
Menteri telah menampakkan sinarnya.Cahaya nya yang cerah masuk kedalam ventilasi jendela kamar wanita yang masih bergelut dengan selimut nya.Membuat di empunya mengerjapkan mata nya perlahan.
"Sudah pagi.."gumam Ariel..Dia melihat Azlan sudah tidak ada di samping nya.
''Kak Alan mana..???"Ariel menyibak selimut nya dan turun dari tempat tidur.
"Kak..!!!"panggil Ariel.Dia mencari Azlan di kamar mandi.Tapi tidak menemukan pria itu.
"Kak Alan kemana sih..???Apa dia sudah turun duluan.."Monolog Ariel.
Samar-samar Ariel mendengar seseorang di balkon.Dia berjalan perlahan ke arah balkon.
"Semua harus sempurna.Jangan sampai ada kesalahan.."
"........"
"Bagus.."
"Kak..!!!"panggil Ariel.
"Gaby...!!!"sahut Azlan.
" Nanti aku hubungi lagi.."
Tut Tut Tut
Azlan memasukan ponsel nya ke dalam saku celananya.
"Kakak sedang apa..??"
"Kakak??Ah tadi Kakak sedang menghubungi rekan kerja Kakak.Dia menawarkan kerjasama dengan perusahaan Kakak.Ada apa Memangnya..??"
"Tidak ada apa-apa..Aku tadi mencari Kakak.Aku pikir Kakak sudah berangkat ke kantor."
Ariel memeluk tubuh kekar suaminya...
"Ada apa..???Apa masih sakit??"tanya Azlan.
Ariel menggelengkan kepalanya.Pulang dari Maldives, Ariel hanya menghabiskan waktunya di tempat tidur.
Dia merasa tidak enak badan karena kelelahan dan kurang istirahat.Oleh karena itu Ariel sama sekali tidak sadar saat sampai di Rumah Utama .
"Kalau memang masih sakit tidak usah ke kampus..!!!Kakak gak ingin kamu kenapa-napa.."
"Aku sudah baikan Kak..Aku sudah sangat ketinggalan pelajaran karena cuti yang panjang.Apalagi Beasiswa ku di cabut oleh pihak kampus..''cicit Ariel
"Hei...Kau lupa siapa suami mu ??Hmmm..''
"Iya..Tapi kan Aku ingin berusaha sendiri Kak.."sungut Ariel.
''Sayang... Lihat Kakak..!!"
__ADS_1
"Beasiswa kamu di cabut bukan karena kamu istri Kakak.Tapi karena kamu tidak di siplin.Kamu terlalu lama cuti.Maka nya..."
"Memang nya itu semua kemauan ku..?? Kakak pikir aku cuti karena siapa?Ah sudahlah Kakak gak akan pernah mengerti.Lebih baik aku pindah saja biar tidak di kira di istimewakan oleh pihak kampus hanya karena Aku istri Tuan Muda angkuh ini.."Ariel masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Azlan hanya tersenyum melihat tingkah istri kecil nya.Dia tahu perasaan Ariel. Bagaimana dia ingin meraih sesuatu dengan usaha nya sendiri.
Tidak berapa lama Ariel keluar dengan jubah mandi nya.
"Kakak mandi gih.. Kekantor kan..??"tanya Ariel.
"Iya..Kakak mandi dulu.."
Sementara Azlan mandi, Ariel bersiap dan menyiapkan baju untuk suaminya.
"By..!!"panggil Azlan.
"Apa Kak..??"
"Gak..Cuma panggil aja.."kekeh Azlan.
Ariel berdecak dan membantu Azlan untuk bersiap.
"Nanti kamu di antar Baron.Tidak ada penolakan.."seru Azlan
Ariel menghela nafas nya.."Iya iya..."
"Aku turun duluan ya .Kamu istirahat saja lagi.Nanti biar pelayan mengantar sarapan mu kesini.."
"Ya sudah .. Jangan lupa makan.. Kakak turun dulu ."
Cup
Azlan mengecup kening istri kecil nya.
Sementara Azlan turun untuk sarapan, Ariel menyiapkan buku-buku yang akan dia bawa.
"Ah.. Rasanya tidak sabar untuk segera lulus kuliah..Tapi kalau gue udah lulus mau ngapain..??Kerja???Kak Alan pasti gak ijinin gue kerja..Huh..."
Pandangan Ariel tidak sengaja melihat kalender di meja nya.Dia mengambil kalender itu dan melihat tanggal hari ini..
"Hari ini...???"Ariel membulat kan kedua matanya..
"Gue ulang tahun..!!!"
Bibir Ariel yang tadinya mengembang seketika redup..
"Kayak nya Kak Alan gak Inget deh.. Buktinya tadi dia diem aja.."
"Gue juga hampir aja lupa kalau sekarang ulang tahun gue..."
Ariel mengambil ponselnya.Dia mengecek chat di ponsel nya.Tapi tidak ada satu pun Chat masuk.
__ADS_1
"Biasanya Ayah orang pertama yang ucapin Selamat ke gue Tapi sekarang Ayah lagi masa pemulihan di Luar Negeri.Tapi kalau sekedar ucapin lewat telepon kan bisa.."gerutu Ariel
"Kak Danu juga kenapa gak ucapin selamat ke gue.."
"Si Alun-alun sama tamia juga anteng-anteng aja.."
"Apa gue coba telpon Luna ya..Siapa tau dia pura-pura lupa dan ngasih kejutan ke gue..."
Ariel menghubungi Luna...
"Halo..."
"Halo Lun...Loe baru bangun ya.."
"Lebih tepatnya gue kebangun karena telepon dari loe..Ada apaan sih..??"
Ariel terkekeh.."Ya maaf Lun..Masa calon pengantin jam segini baru bangun sih... Gimana nanti kalau sudah jadi seorang istri.."
"Eh Ari-ari..Gue tu lagi menikmati masa lajang gue yang hampir habis masa aktifnya.Makanya gue puas-puasin tidur.Loe ada apaan sih telepon gue pagi-pagi.."
"Em .Itu..Loe gak Inget hari ini hari apaan???
"Ya Inget lah.. Hari ini kan hari Kamis..Gue libur kuliah makanya mau bangun siang.Memang nya kenapa..???"
"Ish ..Bukan itu maksud gue Alun-alun.."
"Terus apaan .??"
"Elo beneran gak Inget..Gue kan hari ini...."
"O iya gue lupa..Loe kan baru pulang dari bulan madu.Sekarang loe ada di rumah kan.."
"Aish ..Sudah ah .Gue mau siap-siap ke kampus..Bye.."
Tut Tut Tut
Ariel menutup panggilan sepihak.
######
"Kenapa sih si ari-ari..??Lagi Pms kali ya..!!Udah ah balik tidur aja.."gumam Luna.
######
"Ternyata memang gak ada yang ingat ulang tahun gue.."
"Apa karena tahun kemarin gue gak rayain ulang tahun gue makanya pada lupa..??"
"Tapi kan tahun kemarin banyak kejadian tak terduga..."
"Aakkhh.. Kalian semua jahat sama gue"
__ADS_1