Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Berjanji


__ADS_3

Pagi hari nya,Jessi mengalami pendarahan yang hebat akibat pergulatan nya dengan pria-pria sewaan Rendy.


Karena merasa kasihan melihat wanita itu kesakitan akhir nya Rendy membawa nya ke Rumah Sakit xxx.


"Bagaimana keadaan nya Dok.."tanya Rendy pada Dokter Hana.Salah satu Dokter terbaik di Rumah sakit itu.Dan juga sahabat Dokter Adit.


"Apa yang kau lakukan pada nya Ren..Bagaimana bisa dia mengalami pendarahan seperti itu.."tanya Dokter Hana


Rendy menghembuskan nafas nya kasar..Dokter Adit yang sedari tadi memperhatikan kedua nya akhir nya menengahi nya..


"Kau bisa menjelaskan keadaan wanita itu dulu pada ku Han..Bagaimana pun juga dia adalah kekasih Azlan.."


"Baik lah.Kalian ikut ke ruangan ku.."ajak Dokter Hana.


Dokter Hana juga dokter kepercayaan keluarga Pramudya.Hanya saja Dia tidak mau terikat menjadi Dokter pribadi suatu keluarga.Dia hanya akan mengabdi pada Rumah sakit dan mencurah kan kemampuan nya pada semua orang dan juga pasien yang ada di Rumah sakit tempat nya bekerja.


Itu maka nya Dia juga mengenal Rendy dan Juga Azlan.


"Jessika mengalami pendarahan dan terdapat luka di bagian intim nya.Seperti nya dia habis di gilir oleh beberapa pria.."terang Dokter Hana.


"Apa itu berbahaya Dok.."tanya Rendy


"Tidak untuk saat ini.Tapi saya takut nya dia akan mengalami trauma karena mendapatkan pelecehan yang sadis seperti ini.."Ucap Dokter Hana.Wanita itu mengira jika Jessika adalah korban pemerkosaan dan di gilir oleh beberapa pria hingga mengalami pendarahan.


"Terima kasih penjelasan nya Han.Aku permisi dulu.Aku akan mengabari Azlan tentang apa yang terjadi pada Jessi."


"Saya juga permisi dulu Dok.."pamit Rendy..


Saat mereka keluar dari ruangan Dokter Hana,Adit menyeret Rendy ke ruangan nya.


"Luna tolong kamu keluar sebentar.Ada yang ingin saya bicarakan pada Teman saya yang bodoh ini.."Ucap Adit saat di ruangan nya.

__ADS_1


Luna kembali menjadi Asistent Adit karena Asistent Adit yang dulu sedang Cuti Hamil.


"Baik Dok.."


Sepeninggalan Luna.Adit memberondong banyak pertanyaan pada Rendy.


"Loe kenapa sih Ren..Apa yang sudah loe lakuin pada wanita itu..Kenapa Dia jadi mengenaskan seperti itu..Berapa banyak pria yang loe sewa buat wanita itu ..Hah...???!!"


Rendy mengangkat kedua bahu nya acuh.."Yang penting tu Nenek sihir gak mati Dok.."


Adit mengeryitkan .."Loe kenapa Ren...Loe berniat bunuh Jessi..??"


"Iya.Tapi sayang nya dia masih selamat.Tadi nya Saya gak ingin bawa dia ke sini tapi anggap Saja Saya sedang berbaik hati pada nya.."ucap Rendy santai


"Ya tapi gak kaya gini juga cara nya Ren.Ingat kita masih membutuhkan nya.."


"Kita sudah tidak membutuhkan nya lagi Dok.Cepat atau lambat wanita itu juga akan menemui ajal nya.Di tangan ku atau di tangan kekasihnya yang menjijikan itu.."


"Kalau gitu loe gak perlu mengotori kedua tangan loe buat menyingkirkan wanita itu."ucap Adit.Mata nya menatap lekat Pria yang ada di depannya.Entah mengapa Dia merasa ada yang di sembunyikan Rendy pada nya.Ada aura kebencian tapi pria itu terlihat gelisah.


"Loe baik-baik saja kan Ren..Apa ada yang loe sembunyikan dari Gue...??"tanya Adit


"Saya baik-baik saja Dok.Saya hanya kecapean saja.Seperti Saya butuh istirahat.."sangkal Rendy


"Ya..Pasti loe capek banget.Loe harus mengurus perusahaan dan mengurus para Ba***** itu..Lebih baik loe pulang dan istirahat..Biar Gue hubungi Asistent wanita itu nanti."ucap Adit.Tapi dia tau jika Rendy berbohong pada nya.Tapi Dia tidak ingin memaksa pria itu untuk menceritakan nya.


Bagaimana pun juga itu adalah masalah pribadi pria itu.Selama Rendy tidak mengkhianati nya maka Adit tidak akan ikut campur.


Sebenar nya Adit dan Azlan sudah tau siapa Rendy.Tapi mereka berdua diam karena mereka ingin Rendy sendiri yang mengatakan siapa sebenar nya dia.


Lagi pula Adit dan Azlan tau alasan Rendy menyembunyikan identitas nya.Semua itu tak lain adalah untuk melindungi keluarga Pramudya.

__ADS_1


Rendy pamit pada Dokter Adit karena ada hal penting yang harus dia lakukan.


Rendy mengendarai Mobil nya mencari tempat tinggal Gadis yang kemarin dia tolong.


Saat sampai di alamat yang di kirim anak buah nya,,Rendy turun dari mobil nya dan menemui gadis itu..


tok tok tok..


Rendy mengetuk pintu kos-kosan Gadis itu.


"Iya sebentar..."ucap gadis itu..


ceklek


"Sia-pa...."gadis itu terdiam saat Tau Rendy yang mengetuk pintu kos-kosan nya.


"Bisa kita bicara sebentar...Ini penting..."Gadis itu mengangguk pelan..dan mempersilahkan Rendy masuk.


Rendy melihat ruangan tempat kos gadis


itu.."Rapi.."


Gadis itu mempersilahkan Rendy duduk dan membuat kan minuman untuk nya..


Tidak ada yang memulai pembicaraan di antara mereka.Hening..Mereka bergelut dengan pemikiran masing-masing. Hingga Rendy memberanikan diri mengutarakan maksud kedatangan nya.


"Aku minta kau tetap di sini dan menunggu sampai tugasku selesai.Tidak akan lama dan Aku pasti akan menepati Janjiku.."


Gadis itu menelan saliva nya.Entah dia harus menjawab apa.Semua terjadi begitu saja.Dia takut melihat sorot mata Pria itu ,tapi dia juga mengangguk kepala nya pelan.


"Terima kasih.Kalau begitu Aku permisi dulu.."Ucap Rendy beranjak dari duduk nya dan keluar dari tempat itu tanpa meminum minuman nya terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2