereka merasa lega.."Maafkan kecerobohan putri kami Tuan.."
"Ini bukan Salah Nona Mia Tuan.Jadi tenang lah.."
Tak berapa lama Dokter yang memeriksa Mia keluar dari ruangan Mia.
"Apa kalian Keluarga pasien..??"tanya dokter Ridwan
"Benar Dok..Bagaimana keadaan putri kami.."
"Putri kalian tidak apa-apa.Dia hanya syok saja.Tapi saya saran kan jangan biarkan dia tertekan dan stress karena itu tidak baik untuk kandungan nya.."
JEDIARR
Orang tua Mia tersentak mendengar ucapan Dokter Ridwan.
"Iya Tuan.Putri anda hamil dan sudah memasuki minggu ke 6.."
"Ba-bagaimana bisa___
"Apa kandungan Nona Mia baik-baik saja Dok..?"ucapan Hartanto terpotong oleh pertanyaan Rendy
"Kandungan istri anda baik-baik saja Tuan.Dan saya harap berikan Dia perhatian dan makanan yang bergizi.Kalau begitu saya permisi dulu."
Tubuh Isna luruh ke lantai.."Bagaimana bisa anak kita berbuat seperti itu Yah..Anak yang sudah aku didik dengan kasih sayang berlimpah.Kenapa tega melakukan itu pada ku..hiks hiks..."
"Sudahlah Bu..Tenang lah.Nanti kita akan meminta penjelasan dari Mia.Anak siapa yang dia kandung..Pria itu harus bertanggung jawab.."
__ADS_1
Rendy yang melihat keadaan Orang Tua Mia yang begitu Syok mencoba mangajak bicara agar mereka bisa tenang dan tidak meluapkan emosi mereka pada Mia nanti nya.
"Maaf kan kami Tuan karena ucapan Dokter tadi pasti membuat Tuan tidak nyaman.."
"Tidak apa-apa Tuan,,Nyonya.Tapi Bisa kita bicara sebentar.."seru Rendy.
****
Di ruang pasien .Mia mengerjapkan mata nya.Kepalanya terasa pusing dan kedua pipi nya berkedut nyeri.Dia melihat sekeliling.Dan seperti nya dia berada di Rumah sakit.Apa lagi telah terpasang infus di punggung tangan nya.
Mia mengelus perut rata nya.Walau dia tidak tau apa yang terjadi setelah dia pingsan tadi.tapi dia bisa merasakan bahwa mahluk tak berdosa yang telah bersemayam di rahim nya masih ada dan baik-baik saja.
"Terima kasih sayang.Kau masih bertahan untuk Mommy.Mommy janji akan menjaga dan merawat mu dengan baik.Walau tanpa kehadiran Daddymu.Maaf kan Mommy Nak..Karena tidak memberitahukan keberadaan mu pada Daddy.."Air mata Mia Kembali jatuh.
ceklek..
Pintu terbuka.Orang Tua Mia dan Rendy masuk kedalam membuat Mia gelisah.
"A-ayah..Ibu.."
"Mia sayang.Kau sudah sadar nak.."Isna memeluk Mia."Bagaimana keadaan mu sayang..??Apa yang kau rasakan..?"
Mia menggeleng kan kepalanya di pelukan ibu nya.Dia merasa senang sekaligus takut ..
"Apa ada yang ingin kau jelaskan pada Kami Mia..??"tanya Hartanto penuh tekanan..
"Sudah Yah.Biarkan Mia tenang dulu.Dia masih Syok karena kejadian yang menimpa nya.."Isna memeluk erat tubuh anak nya yang bergetar karena menangis.
"Siapa laki-laki itu..??"tanya Hartanto.Mia melepas pelukan Ibu nya dan menunduk tidak berani menatap Ayah nya.
__ADS_1
"Jawab Ayah.Anak Siapa yang ada di kandungan mu itu VAMILA VANESSA PUTRI HARTANTO.."
Deg