Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Episode 4#siapa dia?


__ADS_3

Hari demi hari berlalu dan aku masih bersahabat dengan sasya. Kemanapun aku pergi pasti ada sasya dan kemanapun dia pergi pasti ada aku tentu saja terkecuali tempat pribadi.


Aku sungguh bahagia punya sahabat seperti dia.


Dialah satu-satunya orang yang mau bersahabat dengan ku dan dia selalu membelaku jika ada yang menghinaku. Bagiku dia bukan sekedar sahabat tapi sudah kuanggap seperti saudaraku.


Kami selalu berbagi cerita tidak ada satupun rahasia di antara kami. Tapi satu hal yang kadang membuatku sedih yaitu orang-orang sering berpikir aku mendekati sasya karna dia orang kaya dan pernah suatu hari mereka mengatakan kepada sasya bahwa aku ini hanya memanfaatkan uang sasya. Tapi sasya tidak peduli baginya perkataan mereka di dasari iri hati ya biasalah netizen.


"sasya...apa kau benar-benar tidak malu berteman denganku?"kataku


" anne apa maksudmu,apa kau pikir aku berpura-pura berteman denganmu"?katanya kesal


"ah bukan itu maksudku hanya saja kau tahu kan aku ini miskin dan kau tidak pantas berteman dengan ku,kau bisa mendapatkan teman yang setara dengan mu"? kataku lirih


" anne dengar pantas tidak pantasnya kau berteman denganku itu tidak diukur dengan kekayaan,aku tidak peduli kau miskin ataupun kaya bagiku kau adalah sahabatku dan akan tetap seperti itu,jangan pikirkan apa yang orang lain katakan mereka tidak tahu kita yang sebenarnya "kata sasya.

__ADS_1


Aku sungguh terharu aku menangis sambil memeluk sasya. Baru kali ini aku mendapatkan teman yang begitu tulus tanpa memandang statusku. Tidak terasa jam kerjaku semakin dekat,akupun pamit pada sasya untuk bekerja.


sesampainya di tempat kerja aku terkejut karna sangat ramai. Tidak biasanya cafe ini seramai ini sampai benar-benar penuh. Akupun bergegas ke bagian kasir karna aku memang di tugaskan menjadi kasir.


tapi belum sempat aku melangkah....


tiba-tiba ada yang menyiramku dengan air dingin bajuku basah begitupun dengan buku kuliahku. Rasanya aku ingin menampar orang yang menyiramku kuangkat wajahku dan betapa terkejutnya apa yang kulihat didepanku. Dia mirip sekali dengan ayah hanya saja pria di hadapanku ini lebih muda,saking terkejutnya aku hanya bisa diam memandang pria tersebut.


dan ah dia menyiramku lagi,kali ini aku sadar dan memakinya.


" hey siapa kau,kenapa kau menyiramku?"kataku marah


"kau...kau pikir kau siapa seenaknya saja memperlakukan ku seperti ini kau harus bertanggung jawab!!!!" teriakku.


"aku tidak sudi" katanya dingin sambil berlalu meninggalkan cafe.

__ADS_1


aku terpaku dengan sikap sungguh pria menyebalkan,aku tidak mengenalnya bahkan dalam mimpi pun tidak. Huh bajuku jadi basah sungguh keterlaluan,semua pengunjung cafe memandangiku. Ada yang mengejek ada pula yang merasa kasihan tapi aku tidak peduli aku meminta maaf pada mereka dan aku berjalan ke arah kasir.


Rasanya aku tidak bisa berkonsentrasi bekerja,aku masih memikirkan pria yang tadi dia sangat tampan dan gagah benar-benar pria idaman tapi sungguh aneh dia mirip dengan ayah. Atau mungkin dia keluarga ayah?tapi setahuku dulu ayah pernah bilang dia sudah tidak punya keluarga lagi dan ayah pun menikah dengan ibu tidak di hadiri keluarga pihak ayah karna ayah saat itu memang sudah tidak punya keluarga.


Lalu siapa sebenarnya pria itu?dan kenapa dia sepertinya sangat membenciku?huft aku bisa gila memikirkannya.


semoga kalian penasaran episode selanjutnya


yang mau kasih masukan jangan sungkan yah


.


.


.

__ADS_1


.


happy reading


__ADS_2