
Hari ini aku memutuskan untuk menghubungi Ray. Aku akan meminta bantuannya untuk menyelidiki latar belakang ayah dan ibu ku. Entahlah apakah ini keputusan yang benar atau salah, yang pastinya semua orang patut di curigai. Terutama karna ayah dan ibu pernah sama-sama berkelakuan aneh.
Aku dan ray pun memutuskan untuk bertemu di sebuah cafe yang lumayan jauh dari rumah. Aku pun mengatakan apa tujuanku kepada ray. Jujur saja ia sangat terkejut tapi ia juga mendukungku mengingat kejadian waktu kami melihat ayah dan ibu. Ray berjanji akan membantuku dan kali ini kami tidak akan gagal lagi. Kali ini semuanya akan terbongkar dan lyra adikku pasti akan ku temukan.
Cukup lama kami berbincang untuk menyusun strategi dan ray meminta bantuan salah satu temannya untuk menyelidiki ibuku. Sementara ayahku aku dan ray yang akan menyelidikinya. Semoga semuanya berjalan sesuai dengan apa yang kami harapkan. Tidak lama kemudian aku pun pamit pulang pada ray.
"anne tunggu", katanya
" ada apa ray?,"kataku.
"anne aku mencintaimu,maukah kau menjadi pacarku," katanya sambil memberiku seikat bunga.
__ADS_1
Entah darimana bunga itu muncul. Kulihat sekelilingku, di cafe itu cukup ramai. Aku merasa tatapan semua orang mengatakan bahwa aku harus menerimanya.
"ya aku mau," kataku dengan senyuman.
Ray langsung memelukku, aku sedikit malu karna ini pertama kalinya aku di peluk seorang laki-laki selain ayahku. Dan ya ini di depan banyak orang, bisa ku pastikan wajahku saat ini pasti merah sekali. Setelah itu kami pun bergegas pulang. Ray mengantar ku pulang dan sepanjang perjalanan dia tidak berhenti melirikku. Aku benar-benar malu ray sangat pandai membuatku tersipu. Ah akhirnya perasaanku terbalas, aku sangat bersyukur bahwa cinta pertama ku tidak mengecewakanku.
Semoga saja hubungan kami sampai ke jenjang pernikahan. Terlalu dini untuk memikirkan nya mengingat hubungan kami baru beberapa menit tapi tidak ada salah nya kan berharap dan berdoa. Sungguh aku sangat bahagia hari ini, aku tidak pernah berhenti tersenyum. Aku berharap lyra ada dan aku bisa menceritakan semua padanya. Aku tidak sabar menunggu hari itu tiba.
Aku masuk ke kamarku dan mengunci pintu. Detak jantungku berdebar tak karuan. Rasanya aku benar-benar mimpi bisa jadian dengan ray. Tuhan sungguh baik mengirimkan seorang ray untuk mencintaiku. Akupun mandi sore karna yang memang ini sudah sore. Dari pagi aku keluar rumah rasanya badanku lengket semua. Aku melihat ibu dan ina sedang membersihkan dapur tampaknya mereka baru selesai membuat kue.
Kulihat wajah ibu sangat lelah ada rasa kasihan padanya dan ingin menghentikan penyelidikan ku pada masa lalu ibu tapi ini demi lyra dan juga demi keluargaku agar utuh kembali. Maafkan aku ibu tapi aku tidak bisa sepenuhnya mempercayai ibu apalagi dengan apa yang kulihat di mall hari itu. Semoga kelak saat ibu tahu aku memeriksa masa lalu ibu, kau tidak akan membenciku. Karna jauh di dalam hatiku aku sangat menyayangimu.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
#happy reading