
Ariel di bawa ke suatu tempat oleh kelima pria itu .Dia di paksa keluar dari mobil dan menyeretnya masuk ke sebuah Rumah.
Brukh..
Ariel di dorong oleh pria bertopeng itu sehingga membuat nya tersungkur.
Andai mulut nya tidak di tutup sudah pasti berbagai makian akan keluar dari bibir wanita itu.
"Hmmpp...Hmmmmpppttt.."Ariel terus memberontak dan berusaha melepaskan ikatan di tangan nya.Tapi sia-sia karena ikatan itu terlalu kuat
Karena lelah, Ariel terdiam dan menghela nafas nya Dia merasa aneh karena tidak mendengar apa-apa.
Hingga sepasang tangan melepaskan ikatan di tangan nya.
Setelah terlepas, Ariel buru-buru melepas ikatan di mulut dan matanya..
"Brengsek..!!! Berani nya Kalian......"
"HAPPY BIRTHDAY..."
Ariel terdiam dan mencerna apa yang baru saja terjadi..
Dia melihat semua orang berkumpul di sana.
Danu,Helen,Adit, Luna,Rendy ,Mia ,Ayah Alfa dan juga Suaminya.Azlan.
"Ka_kalian...."
Danu dan Helen mendekati Ariel.."Selamat Ulang Tahun sayang.."Seru Danu
"Kakak Inget..???"
"Tentu saja.."
Ariel terharu dan Langsung memeluk Kakaknya.."Aku kira kalian Tidak ingat..Hiks...Kalian Jahat..Hiks hiks.."
"Sudah jangan menangis.Ini semua adalah rencana Suami mu.Kami Hanya pemeran pembantu saja.."
Ariel melepaskan pelukannya dan kemudian memeluk Helen..
"Selamat Ulang tahun Ariel.Semoga Sehat selalu dan cepat kasih Jason teman.."
"Terimakasih Kak.."
"Ari-ari..!!!"teriak Luna..
"Alun-Alun.."Ariel memeluk Sahabatnya itu.
"Happy Birthday ya..Maaf Tadi gue udah bo'ongin Loe.."
"Iya gak papa..Makasih ya Lun..Ini kejutan yang sangat MENGEJUTKAN.."Ariel menekan kata mengejutkan membuat semua yang berkumpul di sana salah tingkah.
"Selamat Ulang tahun Nyonya Pramudya.."ucap Aditya
__ADS_1
"Terima kasih Kak ."
Mia berlari memeluk Ariel membuat Rendy berteriak ketakutan.
"Sayang jangan lari..!!!Ingat kamu sedang hamil.."teriak Rendy
"Ma_maaf mas.. Ariel.. Happy Birthday ya..Wish you all the best.."
"Makasih Tamia.. Sudah berapa bulan..???"Ariel memegang Perut Mia yang sudah membuncit
"Sekitar 5 bulan.Kau sendiri bagaimana..??Apa sudah ada tanda-tanda..??"
Ariel menggeleng pelan..
"Sayang..Kau ini bicara apa.. Mereka kan belum lama menikah..!!"seru Rendy
Mia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.."Aku lupa mas..."
"Selamat Ulang tahun ya Riel.."ucap Rendy
"Makasih Kak.."
Rendy mengangguk pelan dan menuntun Mia untuk menyingkir karena Ayah Alfa ingin memeluk Ariel.
"Putri Ayah.. Selamat Ulang tahun sayang..Semoga kau cepat memberikan ku cucu ..Ingat yang banyak ya.."canda Alfa
"Ayah ..!!!"Ariel merona mendengar ucapan mertuanya.
Kini giliran Azlan mendekati Ariel.Dia terlihat membawakan sesuatu di tangannya.
Hug
Ariel memeluk erat tubuh kekar Suaminya.."Terima kasih Kak... Terima kasih.."
Azlan tersenyum dan membalas pelukan istri kecil nya .
"Apa ada yang terluka .???"tanya Azlan
Ariel menggelengkan kepalanya dan semakin mengeratkan pelukannya.
"Maaf sudah membuat mu kesal.."
Bugh
Ariel memukul bahu suaminya.."Dasar menyebalkan"
Azlan terkekeh dan mengurai pelukan nya.
"Aku punya sesuatu untuk mu.."Azlan memberikan sebuah map pada Ariel
"Apa ini..??"tanya Ariel
"Kado untuk mu"
__ADS_1
"Ck...Biasa nya kalau kado kan di bungkus dan di beri pita.Lha ini map apaan.."
"Buka dulu..Kakak yakin kau akan menyukai nya.Ini lebih berharga dari pada intan berlian"
"Benarkah??"
Azlan mengangguk pelan.
Ariel mulai membuka map tersebut dan membacanya..
Ariel menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang ada di tangannya.
"Kak...I_ini..."
"Iya sayang..Apa kau belum sadar kau ada dimana sekarang???"
Ariel mengedarkan pandangannya.. Ruangan ini terasa tidak asing untuk nya..Dan Foto itu.. Foto yang terpajang di ruangan tersebut..
Tak terasa Air mata Ariel menetes.Dia benar-benar bahagia sampai-sampai dia tidak bisa berkata apa-apa.
"Kak ...Ini .I_ini...."
"Rumah ini sekarang sudah menjadi milikmu Sayang.."
Ariel kembali memeluk Azlan..Dia sungguh bahagia.."Terimakasih Kak.. Terimakasih.."
"Sama-sama sayang.Kebahagiaan mu adalah prioritas ku . Sekarang kalau kau mau, Kita bisa pindah kesini.."seru Azlan
Ariel mengurai pelukannya. Dia menatap Azlan dan satu persatu sahabatnya.Dan tatapan nya terhenti pada Ayah Mertuanya yang menunduk.
"Kak.. Rumah ini sudah menjadi milikku.Jadi Semua terserah padaku kan..??"tanya Ariel
"Tentu saja"
Ariel tersenyum.Dia berjalan mendekati Danu dan Helen
"Kakak janji akan segera pindah ke kota ini kan..??"
Danu mengangguk pelan.
"Aku ingin Kalian menempati Rumah ini dan merawat Rumah keluarga kita Kak.."pinta Ariel
"Tapi Riel..."
"Aku sudah mempunyai suami.Jadi Aku akan ikut suami ku.Yang terpenting adalah Rumah ini sudah kembali pada kita . Ariel mohon kak..!!!"
Danu tersenyum dan memeluk Adiknya.."Tentu sayang.. Pasti Kakak akan merawat Rumah keluarga kita ."
"Terimakasih Kak..Aku sangat bahagia sekali"
Semua terharu melihat pemandangan itu.Dan Ayah Alfa merasa sangat lega Azlan dan Ariel akan tetap tinggal bersama nya.
Hingga seseorang datang dan berdiri tidak jauh dari mereka"Apa Kau tidak mau tinggal bersama ku ..??"
__ADS_1
Deg
Suara itu..