Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah
Episode 18#ada apa dengan ibu?


__ADS_3

Hari demi hari terus berlalu tanpa terasa 3 bulan sudah lyra menghilang. Keadaan ibu sudah lebih baik dan ayahpun tidak lagi mabuk-mabukan hanya saja aku masih bisa mencium aroma parfum wanita di bajunya.


Usaha kue ku dan ibu berjalan lancar bahkan dari uang hasil penjualan kue tersebut kami merenovasi rumah sedikit demi sedikit. Kami tidak menyewa tukang karna ayah punya kemampuan untuk itu. Dan ya ayahpun sudah diangkat menjadi mandor.


Andai saja lyra ada di sini pasti aku akan sangat bahagia jujur saja semuanya terasa kurang tanpa ada dia. Aku dan ibu pun mulai menerima pesanan luar kota dan hasilnya lumayan. Banyak yang suka kue buatan ibu. Ohya kabar baiknya mulai minggu depan aku akan kembali kuliah. Aku sebenarnya tidak mau tapi ayah dan ibu memaksaku. Dan untuk membantu ibu, ayah menyarankan ibu untuk mempekerjaan seorang asisten dan ibupun teringat akan keponakannya yang di kampung dan ibu pun menghubunginya untuk membantu ibu.


Kalian tahu ibu menempatkan keponakannya itu di kamar adikku. Awalnya aku tidak setuju tapi ya tidak kamar lain tidak mungkin kan dia tidur di ruang tamu. Ibu dan ayah bilang itu tidak akan lama karna ayah akan membuatkan sepupuku itu sebuah kamar nantinya. Sepupuku itu namanya ina dia anak yang sangat pemalu dan juga sopan.


Dia sudah tammat SMA tapi tidak kuliah karna tidak ada biaya jadilah ia bekerja bersama ibu. Aku pun menerima kehadirannya dan memperlakukannya seperti adikku sendiri. Aku tidak ingin dia merasa tidak nyaman. Kami pun bahkan selalu menghabiskan waktu bersama meskipun hanya berbincang sedikit.


Sebelum aku aktif kuliah aku berencana membeli baju di sebuah mall kebetulan lagi ada diskon besar-besaran dan kebetulan ibu memberiku banyak uang karna dia dapat bonus besar kemarin. Akupun mengajak ina dan berniat membelikannya baju. Aku kasihan baju yang dia pakai hanya itu-itu saja.


"ina bersiaplah setengah jam lagi kita berangkat", kataku.

__ADS_1


" ia kak makasih ya kak mau mengajak ina. Semoga kakak tidak malu jalan dengan ina",katanya.


Aku pun meyakinkan ina bahwa aku sama sekali tidak malu dan bahkan aku senang karna aku menganggapnya seperti adikku sendiri.


Kami ke mall dengan menggunakan sepeda motor yang baru sebulan kemarin di cicil oleh ibu. Aku dan ayah memakainya secara bergantian. Kebetulan hari ini ayah libur dan ibu dia bilang mau mencari bahan kue.


Tidak lama kemudian aku dan ina sampai di sebuah mall. Kulihat ina sangat senang sekali, dia seperti anak kecil yang di hadiahi permen dan coklat. Aku pun mengajaknya membeli minuman terlebih dahulu sebelum mencari baju diskon heheheh. Setelah selesai membeli minuman aku dan ina langsung menuju tempat yang ku maksud dan ya tempatnya hampir penuh banyak sekali orang yang masuk karna diskonnya benar-benar gila. Mulai dari 50% sampai 70%. Pantas saja orang beramai-ramai memadati tempat ini.


Saat sibuk mencari tempat makan tidak sengaja mataku melihat seorang wanita paruh baya sedang tertawa bersama teman-temannya di salah satu tempat nongkrong yang ada di mall tersebut. Dan tempat itu terlihat di penuhi dengan kalangan atas itu bisa di lihat dari cara mereka berpakaian begitu pun dengan wanita paruh baya itu. Aku pun terus memperhatikannya dan aku terkejut bukankah itu ibu. Ya dia ibuku aku tak mungkin salah.


Aku menarik ina dan menunjuk orang yang ku maksud dan ina sama terkejut nya dengan ku. Ada apa dengan ibu kenapa penampilannya begitu berbeda. Dia terlihat sangat glamor dengan pakaiannya sedangkan setahuku tadi ibu keluar dengan memakai baju kaos biasa dan celana kain.


Siapa wanita itu sebenarnya? benarkah dia ibuku atau orang yang mirip ibuku. Tapi ibu tidak punya saudara kembar. Seperti nya ada sesuatu yang terjadi aku harus mencari tahu. Aku pun beranjak dari tempat itu dan kami pergi mencari tempat makan aku tidak tega melihat ina yang sudah lapar. Aku memperingatkan ina untuk tidak mengatakan kepada siapapun tentang apa yang kami lihat tadi.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


happy reading

__ADS_1


__ADS_2